Ristek Headline |
Rabu 06 Mei 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1

Panggilan CPNS 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Sabtu 02 Mei 2015
Menristekdikti Bertindak sebagai Pembina Upacara pada Hardiknas 2 Mei 2015

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

Ristek TV

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 18 Juli 2012
Iptek Voice : Plastik Hijau dari Tapioka Nuklir
Print PDF Facebook Twitter Email

Penggunaan produk plastik sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan limbah plastik sulit dan mahal harganya, sehingga kini menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Permasalahan plastik yang sulit terurai menjadi latar belakang penelitian mengenai plastik hijau yang ramah lingkungan dari limbah tapioka.

Ide inovasi plastic ramah lingkungan dari komposit limbah tapioca adalah merekayasa sifat plastic menggunakan teknologi radiasi dari bahan aditif alami agar dapat terurai secara alami. Komposisi produk biji plastik terdiri dari limbah tapioka, polimer hidropobik dan bahan alami lainnya.

Proses pembuatan plastik dari tapioka dibuat dari singkong yang diparut dan diperas. Sisa perasannya berupa onggok itulah limbah tapioka yang dimanfaatkan. Dari limbah tersebut dimanfaatkan untuk bahan plastik. Dari tapioka langsung juga bisa digunakan tetapi harganya akan lebih mahal, dengan menggunakan limbah disamping bisa mengurangi pencemaran lingkungan juga punya nilai jual dan lebih murah biaya produksinya.

Kemudian, dengan teknologi radiasi, onggok tersebut direkayasa. Diberikan paparan sinar gama yang tidak menggunakan katalis kimia dengan intensitas sangat sederhana. Prosesnya sendiri dengan radiasi rendah, sekitar dua jam, kapasitasnya bisa sampai maksimum 1,5 ton. Kemudian dikeringkan, ditambahkan bahan yang mempunyai nilai leleh tinggi supaya bisa dicetak. Proses pengeringan cukup lama karena kadar air cukup tinggi. Suhu yang digunakan akan mempengaruhi struktur bahan yang dihasilkan. Proses ini bisa tiga sampai empat hari. Untuk cetaknya sendiri 1000 produk dalam sehari bisa dihasilkan menggunakan mesin cetak injeksi dan hidrolik.

Produk jadi yang sudah dapat dihasilkan dari plastik ramah lingkungan ini antara lain pot tanaman, piring, cangkir, mug, tatakan gelas, mainan anak-anak, dan lain-lain.

Dengan menggunakan bahan dari tapioca nuklir, bahan plastic dapat terurai sempurna alias hilang.

“Untuk pot dari hasil penelitian kita sebuan sudah bisa terurai. Itu tebalnya sekitar 1 mili. Tapi untuk piring sekitar 4 bulan sepuluh hari tinggal 38% sisa plastiknya. Beberapa industri sudah tertarik bahkan ada yang sudah menandatangani MoU untuk memanfaatkan plastik ramah lingkungan ini,” kata Sudrajat Iskandar, peneliti PATIR BATAN, pada siaran Iptek Voice, 18 Juli 2012. Sudrajat mengharapkan penelitian ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri dan masyarakat, nilai ekonomi dan lingkungan dapa terpenuhi.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Senin 04 Mei 2015
Orientasi CPNS Kemenristekdikti
Sabtu 02 Mei 2015
Menristekdikti Bertindak sebagai Pembina Upacara pada Hardiknas 2 Mei 2015
Selasa 28 April 2015
Peragaan Iptek Keliling (PIK) Tanjung Jabung Timur
Senin 27 April 2015
Diskusi Hilirisasi Hasil Litbang Iptek di Batam
Rabu 22 April 2015
Menristekdikti Hadiri Peringatan KAA ke-60
Kamis 16 April 2015
Kemenristekdikti Ikuti Pekan Inovasi Sumatera dan Batam Trade Expo ke-4
Kamis 16 April 2015
Plagiat di Dunia Pendidikan Tinggi Perlu Diberantas
Kamis 16 April 2015
Panen Kedelai Kemenristekdikti bersama Polres dan Pemkot Banjarbaru
Selasa 14 April 2015
Tantangan Para Rektor untuk Tingkatkan Publikasi dan Riset
Senin 13 April 2015
Presiden RI Hadiri NIF 2015
[ Berita lainnya ]