23 September 2008 - 10:29Perhatian untuk Inovasi Daerah

  • Dari harian Kompas, 23 September 2009.

    Sistem Inovasi di Daerah Diabaikan

    Jakarta, Kompas - Sistem inovasi yang berorientasi pada spesialisasi kewilayahan menjadi kunci keberhasilan pengembangan riset dan aplikasinya. Di sisi lain, sistem inovasi di tingkat daerah dan nasional ini masih diabaikan Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Padahal, banyak hasil riset memiliki potensi aplikasi.

    Demikian diungkapkan anggota Komisi VII DPR, Zulkieflimansyah, pada rapat kerja dengan Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menneg Ristek) Kusmayanto Kadiman beserta pimpinan tujuh lembaga penelitian nondepartemen (LPND) di bawahnya pada Senin (22/9).

    (Baca selanjutnya…)

    No Comments | Tags: > 09/08 - September 2008, 5. Nasional/Daerah, 7. Laporan Kegiatan:, 8. Kliping

    22 September 2008 - 10:13KK dan Anak Muda PERMATA Karo

  • Desa Sukamakmur, Sibolangit, Sumatera Utara, 20 September 2008

    KK memang dikenal sangat menyukai semangat pemuda dan pemudi.  Hal tersebut terlihat dari semangatnya menghadiri acara HUT PERMATA Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) ke-60, di Retreat Center, Desa Sukamakmur, Sibolangit, Sumut, 20 September lalu.

    PERMATA adalah singkatan dari “Persadaan Man Anak Gerejanta”, merupakan persekutuan pemuda/i GBKP.

    Di acara perayaan ini, KK mengajak pemuda/i untuk melakukan pencarian jati diri dengan sehat dan optimum. Hal itu dilakukannya dengan melemparkan kuis tentang definisi “nerd” (kutu buku). Memang, banyak golongan muda di masyarakat cenderung mengasosiasikan pencinta sains sebagai kutu buku. Namun, hal tersebut tidak lagi sesuai dengan konteks zaman sekarang yang mewajibkan setiap orang untuk berusaha menampilkan hasil karyanya, termasuk kalangan ilmuwan. [Lihat artikel: “Peneliti Harus Sombong“].

    Rika, seorang pemudi GBKP, memenangkan kuis ini, dan menerima hadiah cinderamata yang dibawa KK dari Jakarta.

    KK juga mengajak anak-anak muda Karo untuk bersikap bijak, menghargai warisan kebijaksanaan lokal masyarakat Karo. Dalam hal tersebut, KK kembali memberikan kuis yang menantang hadirin untuk menyebutkan tentang kebijakan warisan nenek moyang bangsa Karo yang berhubungan dengan telephon genggam.

    (Baca selanjutnya…)

    2 Comments | Tags: > 09/08 - September 2008, 7. Laporan Kegiatan:

    19 September 2008 - 17:09Perjuangan Mentransformasikan Bangsa

  • Lihat artikel ini di situs Ristek

    Indonesia memiliki stabilitas politik yang cukup baik, sumber daya alam yang melimpah dan potensi pasar yang cukup besar yaitu 230 juta penduduk. Namun kenyataan ini tidak serta merta membuat Indonesia menjadi bangsa maju. Adakah yang salah dengan pengelolaan bangsa ini?

    Hal ini disampaikan Menteri Negara Riset dan Teknologi dalam acara buka puasa bersama dewan redaksi dan wartawan Kompas dengan tema “Sebuah Perjuangan Mentransformasikan Bangsa” pada tanggal 18 September 2008 di Kantor Pusat Kompas di Jalan Palmerah.

    Dalam menjawab pertanyaan di atas, upaya yang perlu ditingkatkan dalam pembangunan Iptek di Indonesia antara lain:

    • Menumbuhkan budaya iptek secara menyeluruh;
    • Mengoptimalkan dukungan teknologi bagi sektor industri;
    • Menata infrastruktur iptek agar siap pakai dalam sistem produksi nasional;
    • Mensinergikan kebijakan bidang pendidikan-industri-iptek;
    • Mengoptimalkan peran iptek dalam mengantisipasi degradasi fungsi lingkungan hidup.

    Di sinilah peran teknologi dan masyarakat menjadi sangat penting dalam menghadapi globalisasi.

    Globalisasi sering kali dipersepsikan meningkatnya pangsa pasar, namun lebih jauh itu. Kusmayanto Kadiman mencermati daya beli, willingness to purchase own products and services (mau membeli produk dan layanan buatan bangsa sendiri) adalah hal yang turut mempengaruhi globalisasi.

    Globalisasi harus disikapi dengan fortifikasi dari keunggulan geografis dan budaya dengan memanfaatkan potensi unggulan Indonesia di daerah tropis untuk melindungi produk dalam negeri. Fortifikasi maksudnya adalah mengupayakan untuk menambahkan nilai produk (misalnya, meniru dengan menambahkan ide sendiri).

    Dalam acara dialog ini, Kusmayanto Kadiman juga menjelaskan capaian program Kementerian Negara Riset dan Teknologi, dalam 6 bidang fokus Iptek, yaitu bidang pangan, energi, transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, teknologi pertahanan dan keamanan, kesehatan dan obat-obatan. Sebagai kegiatan tematis adalah pengembangan Tsunami Early Warning System.

    Kusmayanto Kadiman berharap melalui media, khususnya Kompas dapat lebih mendorong masyarakat memahami arti penting iptek dan menciptakan iklim inovasi. Teknologi diharapkan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan sekaligus menjawab ketersediaan lapangan kerja. (humasristek)

    No Comments | Tags: > 09/08 - September 2008, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan: