2 February 2009 - 16:43Dari Sapi, Tanaman Pangan, Hingga Tembakau Rendah Nikotin


 

Gambar ini diedit dengan GIMP, aplikasi OSS. Kunjungi www.igos.web.id untuk mengetahui tentang OSS.


 

Anda memiliki pertanyaan tentang pekerjaan Ristek di bidang pangan? Klik di sini untuk tahu lebih lanjut.

Klik gambar di atas untuk melihat versi aslinya.


 

  • Dari Situs Ristek, 02 Februari 2009, lihat artikel ini di laman sumber.

Perjalanan Dinas Ke Jawa Timur

Penguatan Sinergi Program dengan Deptan

Oleh: Humas Ristek

Dalam rangka meningkatkan sinergi program litbang ketahanan pangan antara Deptan dan LPND di lingkungan KNRT, KK bersama tim dari lingkup Kementerian Negara Riset dan Teknologi berkunjung ke Jawa Timur.

Pada perjalanan ini, KK didampingi oleh para staf dari lingkungan Kementerian Ristek, antara lain Amin Soebandrio (Deputi Pengembangan Sipteknas) , Wayan B (Koordinator Program ATP), Syahruddin Said (LIPI), Sutarjo (BPPT). Dari pihak Departemen Pertanian antara lain Gatot S Irianto (Kepala Litbang Deptan) dan staf lainnya. Di samping itu, Tim RUSNAS sapi serta pimpinan BRI juga turut serta dalam rombongan.

Perjalanan dinas KK kali ini mengambil tujuan ke beberapa Balai Penelitian Deptan dan PT Greenfields Indonesia yang berada di Jawa Timur pada tanggal 30-31 Januari 2008.

Balai penelitian yang dikunjungi adalah:

1) Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan;

2) Loka Penelitian Sapi Potong (Lolitsapo), Grati, Pasuruan, yang juga merupakan salah satu mitra penelitian Rusnas sapi;

3) Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), Malang;

4) Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Batu, Malang;

5) Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas) Karangploso serta;

6) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur.

Beragam teknologi unggul dari hulu (agronomi) ke hilir (pascapanen) telah dihasilkan oleh masing-masing balai penelitian tersebut antara lain varietas tebu genjah (P3GI) untuk produksi bioetanol, pembibitan sapi PO (low cost-low input), twinning sapi- produksi sapi kembar (Lolitsapo), varietas unggul kedelai (Grobogan, Detam-1, Detam-2 dan Vima), ubi kayu varietas CMM-02048-6, ubi jalar (Papua Salosa, Papua Patipi dan Sawentar), kacang tanah tahan terhadap Aflatoxin (Balitkabi), varietas jeruk bebas penyakit hasil kultur jaringan (Balitjestro), varietas tembakau rendah nikotin, aneka tanaman serat dan jarak pagar IP-1, IP-2 (Balittas) serta model diseminasi teknologi - Prima Tani (BPTP).

Pada kunjungan kerja ke PT Greenfields Indonesia (PT GI), anak perusahaan Japfa Comfeed, di Ngajum, Gunung Kawi tanggal 31 Januari 2008, KK dan rombongan (KNRT dan Deptan) didampingi Bapak Yuliantoni, Head of Dairy Farm PT GI. Di sana, KK menyaksikan proses pengolahan susu dari hulu ke hilir mulai dari pertanaman alfalfa, pemeliharaan sapi perah, pembuatan pakan, pemerahan susu dan pengolahan susu yang dilakukan secara mekanisasi.

Luas lahan keseluruhan PT GI 62 Ha, jumlah total sapi perah 3.500 ekor, produktivitas susu 25 liter/ekor/hari dengan kualitas susu terbaik (kandungan bakteri terendah lebih kecil dari 10.000 TPC, lebih rendah dari produk susu Jepang dan AS). Pabrik pengolahan susu berkapasitas 120 ton menghasilkan susu pasteurisasi, susu UHT dan whiping cream yang sebagian besar diekspor ke mancanegara (Singapura, Hongkong dll). PT GI juga telah mengembangkan kemitraan ( PT GI sebagai inti) dengan 136 petani. Tiap petani diberikan pinjaman oleh bank sebanyak 2 ekor sapi perah dan modal kerja (pakan) dengan masa pengembalian kredit 3 tahun (grace period 6 bulan). Bibit sapi perah, pakan dan jaminan pasar disuplai oleh PT GI .

Disepakati kerjasama litbang antara LPND Ristek dan Badan Litbang Deptan untuk mendukung ketahanan pangan dan energi difokuskan pada beberapa kegiatan yaitu pengembangan model integrasi Sawit-Sapi di perkebunan kelapa Sawit Sumatera Utara (mendukung program penambahan populasi sapi 1 juta ekor), ujicoba penanaman tebu varietas genjah hasil litbang P3GI di Balai Pengolahan Pati -BPPT Lampung untuk mendukung produksi bioetanol, pembibitan sapi (low cost-low input), model diseminasi teknologi dan pemberdayaan petani (ATP – Prima Tani), dan ujicoba penanaman alfalfa (benih dari PT GI) di lahan ATP Koleberes atau Balai Peternakan Ciawi. (Dep.Bid.Pengembangan Sipteknas/humasristek).

Ringkasan Berita Ke Situs Ristek

 

===

Kusmayanto Kadiman dalam Makalah-Menteri

Bersimpati dengan usaha KK untuk menjadikan iptek sebagai pengungkit pembangunan ekonomi?

Cut” dan “paste” kode di bawah ini ke blog/halaman web untuk mendapatkan gambar di atas:

No Comments | Tags: > 01/09 - Januari 2009, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, 2. Ide dalam ABG (Akademisi-Bisnis-Govt/Pemerintah), 5. Nasional/Daerah, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan:

Add a Comment