Ristek Headline |
Kamis 21 Agustus 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 12 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Selasa 03 Juli 2012
Bersama mewujudkan the East Asia Science and Innovation Area
Print PDF Facebook Twitter Email

Memenuhi undangan dari Japan Science and Technology Agency (JST), Kementerian Riset dan Teknologi turut mengirimkan delegasinya untuk menghadiri the 1st Annual Board Meeting of  e-Asia Joint Research Program pada 28 Juni 2012 di Grange Ballroom, Mandarin Orchard Hotel,  Singapura. Pertemuan yang juga dihadiri oleh delegasi dari Laos, Myanmar, Thailand, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, Kamboja dan China tersebut terselenggara setelah didahului dua pertemuan sebelumnya di bulan Juli dan Oktober 2011.

Agenda the 1st Annual Board Meeting ini berhasil diwujudkan dalam pertemuan ketiga. Forum multilateral tersebut bertujuan membentuk kerjasama iptek yang solid di wilayah Asia Timur dan menjadikan regional Asia Timur sebagai Science and Innovation Area yang mampu menjawab tantangan serta permasalahan global.

Forum pertemuan e-Asia JRP ini dibuka oleh Itaru Watanabe selaku Senior Deputy Director – General, Science and Technology Bureau, Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) – Jepang.

Watanabe mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran perwakilan negara undangan untuk berpartisipasi aktif dalam the 1st Annual Board Meeting e-Asia JRP dan harapan besarnya akan hasil dari kerjasama e-Asia JRP ini dalam meningkatkan kapabilitas iptek sekaligus menghasilkan solusi atas permasalahan bersama.

Turut membuka forum, Sakarindr Bhumiratana, President of King Mongkut’s University of Technology Thonburi-Thailand dalam keynote speech-nya juga menyambut baik kemunculan e-Asia JRP sebagai salah satu partner yang terhubung dengan ASEAN Committee on Science and Technology  (COST) menjelang rencana terbentuknya ASEAN Community di tahun  2015. E-Asia JRP  diharapkan mampu memberikan warna yang kuat dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang memperkuat iptek dan inovasinya.

Delegasi Kementerian Ristek yang dalam kesempatan tersebut dipimpin oleh Deputi Bidang Jaringan Iptek Ad Interim, Amin Soebandrio, menyatakan bahwa pada dasarnya Indonesia menyambut baik munculnya e-Asia JRP sebagai salah satu wadah kerjasama riset antar negara di wilayah Asia Timur guna mempromosikan, mengembangkan, sekaligus menjawab tantangan iptek regional maupun global, namun layaknya kerjasama luar negeri yang lain, saat ini Kementerian Ristek masih menjalani prosedural dengan Kementerian Luar Negeri mengenai status partisipasi dalam e-Asia JRP.  Turut hadir pula Asisten Deputi Relevansi Program Riset Iptek, Ahmad Dading Gunadi; Kepala Bidang Analisis dan Perancangan Jaringan Iptek Internasional, Tiomega Gultom dan Analis Perancangan Jaringan Iptek Internasional, Dinny Afifi Elfinur.

Sebagai forum yang didasari kebutuhan untuk saling berbagi keunggulan sumberdaya iptek, e-Asia yang keanggotaannya terbuka pula bagi institusi penyedia dana riset ini juga mengusulkan konsep tentang bagaimana meningkatkan Brain Circulation dalam kerangka e-Asia JRP dengan memasukkan konsep dan rencana aksi tersebut ke dalam setiap proyek riset yang disetujui. Mengingat project yang akan berjalan dalam kerangka ini melibatkan minimal 3 negara dengan aturan pembiayaan riset berdasarkan konsensus pihak-pihak yang bersangkutan maka efektivitas terlaksananya rencana ini diharapkan dapat terwujud secara maksimal.

Setelah melalui diskusi yang cukup aktif, forum berhasil menyepakati the e-Asia JRP Framework, the Statutes of the e-Asia JRP, dan penetapan Singapura sebagai Tentative Secretariat/Coordination Office yang biaya operasional untuk 3 tahun pertamanya akan ditanggung oleh JST.

Di akhir forum disampaikan pula Approval of succesfull Pilot Joint Call project periode 2012-2014 yang merupakan hasil dari Joint Evaluation Meeting di hari sebelumnya tanggal 27 Juni 2012.  Ada dua proyek riset yang terpilih dari masing-masing bidang (Nanotechnology and Material dan Biomass and Plant Science), dimana salah satunya adalah Advancement of Asian Cassava Mollecular Breeding by Cutting-edge Technologies yang akan menjadi project prioritas Kementerian Ristek begitu national consultation process dengan Kementerian Luar Negeri selesai dilaksanakan.

Diakhir pertemuan, Amin Soebandrio mengusulkan untuk memuat rangkuman pertemuan dalam Minutes of Meeting sehingga hasil diskusi dalam forum bisa tercatat dan menjadi salah satu dokumentasi yang menandai berdirinya e-Asia Joint Research Program. (ad-5/dep-3/humasristek)



Selasa 19 Agustus 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Senin 18 Agustus 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Minggu 17 Agustus 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Rabu 13 Agustus 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
Rabu 13 Agustus 2014
Menristek Dapat Pengahargaan Bintang Mahaputra Adipradana
Rabu 13 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014
Rabu 13 Agustus 2014
Wujud Penghargaan Kemenristek Bagi Pegiat Iptek Tanah Air
Selasa 12 Agustus 2014
Puncak Peringatan Hakteknas ke-19
Selasa 12 Agustus 2014
Seminar Nasional Iptek 2014 : Membangun Ide untuk Kemandirian Pangan, Energi dan Air
Senin 11 Agustus 2014
Musrennas Iptek 2014 : Iptek untuk Daya Saing Bangsa
[ Berita lainnya ]