18 February 2009 - 14:15Agar Yang Muda Tetap Jadi Harapan


Gambar ini diedit dengan GIMP, aplikasi OSS. Kunjungi situs IGOS (www.igos.web.id) untuk mengetahui tentang OSS.

Kunjungan Kerja

Bagaimana pemuda agar tetap bisa menjadi harapan bangsa?

Dari Pesan KK kepada para CPNS Batan (13/02/09), kita mendapat jawabannya.

Yaitu paling tidak dengan: (1) Perduli pada masyarakat; (2) Aktif; (3) Berambisi; (4) Gaul; (5) Saling percaya.

Klik gambar di atas untuk melihat gambar aslinya berikut artikel wadahnya.

 

  • Dari Situs Ristek, 04 Februari 2009, lihat artikel ini di laman sumber.

Dari Pelatihan Orientasi CPNS Batan

Agar Yang Muda Tetap Jadi Harapan

Oleh: Humas Ristek.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengadakan pelatihan orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil pada 9 - 13 Februari 2009 yang bertempat di kantor Batan, Mampang, Jakarta Selatan.

KK mula-mula memberikan motivasi dan arahan agar CPNS selalu perduli pada masyarakat. Mereka dapat mengekspresikan rasa cinta tanah air ini dengan berjuang memasyarakatkan hasil-hasil riset Batan maupun lembaga peneliti milik negara lainnya.

Cara paling mudah bagi CPNS adalah dengan memperhatikan isi situs internet Batan. KK mengharapkan agar para CPNS aktif membuka dan memperhatikan situs mereka yang pernah mendapatkan penghargaan prestisius Warta Ekonomi e-Government Award 2008 tersebut. KK mengingatkan bahwa dari situs itulah informasi tentang Batan dapat diketahui oleh masyarakat.

Kusmayanto Kadiman memberikan garis bawah bahwa teknologi nuklir yang dikembangkan saat ini meliputi pangan, hasil ternak dan tanaman. Batan juga aktif mengembangkan teknologi kesehatan termasuk untuk kosmetik. Tentu saja, Batan aktif dalam eksplorasi teknologi energi. Masyarakat perlu untuk bisa mengapresiasi hal ini.

Tidak lupa KK mengingatkan bahwa sebentar lagi Indonesia akan menjadi “Rice Exporting Country“, atau negara pengekspor beras. Visi ini pun harus jadi perhatian CPNS Batan.

Selanjutnya KK mengatakan agar para CPNS dapat mengenal satu sama lain. Dengan saling mengenal, rasa saling percaya antara satu dengan yang lainnya dapat terjaga dan terbangun. Semuanya akan mengarahkan pada peningkatan kinerja.

Tentang PLTN, KK mengatakan bahwa menurut RPJM, pada tahun 2016 Indonesia harus mengembangkan PLTN. Menurut Perpres Januari 2006, tahun 2025 Indonesia akan punya bauran energi, dan dengan demikian negara akan mempunyai keutuhan hak kultural dan struktural terhadap sektor energinya sendiri.

Orang Terpilih

Dari 1500 pelamar, 600 orang lulus saringan pertama untuk mengikuti ujian masuk. Namun dari jumlah tersebut, hanya 66 orang yang terpilih untuk menjadi calon pengabdi masyarakat di Batan. Dengan demikian, kans mereka menjadi CPNS Batan adalah 4 berbanding 100.

Nantinya, para CPNS akan ditempatkan di Kantor Batan di Pasar Jumat dan Serpong. CPNS akan dibagi sesuai dengan jalur-jalur dalam karir PNS Batan, baik sebagai administrator, peneliti, pranata nuklir, dan birokrat (struktural).

Orientasi ini bertujuan untuk membangun pengenalan mengenai Batan kepada CPNS baru.

Pada kesempatan ini hadir juga Kusmayanto Kadiman, selaku Menteri Negara Riset dan Teknologi, Hudi Hastowo, selaku Kepala Batan, beserta para pemangku jabatan eselon I di lingkungan kerja Batan. (humasristek - humas@ristek.go.id)

Ikuti Juga Artikel Berkaitan di Makalah Menteri

(Baca selanjutnya…)

No Comments | Tags: > 02/09 - Februari 2009, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, > Hankam, Informasi & Komunikasi, Kesehatan, 5. Nasional/Daerah, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan:

5 February 2009 - 2:46ABG Internasional Untuk Teknologi Biofuel




Gambar ini diedit dengan GIMP, aplikasi OSS. Kunjungi www.igos.web.id untuk mengetahui tentang OSS.


 

Anda memiliki pertanyaan tentang pekerjaan Ristek di bidang kebijakan pengembangan teknologi energi? Klik di sini untuk tahu lebih lanjut.

Klik gambar di atas untuk melihat versi aslinya.


 

  • Dari Situs Ristek, 02 Februari 2009, lihat artikel ini di laman sumber.

KK di “Sustainable Biofuel Development Research Workshop

Bersama Swasta-Pemerintah-Akademisi Antar Negara, Majukan Biofuel Indonesia

Oleh: Humas Ristek

Bertempat di Ruang Asean, Sultan Hotel, kemarin (04 Februari 2009), Menristek Kusmayanto Kadiman menghadiri “Sustainable Biofuel Development Research Workshop” yang diselenggarakan oleh Institute for Global Environmental Strategies (IGES).

Menristek Kusmayanto Kadiman menyampaikan dalam pidatonya bahwa KNRT memberikan perhatian khusus pada pengembangan teknologi energi yang bersumber dari energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan yang dapat membantu pemenuhan kebutuhan energi pada sektor kelistrikan dan transportasi, serta kebutuhan rumah tangga. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menegah (RPJM) 2004-2009 Sumber Energi Baru dan Terbarukan termasuk dalam enam prioritas Kebijakan Peningkatan Kemampuan Iptek.

Acara ini dihadiri oleh unsur-unsur ABG. Antara lain dari Bisnis, Hilmi Panigoro, Chairman of Indonesia Renewable Energy Society (METI), Saryono Hadiwidjoyo, Direktur Pembinaan Usaha Hilir (MIGAS). Dari Akademik, Unggul Priyanto, Direktur P3TPSE-TPSA, BPPT, dan pakar-pakar energy lainnya. Lalu karakter internasional kegiatan ini terlihat dari keterlibatan Cooperation for Development Europe. Dari lembaga ini, Terry Lacey, mengambil fungsi sebagai moderator di acara tersebut. (humasristek)

(Baca selanjutnya…)

No Comments | Tags: > 02/09 - Februari 2009, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, 5. Nasional/Daerah, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan:

2 February 2009 - 16:43Dari Sapi, Tanaman Pangan, Hingga Tembakau Rendah Nikotin


 

Gambar ini diedit dengan GIMP, aplikasi OSS. Kunjungi www.igos.web.id untuk mengetahui tentang OSS.


 

Anda memiliki pertanyaan tentang pekerjaan Ristek di bidang pangan? Klik di sini untuk tahu lebih lanjut.

Klik gambar di atas untuk melihat versi aslinya.


 

  • Dari Situs Ristek, 02 Februari 2009, lihat artikel ini di laman sumber.

Perjalanan Dinas Ke Jawa Timur

Penguatan Sinergi Program dengan Deptan

Oleh: Humas Ristek

Dalam rangka meningkatkan sinergi program litbang ketahanan pangan antara Deptan dan LPND di lingkungan KNRT, KK bersama tim dari lingkup Kementerian Negara Riset dan Teknologi berkunjung ke Jawa Timur.

Pada perjalanan ini, KK didampingi oleh para staf dari lingkungan Kementerian Ristek, antara lain Amin Soebandrio (Deputi Pengembangan Sipteknas) , Wayan B (Koordinator Program ATP), Syahruddin Said (LIPI), Sutarjo (BPPT). Dari pihak Departemen Pertanian antara lain Gatot S Irianto (Kepala Litbang Deptan) dan staf lainnya. Di samping itu, Tim RUSNAS sapi serta pimpinan BRI juga turut serta dalam rombongan.

Perjalanan dinas KK kali ini mengambil tujuan ke beberapa Balai Penelitian Deptan dan PT Greenfields Indonesia yang berada di Jawa Timur pada tanggal 30-31 Januari 2008.

Balai penelitian yang dikunjungi adalah:

1) Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan;

2) Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapo), Grati, Pasuruan, yang juga merupakan salah satu mitra penelitian Rusnas sapi;

3) Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), Malang;

4) Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Batu, Malang;

5) Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas) Karangploso serta;

6) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur.

Beragam teknologi unggul dari hulu (agronomi) ke hilir (pascapanen) telah dihasilkan oleh masing-masing balai penelitian tersebut antara lain varietas tebu genjah (P3GI) untuk produksi bioetanol, pembibitan sapi PO (low cost-low input), twinning sapi- produksi sapi kembar (Lolitsapo), varietas unggul kedelai (Grobogan, Detam-1, Detam-2 dan Vima), ubi kayu varietas CMM-02048-6, ubi jalar (Papua Salosa, Papua Patipi dan Sawentar), kacang tanah tahan terhadap Aflatoxin (Balitkabi), varietas jeruk bebas penyakit hasil kultur jaringan (Balitjestro), varietas tembakau rendah nikotin, aneka tanaman serat dan jarak pagar IP-1, IP-2 (Balittas) serta model diseminasi teknologi - Prima Tani (BPTP).

Pada kunjungan kerja ke PT Greenfields Indonesia (PT GI), anak perusahaan Japfa Comfeed, di Ngajum, Gunung Kawi tanggal 31 Januari 2008, KK dan rombongan (KNRT dan Deptan) didampingi Bapak Yuliantoni, Head of Dairy Farm PT GI. Di sana, KK menyaksikan proses pengolahan susu dari hulu ke hilir mulai dari pertanaman alfalfa, pemeliharaan sapi perah, pembuatan pakan, pemerahan susu dan pengolahan susu yang dilakukan secara mekanisasi.

Luas lahan keseluruhan PT GI 62 Ha, jumlah total sapi perah 3.500 ekor, produktivitas susu 25 liter/ekor/hari dengan kualitas susu terbaik (kandungan bakteri terendah lebih kecil dari 10.000 TPC, lebih rendah dari produk susu Jepang dan AS). Pabrik pengolahan susu berkapasitas 120 ton menghasilkan susu pasteurisasi, susu UHT dan whiping cream yang sebagian besar diekspor ke mancanegara (Singapura, Hongkong dll). PT GI juga telah mengembangkan kemitraan ( PT GI sebagai inti) dengan 136 petani. Tiap petani diberikan pinjaman oleh bank sebanyak 2 ekor sapi perah dan modal kerja (pakan) dengan masa pengembalian kredit 3 tahun (grace period 6 bulan). Bibit sapi perah, pakan dan jaminan pasar disuplai oleh PT GI . (Baca selanjutnya…)

No Comments | Tags: > 01/09 - Januari 2009, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, 2. Ide dalam ABG (Akademisi-Bisnis-Govt/Pemerintah), 5. Nasional/Daerah, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan: