3 September 2008 - 11:37Tiga Masalah Indonesia: Pangan, Energi, dan Air Bersih

  • Dari blog milik Teguh Santosa, yang merekam sebagian kegiatan Menegristek saat melakukan kunjungan kerja ke Hawaii, Maret 2008.

    Di Hawaii Menristek Beberkan Tiga Krisis 

    INDONESIA sedang menghadapi tiga bahaya besar di depan mata, yakni kerawanan pangan, krisis energi dan krisis air bersih.

    Tiga bahaya besar itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman saat berbicara di depan masyarakat Indonesia di Honolulu, Hawaii, akhir pekan lalu (Maret 2008).

    Gawatnya, di saat menghadapi kerawanan pangan, menurut mantan rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), justru food diversity atau keanekaragaman makanan lambat laun hilang dari bumi Indonesia.

    Di masa lalu tidak semua masyarakat Indonesia menggunakan beras sebagai makanan pokok. Di beberapa daerah, masyarakat Indonesia menggunakan jagung, sagu, atau singkong sebagai makanan pokok. Namun kini makanan pokok lokal tergusur dan punah, dan masyarakat Indonesia semakin tergantung pada beras.

    Keadaan ini semakin parah, karena luas lahan pertanian semakin menyusut, sementara di sisi lain jumlah penduduk terus bertambah.

    Kusmayanto mengunjungi Hawaii atas undangan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan East West Center (EWC). Dalam kunjungan ini ia juga bertemu dengan Wakil Gubernur Hawaii James R. “Duke” Aiona, Jr.

    Kusmayanto hanya didampingi istrinya, Rr. Sri Sumarni, dan Asisten Deputi Menristek Edie Prihantono, serta Konsuler Pendidikan, Informasi dan Sosial KJRI Los Angeles, Agusti Anwar.

    Dalam pertemuan yang digelar Persatuan Mahasiswa di Amerika Serikat (Permias) Hawaii Chapter di Center for Korean Studies, University of Hawaii, Kusmayanto juga menyinggung krisis energi listrik. Dia menganggap krisis energi listrik ini dapat diselesaikan dengan membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

    Kusmayanto mengatakan, pembangunan PLTN bukanlah keinginannya pribadi, melainkan telah dinyatakan dalam UU 17/ 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional.

    Menghentikan pembangunan PLTN sama saja dengan melanggar UU. Dia juga menambahkan, bahwa pembangunan PLTN bukanlah barang baru di Indonesia. Sejak era Sukarno pemerintah Indonesia sudah mulai mempersiapkan pembangunan PLTN untuk menghadapi krisis energi.

    ===

    ”Dukung

    Bersimpati dengan usaha KK untuk menjadikan iptek sebagai pengungkit pembangunan ekonomi?

    Cut” dan “paste” kode di bawah ini ke blog/halaman web untuk mendapatkan gambar di atas:

    No Comments | Tags: > 03/08 - Maret 2008, > Blog Anda, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, 3. Anda dan KK:, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:, 7. Laporan Kegiatan:, 8. Kliping, 9. Testimoni Tentang KK:

    Add a Comment