Ristek Headline |
Monday, April 21, 2014
 
 
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Friday, April 11, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Friday, September 21, 2012
E-Book Forum 2012:The Role of E-Book in The Research Workflow
Print PDF Facebook Twitter Email

e-Book  telah  menjadi fokus banyak perhatian beberapa tahun belakangan ini. Hampir setiap minggu, tampaknya ada artikel baru  yang populer atau laporan berita tentang penggunaan e-book oleh para siswa,  atau pula bagaimana e-book mempengaruhi perilaku membaca.
 
Di komunitas perpustakaan, kita melihat berbagai artikel di  jurnal profesional mengupas tentang penggunaan buku cetak dibandingkan buku elektronik. 
 
Sebuah presentasi baru-baru ini oleh James Michalko dari OCLC melaporkan bahwa dalam 5 tahun terakhir, penerbit menyediakan antara 75% dan 90% dari buku dalam format digital. 
 
Para pustakawan berjuang untuk memahami media baru ini dan bagaimana mengintegrasikannya ke dalam koleksi pustaka di perpustakaan masing masing yang berkaitan dengan ketatnya anggaran.
 
Disisi lain, Jurnal ilmiah dianggap sebagai sumber informasi primer atau yang paling penting di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, dimana perannya bagi peneliti yang karyanya dimuat di sebuah jurnal ilmiah internasional, merupakanpengakuan tertinggi dari dunia ilmiah. Selain itu jurnal ilmiah merupakan referensi terkini dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keilmuannya.
 
Jumlah publikasi internasional menunjukkan jumlah hasil penelitian yang diakui oleh dunia ilmiah internasional, sehingga jumlah publikasi dalam jurnal ilmiah internasional merupakan sebuah indikator kemajuan iptek suatu negara.
 
Salah satu penyebab kurangnya jumlah publikasi ilmiah internasional yang menjadi indikator rendahnya kualitas penelitian di Indonesia adalah terbatasnya akses para peneliti kita terhadap jurnal-jurnal internasional. Biaya berlangganan sebuah jurnal dalam setahun sudah cukup mahal untuk seorang peneliti. Apalagi agar optimal, maka seorang peneliti harus berlangganan lebih dari 1 buah jurnal karena memang dalam satu bidang disiplin ilmu tertentu, biasanya ada beberapa jurnal ilmiah yang diakui sebagai referensi internasional.
 
Terkait hal tersebut, Elsevier memfasilitasi “E-Book Forum” dengan tema “The Role of E-book in The Research Workflow” yang digelar di Hilton Hotel Kualalumpur, Malaysia pada 19 September 2012.
 
Program ini  mempertemukan wakil wakil pustakawan dari Australia, Brunei, Indonesia, China, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam untuk berbagi wawasan, mendiskusikan tren e-Book saat ini, bertukar pengalaman dan membangun jaringan untuk kerjasama masa depan. Hadir dari Indonesia, Anny Sulaswatty Ka Biro Hukum dan Humas serta Agus Sediadi Asisten Deputi bidang Data dan Informasi Iptek Kemenristek. 
 
 
Acara Diawali pengantar oleh Jo an Chia, Regional Sales Director South East Asia, Elsevier dan Lee, Lee Pui, Head of Online Books Sales, Asia-Pacific, Elsevier;  dilanjutkan oleh Ben Denne, Director Publishing & Marketing, Eng & UK Local Elsevier yang menyampaikan tentang “Publishers Perpective: Value of e-Books in The Research Process”. 
 
Menurut Ben, “Books play an Important role in the workflow of researcher, and Most book usage is light to medium and e-books are most preferred for these type of usage. In the documented search sessions, e-book play an important role“, ujarnya.  
 
Disambung dengan topik “Academic Value Story: Assessing the Value of e-books to library and End User,” yang dipaparkan oleh Stephen Cawley, Marketing manager, Product marketing Group, Elsevier. Kata Stephen, “ Sebagai wacana di tahun 2013 yang akan datang akan banyak e-book, dimana 2 kajian  e-book yang sangat menarik mencakup: The acceptance & usage of scholarly e-book in a national university system; and The unique tasks that scholarly e-books are used to complete in the research process at a world class academic institution”, Ujar Stephen
 
Sesi berikutnya, mengusung tema “CSIRO Library Service:Moving away from shelves“ oleh Tom Girke, Manager Information Support, CSIRO Information Management & Technology, Australia. Tom menekankan pada: Arah Strategi Pelayanan Perpustakaan, melingkupi: “Penekanan pada pengiriman secara elektronik baik sumber data informasi dan pelayanan: e-jurnal, e-buku, referensi virtual, juga pelatihan.  Dan juga Kreasi pusat pasokan dokumen untuk meningkatkan akses pencetakan sumber daya untuk semua peneliti, terlepas dari lokasi mereka  diluar Australia”, papar Tom
 
Tak kalah serunya saat Ng Chay Tuan, Deputi Director Namyang Technological University Library Singapore memaparkan tentang “e-Book Perpective in Singapore. Katanya : Selama 12 bulan terakhir,  71.22%  pengguna melakukan  browsing atau  membaca e-book lebih banyak dari sbelumnya”,  yang senada dengan Kenji Koyama dari Faculty of library Management Nihon University serta S.Janaki, Deputy Chief Librarian, University of Malaya.
 
Koyama menyampaikan harapan bermakna “Fleksibilitas akses tak terbatas, ijin unduh e-book serta support utk  mobile devices”,  harap Koyama . Selain itu, menurutnya, anggaran untuk sumber daya perpustakaan cenderung menurun dari tahun ke tahun, Sumber digital, khususnya e-jurnal telah menjadi semakin penting dan sudah seharusnya mengembangkan model bisnis untuk e-book yang dapat diterima oleh perpustakaan akademi dan penerbit dapat menerima ", lanjutnya.
 
 
Pada giliran diskusi grup, mengangkat hal hal yang perlu dijawab a.l : 

 

  • Apa perbedaan dan / atau kesamaan kebutuhan informasi antara peneliti dan mahasiswa??;

  • Apakah perpustakaan menjadi pusat sumber daya pertama untuk peneliti dan mahasiswa dalammencari  e-book (spt, monographs, book series, MRWs) yang paling diminati oleh kedua kelompok kelompok pengguna??

  • Apakah perpustakaan Anda memiliki kumpulan kebijakan dan / atau strategi yang berkaitan degan buku?

  • Bagaimana mengukur apakah perpustakaan memenuhi keperluan pengguna?,  dan perlu berkaitan dengan pembelian e buku?? ;

  • Bagaimana keterlibatan perpustakaan dalam proses pengadaan pembelian e-book??

  • Apa yang menjadi faktor pendorong kunci untuk perpustakaanmu, agar dapat memperhatikan e-textbook??

E-Book Forum 2012 di Kualalumpur kali ini, diakhiri dengan kunjungan ke Perpustakaan Digital  Universitas Putra Malaysia pada keesokan harinya. (asw/humasristek)
 



Wednesday, April 16, 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Monday, April 14, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Tuesday, April 8, 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Tuesday, April 8, 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Monday, April 7, 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Monday, April 7, 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Monday, April 7, 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Thursday, April 3, 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Thursday, April 3, 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
Wednesday, April 2, 2014
Kunjungan Mahasiswa UNLAM ke Pusat Studi Biofarmaka IPB
[ Berita lainnya ]