Ristek Headline |
Jumat 24 Mei 2013
 
 
Iptek Voice
Kamis 16 Mei 2013
Kebijakan Iptek Dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional
http://www.ristek.go.id/file/voice/2013/05/kebijakan-iptek-dalam-mendukung-ketahanan-energi-nasional.mp3
kategori : Energi
Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS dan Dr. Idwan Suhardi
Galeri Foto

Kamis 23 Mei 2013
Strategi Wujudkan Kebangkitan Sistem Pengukuran Nasional

FacebookTwitter

Intranet
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum
Majalah

RUP TA 2012


INFO IPTEK
Rabu 27 Juni 2012
BPPT Rancang Prototipe Alat Pembaca e-KTP
Print PDF Facebook Twitter Email

Masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat melakukan transaksi perbankan atau transaksi kegiatan lainnya yang membutuhkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) lama seiring berjalannya program e-KTP.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil membuat prototipe atau disain alat pembaca e-KTP kompak (Compact e-KTP Reader).

Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hammam Riza mengatakan dalam rangka mempersiapkan fase pemanfaatan e-KTP, alat pembaca e-KTP kompak ini sebagai perangkat yang sangat dibutuhkan oleh institusi seperti perbankan untuk membaca data dan verifikasi sidik jari pemegang e-KTP.

"Ketika alat ini sudah digunakan, tidak perlu lagi memberi fotokopi KTP lama seperti sekarang saat bertransaksi di bank," katanya di sela peluncuran Information Communication and Technology Outlook di Jakarta, Rabu (27/6).

Hammam menambahkan, BPPT akan menyusun rekomendasi pemanfaatan e-KTP kepada Kementerian Dalam Negeri tentang standar dan spesifikasi compact e-KTP reader.

Terkait upaya produksi massal alat ini, Hammam menyatakan sudah ada perusahaan yang tertarik memproduksinya. BPPT pun siap menyediakan fasilitas uji di laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT di Puspitek Serpong.

"Diharapkan prototipe alat ini bisa diproduksi oleh industri nasional, kita ingin potensi local content mencapai 60 persen untuk pembuatan alat ini. Karena di e-KTP banyak teknologi yang kita datangkan dari luar. Padahal kita mampu untuk mengembangkannya," jelasnya.

Seiring adanya rencananya produksi massal, BPPT masih perlu menyempurnakan unsur pembaca biometrik dari alat ini.

Kepala Program Penelitian dan Perekayasa e-KTP Gembong S Wibowanto mengungkapkan aplikasi yang dikembangkan bisa membaca e-KTP secara mandiri tanpa dihubungkan ke desktop data atau sejenisnya.

"Market penggunanya bisa bank, rumah sakit atau kepolisian. Ketika sudah diproduksi massal harganya terjangkau dan kemungkinan lebih murah dari alat pembaca harga di supermaket," ucapnya. (suarapembaruan.com/ humasristek)



Kamis 23 Mei 2013
Batang Sawit Bernilai Tinggi
Rabu 22 Mei 2013
Dengan Rp50 Ribu, Hemat BBM dari Air & Soda Kue
Selasa 21 Mei 2013
Mahasiswa UMY Kembangkan Alat Pendeteksi Pembuluh Darah Balita
Senin 20 Mei 2013
Linus Nara Pradhana, Penemu Kecil dengan Gagasan Besar
Jumat 17 Mei 2013
Boneka Edukasi Dengan Aroma Terapi
Kamis 16 Mei 2013
Sepatu Anti-kekerasan Seksual Buatan Putra Kopral Kepala
Rabu 15 Mei 2013
Mahasiswa FT Unnes Rancang Rusun Ramah Lingkungan
Selasa 14 Mei 2013
Kripik Kemangi Karya Mahasiswa D3 UNY Kampus Wates
Senin 13 Mei 2013
Takoyaki Jantung Pisang Mahasiswa FPUB
Jumat 10 Mei 2013
Fusarium Oxysporum, Pengurai Minyak Tahan Salinitas
[ Berita lainnya ]