Ristek Headline |
Senin 22 Desember 2014
 
 

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 15 Desember 2014
Peringatan Hari Nusantara 2014

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 27 Juni 2011
Institut de Recherche pour le Development (IRD) Perancis Undang Kerjasama Penelitian
Print PDF Facebook Twitter Email

Sebagai kelanjutan dari kerjasama penelitian yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Perancis selama ini, IRD (Institut de Recherche pour le Development) menyampaikan program kerjasama riset tahun 2012-2016 di depan Sidang TKPIPA (Tim Koordinasi Pemberian Izin Penelitian Asing) tanggal 22 Juni 2011, yang dipimpin oleh Anny Sulaswatty, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Ristek selaku Sekretaris TKPIPA.

Jean-Paul Toutain sebagai perwakilan IRD di Indonesia terlebih dahulu memperkenalkan Lembaga tersebut. “IRD adalah Lembaga R&D Pemerintah Perancis yang melakukan penelitian ilmiah untuk pembangunan di negara-negara “Selatan”, dengan bidang utama terkait manusia dan lingkungan”,papar Toutain.

Sejauh ini proyek yang telah berjalan adalah di bidang budidaya ikan dan keanekaragaman hayati, kehutanan dan perkebunan, kelautan, ilmu sosial, dan arkeologi. Dalam hal budidaya dan keanekaragaman ikan, proyek yang cukup besar adalah Fish-DIVA (Freshwater Fish Diversity in South East Asia) yang sudah dimulai sejak 1995 dan akan dilanjutkan hingga tahun 2012”,lanjutnya.

Sebagai mitra utama adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), khususnya Puslitbang Perikanan Budidaya, dan telah mempunyai Laboratorium di Depok. Dalam proyek ini saja, sudah terdapat empat sub kegiatan, yaitu: budidaya dan patologi ikan, keanekaragaman ikan air tawar, teknologi pembenihan ikan belang (botia), dan biokonversi untuk pakan ikan.

Dari proyek ini telah dihasilkan 12 publikasi Internasional, capacity building dalam bentuk studentship sejumlah tiga S3, enam S2, duabelas S1, duabelas peserta pelatihan di Perancis, dan pembiayaan delegasi ilmuwan Indonesia di Seminar Internasional. Disamping itu dihasilkan dua paten tentang teknologi pembenihan ikan belang dan biokonversi larva belatung untuk pakan ikan; dan ekspedisi ke Papua dan Lengguru-Kaimana”, jelasnya lagi

Untuk rencana kedepan, IRD menawarkan penguatan dan perluasan jaringan proyek ini, yang diberi istilah RISA (Research on Ichthyodiversity and Sustainable Agriculture). Skema dalam proposal proyek kedepan adalah peningkatan dana dari IRD untuk penggunaan laboratorium bersama, pertukaran peneliti, pendekatan multi-disiplin ilmu, multi-mitra (yang utama dengan KKP, LIPI, dan IPB), dan multiyears.

Proyek kedua yang diusulkan adalah MEGAVOL Project, yaitu metode geofisika untuk pemantauan aktivitas gunung berapi. Ini merupakan perluasan jaringan ilmuwan vulkanologis regional dari negara Filipina, Vanuatu, Papua Nugini, dan Salomon. Urgensi dari proyek penelitian vulkanologi adalah karena di kawasan ini terdapat 120 gunung berapi aktif, yang menimbulkan letusan dengan frequensi rata-rata 10 kali per tahun, yang mengancam populasi 4,5 juta penduduk secara langsung”, ujarnya.

Proyek ketiga, diberi istilah kode BIOCORT, yaitu yang terkait dengan konservasi keanekaragaman hayati di segitiga terumbu karang (Coral Triangle), dengan mitra utama Universitas Udayana dan LIPI. Dan terakhir, proyek keempat adalah Proyek Arkeologi, yang bertujuan untuk mendokumentasikan sejarah Austronesian di proninsi Nusa Tenggara, dengan mitra utama Puslitbang Arkenas.

Disamping itu sidang TKPIPA menghadirkan tiga presentasi berikutnya dari pemohon yang ditunda keputusannya, yaitu Kari Malen dari Amerika Serikat, sehubungan dengan permohonannya sebagai tenaga sukarelawan dalam proyek penelitian primata di Kalimantan Barat, Iris van Eeden dari Belanda, sehubungan dengan proposalnya yang berjudul “Economic Development and Human Security, an Indonesian Example”, dan Katharine Mc Gregor dari Australia, dengan proposalnya di Bidang Hubungan Internasional dan Sejarah.

Selanjutnya sidang TKPIPA membahas dua permohonan perpanjangan ijin penelitian  dan dua puluh permohonan ijin baru. Hadir dalam Rapat adalah perwakilan dari LIPI, Kemenhut, Kementan, Kemkumham, Kemenag, Mabes Polri, BIN, BAIS TNI, Kemhan, Setneg, Kemlu, Kemdagri, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, dan Asdep terkait dari Kementerian Ristek(bhh/ls/humasristek).



Kamis 18 Desember 2014
Menristekdikti Hadiri Musrenbangnas
Rabu 17 Desember 2014
Penjajagan Kerjasama Interoperabilitas Hasil-Hasil Penelitian antara Kemenristekdikti dengan Universitas Airlangga
Rabu 17 Desember 2014
Teknologi Spasial Open Platform untuk Kota Pekalongan
Selasa 16 Desember 2014
Menristekdikti Serahkan Penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2014
Selasa 16 Desember 2014
Penganugerahan Pusat Unggulan Iptek 2014
Senin 15 Desember 2014
Presiden RI Joko Widodo Hadiri Puncak Peringatan Hari Nusantara 2014
Senin 15 Desember 2014
Menristekdikti Resmikan Desa Inovasi Nelayan
Jumat 12 Desember 2014
Usulan Perubahan Keempat pada Perpres 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Kamis 11 Desember 2014
Sarasehan Nasional ‘Peran Teknologi Nuklir di Bidang Pangan dan Energi untuk Kesejahteraan Masyarakat’
Rabu 10 Desember 2014
Dialog Nasional: Kontribusi Strategis Iptek untuk Poros Maritim Dunia
[ Berita lainnya ]