Pemancangan Tiang Pertama Proyek Biodiesel PT BRBE.
Thursday, May 24, 2007
Pemancangan Tiang Pertama Proyek Biodiesel milik PT Bakrie Rekin Bio Energy (PT BRBE) telah dilaksanakan di Kabil, Batam, 14 Mei 2007.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, Bapak Kusmayanto Kadiman; Wakil dari PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (PT BSP)yaitu Bpk. Ambono Janurianto, sebagai Direktur Utama, dan Bpk. Soedjai Kartasasmita, sebagai Komisaris Utama; Wakil dari PT Bakrie & Brothers Tbk, Bpk. Bobby Gafur S. Umar,sebagai Direktur Utama; dan Wakil dari PT Rekayasa Industri, Bpk. Triharyo I Soesilo, Bpk.Coddy I. Soerono, mewakili Dewan Direksi, serta Bpk. Ampi Tanudjiwa dan Bpk. Aryono Setyoprabowo, mewakili Dewan Komisaris, serta beberapa pejabat setempat.

Acara pemancangan pertama tersebut ditandai dengan dibunyikannya sirene oleh Menristek dan pengguntingan pita diikuti dengan pemancangan tiang pertama konstruksi proyek tersebut yang dipimpin oleh Bpk. Redy Ferianto, selaku Manager Proyek.

Tujuan Proyek ini adalah memproduksi biodiesel dengan spesifikasi dan syarat mutu produk yang memenuhi Standar Nasional Indonesia, SNI 04-7182-2006 sebagaimana ditetapkan di dalam keputusan Kepala Badan Strandarisasi Nasional, Nomor : 73/ KEP / BSN/2/ 2006, tanggal 22 Februari 2006 maupun Standar Eropa, EN 14214.

Biodisel merupakan salah satu bahan bakar nabati sebagai alternatif sebagai pengganti solar yang ramah lingkungan dan terbarukan. Pemanfaatan biodiesel di Indonesia di harapkan dapat memberikan kontribusi untuk mengurangi pengurangan devisa negara untuk impor bahan bakar sekaligus untuk memperbaiki kualitas lingkungan.

PT Bakrie Rekin Bio Energy akan membangun pabrik biodiesel dengan kapasitas 100.000 ton per-tahun untuk ikut serta mendukung komitmen pemerintah dalam meningkatkan peranan bahan bakar nabati (biofuel) dalam peta energi nasional. Pabrik yang dibangun dengan menggunakan teknologi Desmet Ballestra ini akan menggunakan crude palm oil (CPO) sebagai bahan baku dan diharapkan dapat memulai operasinya secara komersial pada kurtal keempat tahun 2008. Pada tahap awal produksi bahan baku yang digunakan adalah CPO yang dihasilkan oleh perkebunan milik PT BSP. Selain menggunakan CPO, bahan baku yang nantinya juga akan digunakan adalah curcas oil atau minyak jarak pagar. Produk biodiesel yang dihasilkan oleh pabrik ini akan dipasarkan baik dalam negeri maupun ekspor. (Menegristek/humasristek)