Pontianak – Politeknik Negeri Pontianak sebagai salah satu perguruan tinggi memagang peranan penting dan strategis dalam mendorong percepatan pembangunan dalam masyarakat. Peranan Polnep tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat. “Politeknik Negeri Pontianak yang di dukung dengan sumber daya manusia dan fasilitas lainnya siap mendukung percepatan pembangunan suatu daerah dengan berkerjasama bersama pemerintah daerah, industri maupun sektor swasta lainnya,” ujar Ketua Hubungan Industri dan Kerjasama Polnep Taufan mengawali laporannya pada kegiatan penandatangan MoU antara Polnep, Pemerintah Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah, TVRI Stasiun Kalimantan Barat, PT. Borneo Alumina Indonesia Jakarta, PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) Tbk Pontianak, Hotel Golden Tulip Pontianak dan Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia, PT. Astra Internasional Tbk-Honda (Astra Honda), belum lama ini.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sukamara Bapak H Subagiyo mengungkapkan kerjasama dengan Politeknik Negeri Pontianak perguruan tinggi vokasi sangat penting untuk dilakukan. “Politeknik Negeri Pontianak merupakan perguruan tinggi vokasi yang sudah saya kenal cukup lama, sehingga pemilihan untuk melakukan kerjasama sangat tepat. Hal ini juga didasari bahwa Kabupaten Sukamara merupakan Kabupaten baru yang sangat membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan atau skill,” ujarnya.

Dia juga berharap Politeknik Negeri Pontianak bersedia menjadi Pembina dalam rangka rencana pendirian Politeknik di Kabupaten Sukamara untuk meningkatkan SDM di daerahnya. Dia menginginkan Kabupaten Sukamara ada perguruan tinggi seperti Politeknik dan berharap Politeknik Negeri Pontianak dapat memfasilitasinya.

Direktur Politeknik Negeri Pontianak H Muhammad Toasin Asha menyambut baik kerjasama antara pemerintah Kabupaten Sukamara dan para industri, perbankan serta pihak swasta lainnya. “Kerjasama ini sangat penting dalam upaya mencari solusi praktis yang ada di kita, baik itu industri maupun bagi lembaga Polnep. Momen seperti ini tidak mudah kita dapatkan, pertemuan antara pelaku usaha, pemerintah maupun lembaga pendidikan (Polnep),” terangnya.

Direktur Polnep juga menegaskan bahwa kerjasama dengan pemerintah daerah dalam membina perguruan tinggi sudah dilakukan dan dua diantaranya sudah berdiri sendiri menjadi Negeri yaitu Politeknik Ketapang dan Politeknik Negeri Sambas. Sekarang masih berjalan di Kabupaten Kapuas Hulu, pemerintah Kota Singkawang dan Kabupaten Sanggau, yang pembinanya di bawah Politeknik Negeri Pontianak.  

Penandatangan MoU dihadiri para Pembantu Direktur, para Ketua Jurusan dan Kapala UPT serta para Kabag dilingkungan Politeknik Negeri Pontianak. Penandatangan MoU dilaksanakan di aula Jurusan Akuntansi, Selasa, 10 September 2019. (Erwandi – Humas Polnep)