Ristek Headline |
Senin 21 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
INFO IPTEK
Jumat 01 Juni 2012
Sepeda untuk Produksi Listrik
Print PDF Facebook Twitter Email

Warga kota kini cenderung berolahraga dalam ruang. Biasanya mereka menggunakan treadmill atau sepeda statis. Energi yang dihasilkan lewat kayuhan sepeda statis ternyata dapat dimanfaatkan untuk produksi listrik. Sulaeman Budi Sunarto dari Karanganyar, Jawa Tengah, merancang sepeda untuk itu.

Hal ini tidak mahal. Sepeda dirancang agar ban belakang bisa memutar kumparan alternator atau dinamo amper mobil bekas yang didapat di pasar loak,” kata Budi (49), ketika ditemui di Desa Doplang, Karangpandan, Karanganyar, pertengahan Mei.

Budi merupakan inovator perseorangan. Tahun 1998, ia mendirikan Koperasi Serba Usaha Agro Makmur di Doplang. Orientasinya, untuk membangun kemandirian energi di pedesaan. Rintisan awal dengan membuat bahan bakar bioetanol dari singkong. Kemudian dikembangkan bioetanol dari berbagai limbah pertanian dengan proses fermentasi.

Berbagai penghargaan dari pemerintah atas rintisan energi terbarukan di pedesaan pernah diperolehnya. Yang terbaru, Budi menggunakan sepeda untuk memproduksi energi listrik murah dan ramah lingkungan.

Budi memanfaatkan barang bekas, seperti alternator.

Alternator adalah peralatan elektromekanik untuk mobil. Alat ini mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Energi mekanik diperoleh dari putaran mesin yang dihasilkan dari proses pembakaran. Pasokan listrik kemudian ditampung ke dalam aki atau baterai.

Alternator bekerja pada saat mesin hidup. Ini memasok listrik ke aki agar siap pakai, sama halnya dengan generator sebagai pembangkit listrik. Namun, ada beberapa perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan generator.

Alternator memiliki kumparan medan diam, sedangkan generator dengan kumparan medan berputar. Produksi arus listrik pada alternator menggunakan diode penyearah yang dapat menghasilkan daya lebih besar. Pada generator menggunakan komutator untuk memproduksi arus listrik.

Umumnya, setiap mobil memakai peralatan alternator ini. Industri mobil mulai menggunakan sejak tahun 1967.

Mudah dan murah

Penggunaan alternator bermacam-macam. Masyarakat awam kerap menyebutnya sebagai dinamo. Misalnya, dinamo untuk penggerak wiper (pembersih kaca), dinamo motor washer (penyemprot air untuk mencuci kaca), dinamo starter, dan dinamo paling besar untuk memenuhi kebutuhan listrik mobil secara keseluruhan mobil.

Dinamo (alternator) memiliki usia optimum pemakaian di mobil sehingga tidak sulit untuk menemukan alternator bekas. ”Harga alternator bekas yang masih bisa digunakan sekitar Rp 300.000,” kata Budi.

Budi menunjukkan pemasangan dua alternator pada rancangan sepedanya. Rancangannya sederhana. Roda belakang dibuat menggantung. Putaran ban belakang akan menggesek dan memutar pipa silinder sebagai penggerak gerigi. Putaran gerigi dihubungkan pada kumparan pembangkit (stator). Kemudian dihasilkan listrik untuk ditampung ke dalam aki.

Budi mengatakan, sebenarnya alternator perlu ditambah sehingga menjadi empat agar lebih optimal dalam memproduksi listrik. Masing-masing aki dirancang dengan kapasitas 12 volt. Listrik yang diproduksi cukup untuk lampu rendah daya.

Budi menunjukkan, beberapa lampu LED dengan daya listrik bisa disetel 1-3 watt. Ketika disetel optimum 3 watt, sinar lampunya tidak kalah terang dengan lampu tabung.

Bebas listrik PLN

Budi mengatakan, sepeda untuk memproduksi listrik di rumah menjadi bagian dari obsesi rumah bebas dari listrik PLN. Budi menggantikan listrik PLN dengan listrik yang dihasilkan dengan sumber energi terbarukan. Tetapi, hal itu tidak bisa semata-mata mengandalkan sepeda kayuh yang kapasitas listriknya masih terbatas.

”Kebutuhan listrik lain dipenuhi dengan panel surya dan generator berbahan bakar bioetanol dan biogas,” kata Budi.

Ia menggunakan dua panel surya berkapasitas 50 watt peak dan satu panel surya 10 watt peak. Selain itu, ada juga beberapa generator berkapasitas lebih dari 1.000 watt dengan bahan bakar bioetanol dan biogas buatan sendiri.

Bioetanol dimanfaatkan Budi untuk pengganti premium kendaraan. Bioetanolnya berkadar rendah, 80 persen, dengan modifikasi kendaraan pada karburatornya. Inovasi bahan bakar untuk kendaraan roda dua juga diterapkan Budi dengan bahan bakar elpiji.

”Satu tabung elpiji kecil dengan kapasitas 3 kilogram mampu menjalankan sepeda motor sampai 600 kilometer,” kata Budi.

Kondisi masyarakat pedesaan yang terisolasi dan tidak mendapatkan listrik dari PLN masih banyak. Budi berpendapat, kemandirian dengan energi murah dan bisa diproduksi sendiri oleh masyarakat menjadi salah satu kunci dalam pembangunan.

”Kemandirian energi bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai masyarakat,” kata Budi. Bahan baku untuk mewujudkan listrik dengan energi terbarukan di Indonesia tergolong berlimpah.

Sepeda kayuh statis penghasil listrik hasil rancangan Budi menjadi contoh. Sepeda itu tak sekadar menyediakan energi listrik, tetapi juga memberikan kesehatan dan vitalitas bagi penggunanya. (Kompas, 1 Juni 2012/ humasristek)



Kamis 17 April 2014
Vicko, Ciptakan Peluru Frangible yang Berbahaya
Rabu 16 April 2014
UGM Kembangkan Susu Kedelai Fermentasi untuk Balita Penderita Gizi Buruk
Selasa 15 April 2014
Hari Ini, Gerhana Bulan 'Merah Darah' Tampak di Indonesia
Senin 14 April 2014
Robot Gedek Pengering Gabah
Jumat 11 April 2014
UNY Kembangkan Formula Hybrid Pertama Di Indonesia
Kamis 10 April 2014
Cara Penjahat Siber Bobol ATM Windows XP
Selasa 08 April 2014
Peneliti UGM Kembangkan Teknologi Menaikkan Air dengan Air
Senin 07 April 2014
Mikroba ‘Google’ Alumni UNSOED Menyulap Padang Pasir Jadi Lahan Pertanian
Jumat 04 April 2014
Dosen IBI Darmajaya CCTV Cerdas, Mampu Mengenali Wajah Dan Identitas Objek
Kamis 03 April 2014
Kotak Pendingin Ikan Mahasiswa Pontianak Mampu Segarkan Ikan Hingga 16 Jam
[ Berita lainnya ]