Ristek Headline |
Tuesday, October 21, 2014
 
 

IQE

Seleksi Calon Kepala LIPI
CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Wednesday, July 18, 2012
Iptek Voice : Plastik Hijau dari Tapioka Nuklir
Print PDF Facebook Twitter Email

Penggunaan produk plastik sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan limbah plastik sulit dan mahal harganya, sehingga kini menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Permasalahan plastik yang sulit terurai menjadi latar belakang penelitian mengenai plastik hijau yang ramah lingkungan dari limbah tapioka.

Ide inovasi plastic ramah lingkungan dari komposit limbah tapioca adalah merekayasa sifat plastic menggunakan teknologi radiasi dari bahan aditif alami agar dapat terurai secara alami. Komposisi produk biji plastik terdiri dari limbah tapioka, polimer hidropobik dan bahan alami lainnya.

Proses pembuatan plastik dari tapioka dibuat dari singkong yang diparut dan diperas. Sisa perasannya berupa onggok itulah limbah tapioka yang dimanfaatkan. Dari limbah tersebut dimanfaatkan untuk bahan plastik. Dari tapioka langsung juga bisa digunakan tetapi harganya akan lebih mahal, dengan menggunakan limbah disamping bisa mengurangi pencemaran lingkungan juga punya nilai jual dan lebih murah biaya produksinya.

Kemudian, dengan teknologi radiasi, onggok tersebut direkayasa. Diberikan paparan sinar gama yang tidak menggunakan katalis kimia dengan intensitas sangat sederhana. Prosesnya sendiri dengan radiasi rendah, sekitar dua jam, kapasitasnya bisa sampai maksimum 1,5 ton. Kemudian dikeringkan, ditambahkan bahan yang mempunyai nilai leleh tinggi supaya bisa dicetak. Proses pengeringan cukup lama karena kadar air cukup tinggi. Suhu yang digunakan akan mempengaruhi struktur bahan yang dihasilkan. Proses ini bisa tiga sampai empat hari. Untuk cetaknya sendiri 1000 produk dalam sehari bisa dihasilkan menggunakan mesin cetak injeksi dan hidrolik.

Produk jadi yang sudah dapat dihasilkan dari plastik ramah lingkungan ini antara lain pot tanaman, piring, cangkir, mug, tatakan gelas, mainan anak-anak, dan lain-lain.

Dengan menggunakan bahan dari tapioca nuklir, bahan plastic dapat terurai sempurna alias hilang.

“Untuk pot dari hasil penelitian kita sebuan sudah bisa terurai. Itu tebalnya sekitar 1 mili. Tapi untuk piring sekitar 4 bulan sepuluh hari tinggal 38% sisa plastiknya. Beberapa industri sudah tertarik bahkan ada yang sudah menandatangani MoU untuk memanfaatkan plastik ramah lingkungan ini,” kata Sudrajat Iskandar, peneliti PATIR BATAN, pada siaran Iptek Voice, 18 Juli 2012. Sudrajat mengharapkan penelitian ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri dan masyarakat, nilai ekonomi dan lingkungan dapa terpenuhi.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman
Friday, September 5, 2014
Menristek Hadiri Acara MP3EI
Wednesday, September 3, 2014
Soft Launching Belitung Timur Taman Pintar
Monday, September 1, 2014
Pengembangan dan Peningkatan Sistem Informasi Iptek Nasioal (SIIN) dan SDM
Friday, August 29, 2014
Kemenristek Dorong Pembentukan Sub Forum Bidang Fokus Energi dan Air di Jawa Barat
Friday, August 29, 2014
Kunjungan Bupati Purbalingga dalam Rangka Perintisan Pengembangan Science Center di Purbalingga
Thursday, August 28, 2014
Membangun Kolaborasi Riset Industri, Universitas dan Pemerintah yang Tepat
Wednesday, August 27, 2014
8 Fraksi DPR RI Setujui RUU Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Monday, August 25, 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
[ Berita lainnya ]