Ristek Headline |
Thursday, April 24, 2014
 
 
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, April 22, 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Thursday, June 21, 2012
Iptek Voice : Konsorsium Lahan Sub Optimal
Print PDF Facebook Twitter Email

Konsorsium Inovasi Lahan Sub Optimal (LSO) telah terbentuk sejak 2011. Tujuan dibentuknya yaitu untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pertanian, khususnya yang terkait dengan pemanfaatan lahan sub optimal.  Lahan sub optimal atau lahan marginal/ lahan tidak subur berpotensi untuk dioptimalkan. Secara nasional lahannya sangat luas termasuk didalamnya lahan rawa dan lahan kering. Untuk lahan rawa saja sekitar 33,4 juta hektar mulai dari Sumatera, Kalimantan, sulawesi dan daerah Papua. Lahan sub optimal ini bisa dimanfaatkan dengan berbagai stakeholder dan kolaborasi antar lembaga.

Tim Kementerian Pertanian sudah menentukan sebagian daerah dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan ada beberapa komoditi yang sesuai ditanam di lahan sub optimal.  Ada berbagai aspek yang menjadi bahan pertimbangan dalam memanfaatkan lahan sub optimal ini diantaranya seperti masalah kepemilikan/ legal aspek, sumber daya manusia, apakah siap mengelola dan mengolah lahan, peralatan/infrastruktur, baik itu aksesbilitas maupun pengairan/irigasi.

“Oleh karena itu perlu secara paralel ada lembaga yang terkait terlibat untuk itu,” kata Staf Ahli Bidang Pangan dan Pertanian Kemenristek, Masrizal pada siaran IptekVoice, 21 Juni 2012.

Dalam konsorsium LSO, dikatakan Masrizal, Kemenristek berperan dalam penerapan teknologinya. Konsorsium LSO menyiapkan teknologi yang sesuai dengan lahan tersebut. Selain itu, konsorsium sudah membuat roadmap riset pemanfaatan lahan mulai dari hulu seperti tanaman apa yang sesuai secara genetik untuk lahan rawa, kering, dan sebagainya. Padi misalnya, harus disesuaikan varietasnya untuk lahan rawa itu jenisnya apa. Ada juga varietas untuk lahan kering misalkan kedelai yang tahan terhadap kemasaman pH rendah. Riset-riset ini diarahkan pada spesifikasi sesuai dengan kebutuhan lahan tersebut. Peran konsorsium inilah yang mensinergikan kegiatan riset yang ada. Pengolahan lahan, pupuk, pemuliaan mencari varietas unggul yang sesuai, pengelolaan air, kelembagaan, integrasi tanaman dan ternak untuk lahan kering, dsb.

“Kita memberi masukan hasil dari konsorsium untuk diberikan kepada pemerintah daerah dan kementerian lain yang terkait, dimasukkan apa yang kita perlukan bahwa teknologi sudah siap,” kata Masrizal.

Untuk lahan suboptimal teknologi pun disesuaikan apakah sesuai dengan lahan sub optimal, karena teknologi yang tidak efisien tidak akan bermanfaat bagi masyarakat dan tidak bisa meningkatkan penghasilan para petani. Masrizal mengatakan, teknologi untuk lahan sub optimal sebenarnya sudah ada tinggal didiseminasikan dan menambah riset-riset yang lebih spesifik.

“Konsorsium ini sudah membuat semacam roadmap yang mengarah tentu pada kesejahteraan masyarakat. Dalam jangka beberapa tahun ini kita mau melakukan riset bersama. Riset di masing-masing lembaga disesuaikan dengan kebutuhan apa ditiap daerah dan lahan,” tambah Masrizal.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Tuesday, April 22, 2014
Menristek Kunjungi LPA Lapan Kototabang
Tuesday, April 22, 2014
PP-IPTEK Rayakan Ke-23 Tahun Eksistensinya Dalam Pembudayaan Iptek
Tuesday, April 22, 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK
Tuesday, April 22, 2014
Sosialisasi Kode Etik Penelitian di Universitas Jember
Tuesday, April 22, 2014
Free Access Jurnal Ilmiah Internasional bagi LPNK-RISTEK
Monday, April 21, 2014
Peningkatan Kapasitas SDM Iptek Melalui Program Jenesys 2.0
Wednesday, April 16, 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Wednesday, April 16, 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Monday, April 14, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Tuesday, April 8, 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
[ Berita lainnya ]