15 May 2009 - 8:09Semarak Pameran WOC Manado
Hingga hari ketiga Pameran WOC 2009 di Manado, Sulawesi Utara, antusias masyarakat untuk mengunjungi pameran masih besar. Lokasi pameran di Rumah makan yang disulap Gedung Pameran Nyiur Melambai yang cukup jauh dari pusat kota Manado tidak menghalangi masyarakat Manado berbondong-bondong mengunjungi pameran yang diselenggarakan mulai tanggal 11 Mei hingga 15 Mei 2009. Pameran WOC selain diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan bidang kelautan dan perikanan, baik dari pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun swasta, juga diikuti oleh pihak luar negeri.
Tidak hanya kalangan orang tua atau pun remaja. anak-anak sekolah dari SD, SMP, hingga SMA datang menyaksikan dan mengumpulkan berbagai informasi untuk menambah pengetahuan tentang perkembangan kelautan dan perikanan di wilayah Indonesia. Begitu pula dengan para delegasi yang usai mengikuti konferensi, menyempatkan diri berkunjung ke pameran pada sore hari.
Stand Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang menjadi salah satu peserta Pameran World Ocean Conference (WOC) mendapat cukup perhatian dari pengunjung pameran. Keikutsertaan BSN dalam pameran tergabung dalam stand RISTEK bersama-sama dengan 5 LPND Ristek lainnya : LIPI, BAKOSURTANAL, BATAN, LAPAN, dan BPPT. Sebagaimana pameran-pameran yang diikuti oleh BSN, informasi yang disampaikan dalam stand pameran adalah perkembangan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang kali ini mengangkat isu bidang kelautan dan perikanan, fokus pada jaminan mutu produk perikanan.
Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, berkenan berkunjung ke stand RISTEK, termasuk stand BSN. Dalam kunjungannya, Menristek sempat menanyakan mengenai SNI yang terkait dengan kelautan. Seperti diketahui, BSN telah menetapkan berbagai SNI mengenai produk-produk yang terkait dengan perikanan dan hasil laut, misalnya ikan beku, pakan ikan, rumput laut, garam beryodium, dan lain sebagainya. Garam beryodium bahkan telah dijadikan regulasi teknis.
Dalam kesempatan lain, Menteri Pekerjaan Umum, Joko Kirmanto, juga mengunjungi stand BSN dan menanyakan mengenai SNI bidang konstruksi dan bangunan. Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur, BSN telah menetapkan berbagai SNI di bidang konstruksi dan bangunan, mulai dari sisi bahan, misalnya semen, baja, hingga sisi manajemen misalnya pengelolaan bandara.
Dari berbagai kalangan yang mengunjungi stand BSN, sebagian besar pengunjung belum sepenuhnya mengenal BSN meskipun dari sebagian itu ada juga yang telah mendengar informasi SNI sebelumnya. Oleh sebab itu, informasi yang disajikan di dalam stand BSN, diharapkan dapat membantu mendekatkan BSN kepada masyarakat luas dan pemangku kepentingan standardisasi.
Dari situs Badan Standarisasi Nasional (BSN) - 14 Mei 2009
No Comments | Tags: 7. Laporan Kegiatan: