Ristek Headline |
Friday, August 1, 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Wednesday, July 16, 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Wednesday, July 18, 2012
Iptek Voice : Plastik Hijau dari Tapioka Nuklir
Print PDF Facebook Twitter Email

Penggunaan produk plastik sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan limbah plastik sulit dan mahal harganya, sehingga kini menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Permasalahan plastik yang sulit terurai menjadi latar belakang penelitian mengenai plastik hijau yang ramah lingkungan dari limbah tapioka.

Ide inovasi plastic ramah lingkungan dari komposit limbah tapioca adalah merekayasa sifat plastic menggunakan teknologi radiasi dari bahan aditif alami agar dapat terurai secara alami. Komposisi produk biji plastik terdiri dari limbah tapioka, polimer hidropobik dan bahan alami lainnya.

Proses pembuatan plastik dari tapioka dibuat dari singkong yang diparut dan diperas. Sisa perasannya berupa onggok itulah limbah tapioka yang dimanfaatkan. Dari limbah tersebut dimanfaatkan untuk bahan plastik. Dari tapioka langsung juga bisa digunakan tetapi harganya akan lebih mahal, dengan menggunakan limbah disamping bisa mengurangi pencemaran lingkungan juga punya nilai jual dan lebih murah biaya produksinya.

Kemudian, dengan teknologi radiasi, onggok tersebut direkayasa. Diberikan paparan sinar gama yang tidak menggunakan katalis kimia dengan intensitas sangat sederhana. Prosesnya sendiri dengan radiasi rendah, sekitar dua jam, kapasitasnya bisa sampai maksimum 1,5 ton. Kemudian dikeringkan, ditambahkan bahan yang mempunyai nilai leleh tinggi supaya bisa dicetak. Proses pengeringan cukup lama karena kadar air cukup tinggi. Suhu yang digunakan akan mempengaruhi struktur bahan yang dihasilkan. Proses ini bisa tiga sampai empat hari. Untuk cetaknya sendiri 1000 produk dalam sehari bisa dihasilkan menggunakan mesin cetak injeksi dan hidrolik.

Produk jadi yang sudah dapat dihasilkan dari plastik ramah lingkungan ini antara lain pot tanaman, piring, cangkir, mug, tatakan gelas, mainan anak-anak, dan lain-lain.

Dengan menggunakan bahan dari tapioca nuklir, bahan plastic dapat terurai sempurna alias hilang.

“Untuk pot dari hasil penelitian kita sebuan sudah bisa terurai. Itu tebalnya sekitar 1 mili. Tapi untuk piring sekitar 4 bulan sepuluh hari tinggal 38% sisa plastiknya. Beberapa industri sudah tertarik bahkan ada yang sudah menandatangani MoU untuk memanfaatkan plastik ramah lingkungan ini,” kata Sudrajat Iskandar, peneliti PATIR BATAN, pada siaran Iptek Voice, 18 Juli 2012. Sudrajat mengharapkan penelitian ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri dan masyarakat, nilai ekonomi dan lingkungan dapa terpenuhi.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Thursday, July 17, 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Monday, July 14, 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Tuesday, July 8, 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Monday, July 7, 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Monday, July 7, 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Friday, July 4, 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Friday, July 4, 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Thursday, July 3, 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Tuesday, July 1, 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Tuesday, July 1, 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]