17 September 2009 - 13:37MENRISTEK: PENGEMBANGAN TEKNOLOGI UNTUK MEMBERI NILAI TAMBAH
Menristek Kusmayanto Kadiman mengatakan bahwa teknologi dapat dipakai untuk meningkatkan atau memberikan nilai tambah pada sumber-sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.“Termasuk juga seperti batik fractal, yaitu bagaimana batik yang sudah keren itu dapat ditambahkan agar lebih baik lagi,” kata Menristek dalam acara buka puasa bersama berbagai komunitas Iptek di Jakarta, Jumat (11/9).
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan B.J. Habibie (mantan Menristek) dahulu berbeda. Hab ibie, katanya, memakai life forging dengan competitive advantage, sedangkan dirinya berusaha untuk memanfaatkan teknologi dalam meningkatkan atau memberikan nilai tambah pada sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.
Dikemukakan, banyak pelajaran yang dapat dipetik
dari Habibie, dan yang terbesar adalah konsepnya tentang membangun sebuah industri yang harus berupa piramida.
“Waktu itu piramidanya berjalan, tetapi bagian atas piramidanya saja, yaitu industri kapal laut, industri senjata, dan industri pesawat udara. Sedangkan bagian bawahnya kosong. Mengapa puncaknya hidup? Karena ada tiang penyangganya, dan begitu tiangnya lepas maka secara grafitasi piramidanya jatuh,” kata Menristek.
Menurutnya, pelajaran yang terbesar adalah, untuk membangun sebuah piramida, maka ditentukan bangunan puncaknya dulu, dan apabila waktunya cukup, maka kemudian secara bertahap bangunan di bawahnya dibangun.
“Pelajaran lain yang dapat dipetik adalah bagaimana menjual ide kepada orang yang ada di puncak pimpinan, dan pemimpin itu tidak bisa tidak kecuali menerima proposal yang diajukan,” katanya.
Secara terus terang ia mengakui tidak mampu melakukan seperti yang telah dilakukan Habibie, misalnya gagasannya tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
“Semua sudah dilakukan terkait dengan pembangunan PLTN, tinggal ketok palu saja, yaitu pernyataan ‘Indonesia Go Nuklir”, dan saya yakin yang lain akan jalan,” katanya.
Satu lagi kelebihan Habibie yang juga mantan Wapres RI itu, menurut Menrisek, adalah kehebatannya dalam melakukan sosialisasi idenya. Kalau berbicara, katanya, Habibie mampu meyakinkan orang bahwa idenya sangat penting dan besar.
Dari situs www.depkominfo.go.id - 11 September 2009
No Comments | Tags: 7. Laporan Kegiatan:
