Ristek Headline |
Kamis 02 Juli 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 30 Juni 2015
Pelantikan Dirjen Kemenristekdikti

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

surat

Ristek TV

RUP
INFO IPTEK
Rabu 27 Juni 2012
BPPT Rancang Prototipe Alat Pembaca e-KTP
Print PDF Facebook Twitter Email

Masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat melakukan transaksi perbankan atau transaksi kegiatan lainnya yang membutuhkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) lama seiring berjalannya program e-KTP.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil membuat prototipe atau disain alat pembaca e-KTP kompak (Compact e-KTP Reader).

Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hammam Riza mengatakan dalam rangka mempersiapkan fase pemanfaatan e-KTP, alat pembaca e-KTP kompak ini sebagai perangkat yang sangat dibutuhkan oleh institusi seperti perbankan untuk membaca data dan verifikasi sidik jari pemegang e-KTP.

"Ketika alat ini sudah digunakan, tidak perlu lagi memberi fotokopi KTP lama seperti sekarang saat bertransaksi di bank," katanya di sela peluncuran Information Communication and Technology Outlook di Jakarta, Rabu (27/6).

Hammam menambahkan, BPPT akan menyusun rekomendasi pemanfaatan e-KTP kepada Kementerian Dalam Negeri tentang standar dan spesifikasi compact e-KTP reader.

Terkait upaya produksi massal alat ini, Hammam menyatakan sudah ada perusahaan yang tertarik memproduksinya. BPPT pun siap menyediakan fasilitas uji di laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT di Puspitek Serpong.

"Diharapkan prototipe alat ini bisa diproduksi oleh industri nasional, kita ingin potensi local content mencapai 60 persen untuk pembuatan alat ini. Karena di e-KTP banyak teknologi yang kita datangkan dari luar. Padahal kita mampu untuk mengembangkannya," jelasnya.

Seiring adanya rencananya produksi massal, BPPT masih perlu menyempurnakan unsur pembaca biometrik dari alat ini.

Kepala Program Penelitian dan Perekayasa e-KTP Gembong S Wibowanto mengungkapkan aplikasi yang dikembangkan bisa membaca e-KTP secara mandiri tanpa dihubungkan ke desktop data atau sejenisnya.

"Market penggunanya bisa bank, rumah sakit atau kepolisian. Ketika sudah diproduksi massal harganya terjangkau dan kemungkinan lebih murah dari alat pembaca harga di supermaket," ucapnya. (suarapembaruan.com/ humasristek)



Kamis 18 Juni 2015
Isi Daya Baterai Gratis, Why Not?
Kamis 18 Juni 2015
Heat Exchanger, Kurangi Biaya Listrik Kapal
Rabu 17 Juni 2015
Cangkang Telur Jadi Pupuk Kaya Kalsium
Rabu 17 Juni 2015
Turbin Helical, Efisienkan PLTA Indonesia
Selasa 09 Juni 2015
UI Raih 18 Penghargaan di ON MIPA-PT 2015
Senin 08 Juni 2015
Batavia Team Universitas Negeri Jakarta yang telah mendapat peringkat ke-3 dalam Shell Eco Marathon Asia 2015
Senin 04 Mei 2015
Juarai Lomba Discovery dengan SIM Barang Hilang
Jumat 01 Mei 2015
Aris Muda Lubis Raih Perak di Lomba Pemecahan Masalah Analisis dan Geometri FMIPA ITB
Senin 20 April 2015
Mahasiswa UGM Raih Penghargaan Internasional Kompetisi UNESCO 2015
Rabu 11 Maret 2015
Mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak Juara Event Mobil Hemat Energi
[ Berita lainnya ]