Ristek Headline |
Senin 21 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 06 Oktober 2011
Iptek Voice : Teknologi Tepat Guna untuk Petani Kacang Tanah
Print PDF Facebook Twitter Email

Pilihan komoditas kedua yang ditanam petani di Jepara setelah padi adalah kacang tanah. Dikatakan Kepala Litbang Bappeda Jepara, Anik Susila, hal ini dikarenakan lahannya cukup luas dan permintaan pasar cukup tinggi.

Mulai tahun 2010,kegiatan spesifikasi lokasi yang digagas Kementerian Ristek dilakukan untuk mengembanglan potensi kacang tanah. Dari diskusi yang telah dilakukan diketahui bahwa permasalahan utama mencakup kualitas kacang dan pembenihan yang sulit ketika musim hujan tiba. Pengembangan kacang tanah alat perontok kacang dan alat oven/ pemanas benih.

“Ketika musim hujan petani tidak bisa dapat benih karena tidak kering jadi perlu dibantu alat agar bisa memproduksi benih saat musim hujan. Karena pada musim tersebut permintaannya sangat banyak. Selain itu, kacang tanah yang kualitasnya kurang bagus karena terdapat banyak kotoran sering dihargai rendah sehingga menurunkan pendapatan petani,” jelas Anik pada program siaran Iptek Voice, 6 Oktober 2011.

Maka, diseminasi teknologi di Jepara pun dilakukan dengan pemberian prototype alat perontok kacang tanah dan oven pengering untuk pembenihan kacang tanah.

Dengan alat perontok, waktu pemanenan jadi lebih cepat karena memisahkan kacang dengan tanaman lebih mudah dan bersih dengan alat tersebut. Cara kerja alat perontok seperti sistem perontok padi dimana kacang dimasukkan ke dalam alat secara otomatis akan tercabut tangkai dan kotoran dengan pengayaknya.

Sedangkan dengan oven pengering yang berupa bak bisa mengeringkan kapasitas sekitar 2-3 ton dalam sekali prosesnya. Hal ini membantu ketika musim hujan tiba. Kedua alat ini bisa direplikasi dan tidak sulit untuk merakitnya sehingga petani bisa membuat dan mengoperasikannya.

“Kapasitas daerah dapat ditingkatkan melalui teknologi yang menjadi kunci peningkatan ekonomi. Instansi terkait menajdi pusat. Untuk menjamin keberlanjutan kegiatan sejenis speklok tidak ada salahnya di daerah membuat sanggar iptek masyarakat yang bisam embantu pengembangan program transfer dan informasi teknologi dari manapun. Masyarakat bisa langsung belajar dan memanfaatkan,” kata Anik.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Rabu 16 April 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Selasa 08 April 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Senin 07 April 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Senin 07 April 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Senin 07 April 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Kamis 03 April 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Kamis 03 April 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
[ Berita lainnya ]