Ristek Headline |
Kamis 05 Maret 2015
 
 

Ristek TV

Hasil Seleksi CPNS 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Kamis 26 Februari 2015
Rakernas Kemenristekdikti 2015

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 06 Oktober 2011
Iptek Voice : Teknologi Tepat Guna untuk Petani Kacang Tanah
Print PDF Facebook Twitter Email

Pilihan komoditas kedua yang ditanam petani di Jepara setelah padi adalah kacang tanah. Dikatakan Kepala Litbang Bappeda Jepara, Anik Susila, hal ini dikarenakan lahannya cukup luas dan permintaan pasar cukup tinggi.

Mulai tahun 2010,kegiatan spesifikasi lokasi yang digagas Kementerian Ristek dilakukan untuk mengembanglan potensi kacang tanah. Dari diskusi yang telah dilakukan diketahui bahwa permasalahan utama mencakup kualitas kacang dan pembenihan yang sulit ketika musim hujan tiba. Pengembangan kacang tanah alat perontok kacang dan alat oven/ pemanas benih.

“Ketika musim hujan petani tidak bisa dapat benih karena tidak kering jadi perlu dibantu alat agar bisa memproduksi benih saat musim hujan. Karena pada musim tersebut permintaannya sangat banyak. Selain itu, kacang tanah yang kualitasnya kurang bagus karena terdapat banyak kotoran sering dihargai rendah sehingga menurunkan pendapatan petani,” jelas Anik pada program siaran Iptek Voice, 6 Oktober 2011.

Maka, diseminasi teknologi di Jepara pun dilakukan dengan pemberian prototype alat perontok kacang tanah dan oven pengering untuk pembenihan kacang tanah.

Dengan alat perontok, waktu pemanenan jadi lebih cepat karena memisahkan kacang dengan tanaman lebih mudah dan bersih dengan alat tersebut. Cara kerja alat perontok seperti sistem perontok padi dimana kacang dimasukkan ke dalam alat secara otomatis akan tercabut tangkai dan kotoran dengan pengayaknya.

Sedangkan dengan oven pengering yang berupa bak bisa mengeringkan kapasitas sekitar 2-3 ton dalam sekali prosesnya. Hal ini membantu ketika musim hujan tiba. Kedua alat ini bisa direplikasi dan tidak sulit untuk merakitnya sehingga petani bisa membuat dan mengoperasikannya.

“Kapasitas daerah dapat ditingkatkan melalui teknologi yang menjadi kunci peningkatan ekonomi. Instansi terkait menajdi pusat. Untuk menjamin keberlanjutan kegiatan sejenis speklok tidak ada salahnya di daerah membuat sanggar iptek masyarakat yang bisam embantu pengembangan program transfer dan informasi teknologi dari manapun. Masyarakat bisa langsung belajar dan memanfaatkan,” kata Anik.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Sabtu 28 Februari 2015
Menristekdikti Hadiri Peresmian JK Center of Technology
Kamis 26 Februari 2015
Rakornas Kemenristekdikti 2015
Senin 16 Februari 2015
PT Honda Donasikan Mobil untuk Riset dan Edukasi
Jumat 13 Februari 2015
Menristekdikti Dorong Mahasiswa Bidikmisi Unmul Berprestasi Tinggi
Jumat 13 Februari 2015
Menrisetkdikti Kunjungi Universitas Mulawarman
Kamis 12 Februari 2015
Menristekdikti Luncurkan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Kesehatan Indonesia
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Tinjau Politeknik Negeri Batam
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Dukung Pengembangan Sekolah Formal Jurnalisme
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Launching Sampoerna School System
Minggu 01 Februari 2015
Menristekdikti Tandatangani Kerjasama dengan PBNU
[ Berita lainnya ]