Ristek Headline |
Senin 24 November 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 18 November 2014
Kongres ke-2 AFEBI di Universitas Malikulsalleh, Leuksmauwe Aceh

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 21 Juni 2012
Iptek Voice : Konsorsium Lahan Sub Optimal
Print PDF Facebook Twitter Email

Konsorsium Inovasi Lahan Sub Optimal (LSO) telah terbentuk sejak 2011. Tujuan dibentuknya yaitu untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pertanian, khususnya yang terkait dengan pemanfaatan lahan sub optimal.  Lahan sub optimal atau lahan marginal/ lahan tidak subur berpotensi untuk dioptimalkan. Secara nasional lahannya sangat luas termasuk didalamnya lahan rawa dan lahan kering. Untuk lahan rawa saja sekitar 33,4 juta hektar mulai dari Sumatera, Kalimantan, sulawesi dan daerah Papua. Lahan sub optimal ini bisa dimanfaatkan dengan berbagai stakeholder dan kolaborasi antar lembaga.

Tim Kementerian Pertanian sudah menentukan sebagian daerah dimanfaatkan untuk lahan pertanian dan ada beberapa komoditi yang sesuai ditanam di lahan sub optimal.  Ada berbagai aspek yang menjadi bahan pertimbangan dalam memanfaatkan lahan sub optimal ini diantaranya seperti masalah kepemilikan/ legal aspek, sumber daya manusia, apakah siap mengelola dan mengolah lahan, peralatan/infrastruktur, baik itu aksesbilitas maupun pengairan/irigasi.

“Oleh karena itu perlu secara paralel ada lembaga yang terkait terlibat untuk itu,” kata Staf Ahli Bidang Pangan dan Pertanian Kemenristek, Masrizal pada siaran IptekVoice, 21 Juni 2012.

Dalam konsorsium LSO, dikatakan Masrizal, Kemenristek berperan dalam penerapan teknologinya. Konsorsium LSO menyiapkan teknologi yang sesuai dengan lahan tersebut. Selain itu, konsorsium sudah membuat roadmap riset pemanfaatan lahan mulai dari hulu seperti tanaman apa yang sesuai secara genetik untuk lahan rawa, kering, dan sebagainya. Padi misalnya, harus disesuaikan varietasnya untuk lahan rawa itu jenisnya apa. Ada juga varietas untuk lahan kering misalkan kedelai yang tahan terhadap kemasaman pH rendah. Riset-riset ini diarahkan pada spesifikasi sesuai dengan kebutuhan lahan tersebut. Peran konsorsium inilah yang mensinergikan kegiatan riset yang ada. Pengolahan lahan, pupuk, pemuliaan mencari varietas unggul yang sesuai, pengelolaan air, kelembagaan, integrasi tanaman dan ternak untuk lahan kering, dsb.

“Kita memberi masukan hasil dari konsorsium untuk diberikan kepada pemerintah daerah dan kementerian lain yang terkait, dimasukkan apa yang kita perlukan bahwa teknologi sudah siap,” kata Masrizal.

Untuk lahan suboptimal teknologi pun disesuaikan apakah sesuai dengan lahan sub optimal, karena teknologi yang tidak efisien tidak akan bermanfaat bagi masyarakat dan tidak bisa meningkatkan penghasilan para petani. Masrizal mengatakan, teknologi untuk lahan sub optimal sebenarnya sudah ada tinggal didiseminasikan dan menambah riset-riset yang lebih spesifik.

“Konsorsium ini sudah membuat semacam roadmap yang mengarah tentu pada kesejahteraan masyarakat. Dalam jangka beberapa tahun ini kita mau melakukan riset bersama. Riset di masing-masing lembaga disesuaikan dengan kebutuhan apa ditiap daerah dan lahan,” tambah Masrizal.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)



Selasa 18 November 2014
Kongres ke-2 Asosiasi Fakultas Ekonomi Bisnis Indonesia (AFEBI)
Jumat 14 November 2014
Hari Nusantara, Menristekdikti Lepas Kapal Riset Baruna Jaya VIII
Jumat 14 November 2014
SNI Award, Indonesia Siap Memenangkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015
Kamis 13 November 2014
Indonesia Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi ASEAN
Kamis 13 November 2014
Konsistensi Layanan Sesuai Standar ISO 9001:2008 di Pusat Peragaan Iptek
Rabu 12 November 2014
E-Voting dan E-Government, Inovasi dalam Dialog Nasional Pelayanan Publik Berbasis Elektronik
Selasa 11 November 2014
Menristekdikti Kunjungi Bapeten
Selasa 11 November 2014
Ministry of Research, Technology and Higher Education Received a Courtesy Call of The Germany Ambassador
Senin 10 November 2014
Menristekdikti Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan
Kamis 06 November 2014
Tiga Tahun Standarisasi Pelayanan LPSE melalui ISO 9001:2008
[ Berita lainnya ]