Rektor UGM melepas tim Semar dan Chem-E-Car UGM yang akan berlaga di ajang nasional dan internasional.

Tim Semar akan mengikuti Shell Eco Marathon Asia 2019 yang diadakan di Sepang International Circuit Malaysia 28 April-2 Mei 2019, sementara Tim Chem-E-Car akan mengikuti 8th Indonesia Chem-E Car Competition (ICECC) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada 21-24 Maret 2019 serta 14th Malaysia Chem-E Car Competition (MCECC) di UniKL Micet Alor Gajah, Melaka, Malaysia pada 29-30 Maret 2019.

“Kami sangat bangga dengan dua komunitas ini yang sebelumnya juga sudah meraih berbagai prestasi. Harapan kami, kalian bisa berangkat dengan rasa optimis dan berhasil menjadi yang terbaik,” tutur Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., dalam acara pelepasan kedua tim, Selasa (19/3) di Balairung UGM.

Dalam kompetisi di Sepang, Tim Semar membawa 2 mobil rancangan mereka, Semar Urban 3.1 dan Semar Proto 2.0, yang akan dilombakan dalam 2 kategori, yaitu Urban ICE (Internal Combustion Engine) dan Prototype Electric.

Ketua Tim, Wildan Chairuzzein, menerangkan bahwa timnya yang beranggotakan 18 orang mahasiswa Fakultas Teknik, telah melakukan riset sejak bulan Juni tahun lalu untuk mengembangkan mobil yang akan diikutsertakan dalam kompetisi.

“Dikembangkan pertama untuk Kontes Mobil Hemat Energi 2018 bulan November. Dari hasil KMHE ini kami melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menaikkan hasil kedua mobil,” terangnya.

Kedua mobil, imbuhnya, memiliki berat yang lebih ringan dari tahun lalu dan memiliki coefficient of drag yang rendah. Semar Urban pun kini memakai mesin baru dengan kapasitas yang lebih rendah, yaitu 110 cc, dari mesin sebelumnya 125 cc, dan Semar Proto menggunakan motor listrik dengan daya 250 W, dari sebelumnya 1 KW.

“Kami sangat yakin dapat meraih juara 1 di kategori Urban ICE, juara 1 Prototype Electric, dan juga juara 1 Drivers’ World Championship Regional Asia,” ucapnya.

Sementara itu, Chem-E-Car menyiapkan 4 mobil untuk dilombakan, yaitu Reactics Akasha, mobil listrik mini menggunakan bahan bakar yang bersumber dari reaksi sel volta, serta Reactics Garuda, Reactics Rahwana, dan Reactics Sembrani, mobil gas yang menggunakan bahan bakar berupa gas bertekanan.

“Salah satu pengembangan yang dilakukan dari tahun lalu adalah pemilihan bahan baku reaksi dan katalis. Tim didorong untuk selalu eksplorasi terkait bahan-bahan yang dapat digunakan,” jelas Rizky Alif, Ketua Tim Chem-E-Car.

Tim Reactics Akasha dan Reactics Garuda yang beranggotakan total 9 orang akan mengikuti 4 kategori kompetisi dalam ICECC, yaitu Race Competition, Presentation Competition, Design & Concept Competition, dan Video Profile Competition, sementara Tim Reactics Rahwana dan Reactics Sembrani beranggotakan total 8 orang akan mengikuti 2 kategori lomba di MCECC, yaitu Race Competition dan Presentation Competition.

“Peluang meraih juara tentu sangat terbuka, apalagi pada tahun lalu Reactics Chem-E Car UGM berhasil memperoleh juara 2 dan 4 di Surabaya dan juara 2 di Malaysia. Selain itu, tim juga sudah beberapa kali melakukan simulasi pelaksanaan lomba di selasar KPFT sehingga tim siap ketika hari-H,” kata Rizky. (Humas UGM/Gloria; Foto: Vino)

Sumber berita: https://www.ugm.ac.id/id/berita/17768-tim.semar.dan.chem-e-car.ugm.siap.berlaga.di.ajang.internasional