Ristek Headline |
Monday, April 21, 2014
 
 
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Friday, April 11, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
INFO IPTEK
Wednesday, June 27, 2012
BPPT Rancang Prototipe Alat Pembaca e-KTP
Print PDF Facebook Twitter Email

Masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat melakukan transaksi perbankan atau transaksi kegiatan lainnya yang membutuhkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) lama seiring berjalannya program e-KTP.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berhasil membuat prototipe atau disain alat pembaca e-KTP kompak (Compact e-KTP Reader).

Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Hammam Riza mengatakan dalam rangka mempersiapkan fase pemanfaatan e-KTP, alat pembaca e-KTP kompak ini sebagai perangkat yang sangat dibutuhkan oleh institusi seperti perbankan untuk membaca data dan verifikasi sidik jari pemegang e-KTP.

"Ketika alat ini sudah digunakan, tidak perlu lagi memberi fotokopi KTP lama seperti sekarang saat bertransaksi di bank," katanya di sela peluncuran Information Communication and Technology Outlook di Jakarta, Rabu (27/6).

Hammam menambahkan, BPPT akan menyusun rekomendasi pemanfaatan e-KTP kepada Kementerian Dalam Negeri tentang standar dan spesifikasi compact e-KTP reader.

Terkait upaya produksi massal alat ini, Hammam menyatakan sudah ada perusahaan yang tertarik memproduksinya. BPPT pun siap menyediakan fasilitas uji di laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi BPPT di Puspitek Serpong.

"Diharapkan prototipe alat ini bisa diproduksi oleh industri nasional, kita ingin potensi local content mencapai 60 persen untuk pembuatan alat ini. Karena di e-KTP banyak teknologi yang kita datangkan dari luar. Padahal kita mampu untuk mengembangkannya," jelasnya.

Seiring adanya rencananya produksi massal, BPPT masih perlu menyempurnakan unsur pembaca biometrik dari alat ini.

Kepala Program Penelitian dan Perekayasa e-KTP Gembong S Wibowanto mengungkapkan aplikasi yang dikembangkan bisa membaca e-KTP secara mandiri tanpa dihubungkan ke desktop data atau sejenisnya.

"Market penggunanya bisa bank, rumah sakit atau kepolisian. Ketika sudah diproduksi massal harganya terjangkau dan kemungkinan lebih murah dari alat pembaca harga di supermaket," ucapnya. (suarapembaruan.com/ humasristek)



Thursday, April 17, 2014
Vicko, Ciptakan Peluru Frangible yang Berbahaya
Wednesday, April 16, 2014
UGM Kembangkan Susu Kedelai Fermentasi untuk Balita Penderita Gizi Buruk
Tuesday, April 15, 2014
Hari Ini, Gerhana Bulan 'Merah Darah' Tampak di Indonesia
Monday, April 14, 2014
Robot Gedek Pengering Gabah
Friday, April 11, 2014
UNY Kembangkan Formula Hybrid Pertama Di Indonesia
Thursday, April 10, 2014
Cara Penjahat Siber Bobol ATM Windows XP
Tuesday, April 8, 2014
Peneliti UGM Kembangkan Teknologi Menaikkan Air dengan Air
Monday, April 7, 2014
Mikroba ‘Google’ Alumni UNSOED Menyulap Padang Pasir Jadi Lahan Pertanian
Friday, April 4, 2014
Dosen IBI Darmajaya CCTV Cerdas, Mampu Mengenali Wajah Dan Identitas Objek
Thursday, April 3, 2014
Kotak Pendingin Ikan Mahasiswa Pontianak Mampu Segarkan Ikan Hingga 16 Jam
[ Berita lainnya ]