Ristek Headline |
Rabu 22 Oktober 2014
 
 

IQE

Seleksi Calon Kepala LIPI
CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Kamis 16 Oktober 2014
Seminar Nasional Teknologi Sistem Pemantauan dan Pengawasan Batubara di Indonesia

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 29 November 2010
Pemanfaatan Energi Biomasa di Indonesia
Print PDF Facebook Twitter Email

Pertumbuhan eknonomi negara-negara Asia dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukkan tanda-tanda  awal berakhirnya  hagemoni ekonomi Barat dan bangkitnya  ekonomi Asia di kancah dunia, Pertumbuhan ekonomi tersebut ditandai dengan permintaan kebutuhan energi yang meningkat secara signifikan. Beberapa negara indsutri besar (Jepang, Korea, Cina) mengimpor lebih banyak minyak bumi dari negara-negara OPEC dan Indonesia sebagai penghasil minyak bumi bahkan mengalami situasi dimana konsumsi minyak bumi domestik melampaui produksi minyak buminya. Dalam kondisi seperti ini, energi terbarukan dari bahan nabati (biomasa) menjadi alternatif baru untuk mengurangi konsumsi minyak bumi.

Tidak muda mendorong penggunaan biomasa sebagai bahan bakar secara besar-besaran. Masalahnya, biomasa adalah juga merupakan sumber bahan baku pangan, pakan dan industri. Biomasa  juga berkaitaan dengan konservasi lingkungan  yang menentukan keberlanjutan kehidupan di muka bumi. Oleh sebab itu, diperlukan langkah-langkah yang tepat dan bijaksana dalam pemanfaatan biomasa sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi dan bahan bakar tak terbarukan lainnya.

Berkaitan dengan hal ini, pada Senin, 29 November 2010 telah dilaksanakan 7th Biomasa-Asia Workshop  dengan tema “Biomass as Sustainable Energy” di Auditorium BPPT. Workshop ini diselenggarakan  oleh BPPT bekerjasama dengan AIST (National Institute of Advanced Industrial Science and Technology dan NEF (New Energy Foundation).

Kegiatan 7th Biomass-Asia Workshop-Asia diselenggarakan selama tiga hari, 29  November – 1 Desember 2010, yang menampilkan lapran-lapran perkembangan dan penerapan teknologi pengguna biomasa untuk energi di masing-masing negara Asia, penelitian penggunaan limbah-limbah biomasa dari industri pertanian, perkebunan, dan kehutanan untuk produksi bahan bakar nabati padat, cair, dan gas, kajian sistem manajemen biomasa, kajian keberlanjutan (sustainability) produksi energi biomasa, hingga kajian pemanfaatan bahan bakar nabati untuk kendaraan bermotor dan pembangkit listrik.

Diproyeksikan 7th Biomass-Asia Workshop dapat memberikan rekomendasi kebijakan bagi masing-masing negara Asia dalam pemanfaatan biomasa untuk energi secara lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam Sambutannya, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata mengatakan, sebagai sumber energi alternatif, biomassa memiliki potensi yang sangat besar dengan total cadangan sekitar 60 juta ton yang setara dengan 50 GW pembangkit listrik. Keberhasilan pemanfaatan energi biomassa di Indonesia akan tergantung pada perkembangan teknologi industri energi biomassa skala produksi.

"Sementara investasi pada skala besar produksi energi berbasis biomasa kebutuhan promosi lebih lanjut dengan insentif yang tepat, teknologi energi saat ini dapat menemukan aplikasi yang sesuai untuk pengembangan pembangkit listrik skala kecil untuk menyediakan listrik untuk daerah pedesaan dan terpencil di ribuan pulau di seluruh bangsa. Pembangkit listrik berbahan bakar biomasa dapat diintegrasikan dengan ribuan industri pengolahan kayu dengan memanfaatkan limbah dari industri untuk mendapatkan operasi layak secara ekonomis", Ujar  Suharna Surapranata. (md/humasristek)



Senin 20 Oktober 2014
Seminar Nasional Teknologi Sistem Pemantauan dan Pengawasan Batubara di Indonesia
Kamis 16 Oktober 2014
Rapat Kerja PP-IPTEK 2014: Peran Strategis PP-IPTEK Dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing
Kamis 16 Oktober 2014
RISET-PRO Targetkan Cetak Doktor Handal
Kamis 16 Oktober 2014
Workshop Inkubasi Bisnis Teknologi
Rabu 15 Oktober 2014
Peluncuran Rencana Pitalebar Indonesia 2014-2019
Selasa 14 Oktober 2014
Kotabaru Dicanangkan sebagai Kawasan PKN
Senin 13 Oktober 2014
Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pengembangan Sel Punca dan Jaringan
Senin 13 Oktober 2014
PP-IPTEK Adakan Kontes Robot 2014
Senin 13 Oktober 2014
Soft Launching SIDa di Kabupaten Karanganyar
Jumat 10 Oktober 2014
Menristek Hadiri Rapat Pembina Yayasan Pembangunan Berkelanjutan Sulawesi Utara (YPBSU)
[ Berita lainnya ]