Ristek Headline |
Minggu 25 Januari 2015
 
 

Ristek TV
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 19 Januari 2015
Penandatanganan Nota Kesepahaman Penegerian Universitas Andi Djemma

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Selasa 03 Juli 2012
Menakar Hasil Penelitian Perguruan Tinggi
Print PDF Facebook Twitter Email

Bagai ayam dan telur, mana yang lebih dulu. Meningkatkan dana penelitian untuk mendapatkan manfaat produk penelitian yang baik atau menuntut dahulu prestasi produk penelitian yang bermanfaat, sebelum meningkatkan dana penelitian. 

Perdebatan itu selalu mengemuka bila kita diskusikan masalah masih rendahnya dana penelitian dan kemanfaatan hasil penelitian kita. Belum lagi terdapat kesepakatan yang utuh di berbagai kalangan, apa sajakah lingkup luaran (output), hasil (outcome), dan dampak (impact) penelitian itu?

Namun umumnya telah disepakati, bahwa publikasi ilmiah adalah esensi bentuk luaran utama kegiatan penelitian yang merupakan pertanggungjawaban publik peneliti agar produk penelitiannya dapat dibaca dan diketahui oleh para pemangku kepentingan.
Apabila publikasi ilmiah itu dibaca, diacu atau disitasi oleh peneliti lain, maka telah terjadi proses pemanfaatan hasil publikasi tersebut. Telah terjadi transfer pengetahuan dari peneliti kepada peneliti atau pemangku kepentingan lainnya.

Apabila luaran dari produk penelitian tersebut berupa paten, proses atau produk teknologi, maka proses tranfer permanfaatan kepada pengguna yang merupakan hasil penelitian dapat berupa lisensi, royalti, perusahaan pemula (start-up company), perusahaan spin-off dan sebagainya.

Akhir dari pemanfaatan jangka panjang produk penelitian akan memberikan dampak penelitian yang umumnya hanya dikenal dampak pada bidang ekonomi saja. Namun dampak penelitian perlu untuk dikembangkan menyangkut bidang-bidang lain yang lebih spesifik, misalkan dampak pada bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kesehatan, lingkungan, organisasi, budaya, masyarakat, kebijakan, tata nilai sosial, dan pendidikan dan pelatihan. Parameter-parameter inilah yang didiskusikan selama 2 hari bertempat di Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Brawijaya Malang pada minggu lalu.

 

Hal-hal tersebut diatas terungkap pada diskusi yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada  27 Juni 2012. Diskusi yang dibuka oleh Bambang Widagdo, Direktur DPPM UMM, dan dipandu oleh Maftuchah, Sekretaris Direktur DPPM UMM, diikuti oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari pejabat Lembaga Penelitian  dan Pengabdian Masyarakat dan para dosen peneliti dari berbagai universitas swasta di Malang antara lain Universitas Merdeka Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Ma Chung. 

Yudi Agustono dari DP2M Dikti menegaskan, setelah sekian lama dana publik dari DIPA baik berasal dari Dikti maupun Ristek didistribusikan kepada para peneliti.

“Sudah saatnya perlu dievaluasi secara mendalam, tidak saja luarannya, tetapi  dan hasil dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar Yudi.

Materi utama diskusi yang bertajuk “Menakar Hasil dan Dampak Penelitian Perguruan Tinggi, dan Peta Instrumen Kebijakan Riset Dikti dan Ristek” ini disampaikan oleh Sigit Asmara Santa, dari Kementerian Riset dan Teknologi, mendapat perhatian dari peserta diskusi terutama yang terkait dengan program Insentif Riset SINas 2013 yang baru saja diluncurkan pada tanggal 18 Juni dan akan ditutup pada 31 Juli 2012.

“Akuntabilitas kegiatan penelitian tidak berhenti pada luaran penelitian itu, tetapi lebih ditekankan pada manfaat hasil penelitian itu sendiri. Tanpa dapat menunjukkan hasil dan bahkan dampak positif pemanhaatan produk penelitian, akan sulit meyakinkan penentu kebijakan untuk memberikan perhatian lebih pada kenaikan alokasi anggaran penelitian,” lanjut Sigit.

Dalam dikusi yang diselenggarakan di LPPM Universitas Brawijaya pada tanggal 28 Juni 2012 dibahas pula peran perguruan tinggi dalam menghasilkan luaran publikasi ilmiah dan pemanfaatan produk penelitian dari perguruan tinggi.

Diskusi yang dipimpin langsung oleh Siti Chuzaemi, Kepala LPPM Universitas Brawijaya ini, dihadiri oleh para dekan dan dosen peneliti interen Brawijaya yang berjumlah sekitar 35 orang.

“Manfaatkanlah sebaik-baiknya informasi yang disampaikan oleh Ristek dan Dikti untuk meningkatkan kapasitas penelitian kita,” ujar Siti. Dalam presentasinya Sigit Asmara Santa juga menunjukkan posisi jumlah publikasi internasional Universitas Brawijaya yang tercatat dalam Scopus per 26 Juni 2012 berjumlah 303 judul dari 12.475 judul yang berasal dari Indonesia.

Yudi Agustono dan Siti secara bersama menekankan perlunya para peneliti perguruan tinggi untuk lebih banyak berkarya dengan menerbitkan publikasi internasional, dan telah tersedia insentif-insentif khusus pagi para peneliti yang menghasilkan publikasi internasional.
  
Sementara itu berbagai pertanyaan dan diskusi terkait dengan program insentif Riset SINas terutama terkait dengan konsorsium riset, batasan dana, perlunya track record peneliti, dan bagaimana ilmu-ilmu sosial dapat ikut serta dalam pengajuan proposal insentif. 

Hasil diskusi menyimpulkan bahwa pemetaan hasil dan dampak penelitian perguruan tinggi masih perlu diskusi dan penjelasan lebih lanjut dan tidak cukup dipahami hanya melalui penjelasan yang tertuang dalam buku kuesioner. Berbagai pengertian dan penyelasan lebih rinci masih perlu disampaikan kepada responden universitas mengingat diasumsikan LP/LPPM dapat mewakili dan menggalang data dan informasi segala kegiatan penelitian di perguruan tinggi. (sas/ad3-dep-1/ humasristek)



Jumat 23 Januari 2015
Peluncuran Gerakan Bugar dengan Jamu
Senin 19 Januari 2015
Penandatanganan Nota Kesepahaman Penegerian Universitas Andi Djemma
Sabtu 17 Januari 2015
Kunjungan Menristekdikti ke Politeknik Negeri Jember
Sabtu 17 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
Sabtu 17 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Universitas Jember
Jumat 16 Januari 2015
Menristekdikti Terima Audiensi Walikota Tangsel tentang Penyelenggaraan TGIF 2016
Kamis 15 Januari 2015
Menristekdikti Luncurkan SNMPTN 2015
Rabu 14 Januari 2015
Menristekdikti Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua dan Wakil Ketua MK
Jumat 09 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Lembaga Biologi Molekuler Eijkman
Kamis 08 Januari 2015
Mendorong Perguruan Tinggi Dalam Rangka Menghadapi MEA
[ Berita lainnya ]