Ristek Headline |
Kamis 23 Mei 2013
 
 
Iptek Voice
Kamis 16 Mei 2013
Kebijakan Iptek Dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional
http://www.ristek.go.id/file/voice/2013/05/kebijakan-iptek-dalam-mendukung-ketahanan-energi-nasional.mp3
kategori : Energi
Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS dan Dr. Idwan Suhardi
Galeri Foto

Senin 20 Mei 2013
Hasil Penelitian Pemantauan Teluk Buyat

FacebookTwitter

Intranet
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum
Majalah

RUP TA 2012


BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 18 Juli 2012
Iptek Voice : Plastik Hijau dari Tapioka Nuklir
Print PDF Facebook Twitter Email

Penggunaan produk plastik sudah menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pengelolaan limbah plastik sulit dan mahal harganya, sehingga kini menjadi permasalahan lingkungan yang serius. Permasalahan plastik yang sulit terurai menjadi latar belakang penelitian mengenai plastik hijau yang ramah lingkungan dari limbah tapioka.

Ide inovasi plastic ramah lingkungan dari komposit limbah tapioca adalah merekayasa sifat plastic menggunakan teknologi radiasi dari bahan aditif alami agar dapat terurai secara alami. Komposisi produk biji plastik terdiri dari limbah tapioka, polimer hidropobik dan bahan alami lainnya.

Proses pembuatan plastik dari tapioka dibuat dari singkong yang diparut dan diperas. Sisa perasannya berupa onggok itulah limbah tapioka yang dimanfaatkan. Dari limbah tersebut dimanfaatkan untuk bahan plastik. Dari tapioka langsung juga bisa digunakan tetapi harganya akan lebih mahal, dengan menggunakan limbah disamping bisa mengurangi pencemaran lingkungan juga punya nilai jual dan lebih murah biaya produksinya.

Kemudian, dengan teknologi radiasi, onggok tersebut direkayasa. Diberikan paparan sinar gama yang tidak menggunakan katalis kimia dengan intensitas sangat sederhana. Prosesnya sendiri dengan radiasi rendah, sekitar dua jam, kapasitasnya bisa sampai maksimum 1,5 ton. Kemudian dikeringkan, ditambahkan bahan yang mempunyai nilai leleh tinggi supaya bisa dicetak. Proses pengeringan cukup lama karena kadar air cukup tinggi. Suhu yang digunakan akan mempengaruhi struktur bahan yang dihasilkan. Proses ini bisa tiga sampai empat hari. Untuk cetaknya sendiri 1000 produk dalam sehari bisa dihasilkan menggunakan mesin cetak injeksi dan hidrolik.

Produk jadi yang sudah dapat dihasilkan dari plastik ramah lingkungan ini antara lain pot tanaman, piring, cangkir, mug, tatakan gelas, mainan anak-anak, dan lain-lain.

Dengan menggunakan bahan dari tapioca nuklir, bahan plastic dapat terurai sempurna alias hilang.

“Untuk pot dari hasil penelitian kita sebuan sudah bisa terurai. Itu tebalnya sekitar 1 mili. Tapi untuk piring sekitar 4 bulan sepuluh hari tinggal 38% sisa plastiknya. Beberapa industri sudah tertarik bahkan ada yang sudah menandatangani MoU untuk memanfaatkan plastik ramah lingkungan ini,” kata Sudrajat Iskandar, peneliti PATIR BATAN, pada siaran Iptek Voice, 18 Juli 2012. Sudrajat mengharapkan penelitian ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri dan masyarakat, nilai ekonomi dan lingkungan dapa terpenuhi.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Rabu 22 Mei 2013
Penyusunan Strategi Untuk Mewujudkan Kebangkitan Sistem Pengukuran Nasional
Rabu 22 Mei 2013
Kelola Jurnal Ilmiah Elektronik Tingkatkan Publikasi
Selasa 21 Mei 2013
Kemenristek Dorong Sinergi Riset Melalui Dua Konsorsium Baru
Selasa 21 Mei 2013
Uji Publik Naskah Akademik RUU SINas/Amandemen UU Nomor. 18 Tahun 2002
Selasa 21 Mei 2013
SNI untuk Sirine Peringatan Dini Tsunami akan Ditetapkan
Selasa 21 Mei 2013
Menristek Luncurkan Ujicoba Prototipe Bus Listrik
Selasa 21 Mei 2013
Kemenristek Inisiasi Pembentukan Science And Technology Park Sulsel
Selasa 21 Mei 2013
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset Hidrogen Sebagai Energi Baru
Senin 20 Mei 2013
Hasil Penelitian Pemantauan Teluk Buyat
Senin 20 Mei 2013
Pemantauan Dan Pengawasan Kegiatan Litbang Asing Di Indonesia
[ Berita lainnya ]