27 June 2008 - 17:22KK di Dialog Interaktif TVRI
Lihat rekamannya di sini.
Jumat, 27 Juni 2008
Dengan semakin meningkatnya nilai konsumsi energi masyarakat, bidang tersebut kian bertambah menarik. Intervensi kebijakan pemerintah pun semakin dibutuhkan, demi memastikan bahwa pada akhirnya masyarakat Indonesia-lah yang akan paling diuntungkan dari menanjaknya perhatian dalam sektor ini.
Kebutuhan energi suatu negara akan batu bara, minyak bumi, dan gas mengalami peningkatan dua kali lipat sejak awal tahun 1970-an. Penanjakan tersebut merupakan kontribusi menaiknya kebutuhan sektor transportasi, rumah tangga, dan industrialisasi. Banyak pihak meramalkan, permintaan suatu negara terhadap energi diperkirakan masih akan bertambah sebesar 50% hingga tahun 2030.
Pemerintah Indonesia sendiri telah merumuskan Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional, dimana pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) ditargetkan 5% pada tahun 2025. Saat ini, Pemerintah, melalui Kemenegristek, tengah berupaya mensosialisasikan hasil Litbang Iptek energi yang matang dan siap pakai untuk dipakai dalam berbagai keperluan, baik skala besar maupun rumah tangga. Konsentrasi Kemenegristek sendiri termasuk agar masyarakat umum dapat semakin terlibat langsung di dalam sektor ini. Misalnya, dalam kegiatan agrikultur jarak dan singkong di lahan kritis untuk kepentingan pabrikan biofuel.
No Comments | Tags: > 06/08 - Juni 2008, > Energi, Pertanian/Pangan, Transportasi, > KK on Video, 6. Topik - 6 (Enam) Bidang Fokus:
Kami satu angkatan di ITB, tapi lain jurusan. Saya dari Jurusan Mesin, sedang Kusmayanto dari Jurusan Teknik Fisika. Dia tetangga saya, sewaktu kuliah di Bandung. Satu hal yang saya ingat, dia kawin cepat. Ketika masih di tingkat dua, dia memutuskan untuk menikah. Setelah perkawinannya itu, kegiatannya hanya belajar dan tidur. Jadi, kalau kami main kartu, dia tidak pernah ikut.