Ristek Headline |
Senin 30 Maret 2015
 
 

Ristek TV

open bidding es1

Hasil Seleksi CPNS 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Sabtu 21 Maret 2015
Kemenristekdikti Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 12 April 2012
Kemenristek Dukung Kawasan Teknopolitan di Pelalawan Koridor Ekonomi Sumatera
Print PDF Facebook Twitter Email

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2010-2025 menetapkan strategis pelaksanaan MP3EI dengan mengintergrasikan 3 (tiga) hal elemen utama yaitu pertama, mengembangkan potensi ekonomi wilayah di enam koridor Ekonomi Indonesia yaitu salah satunya Koridor Ekonomi Sumatera; kedua, memperkuat konektivitas nasional yang terintegrasi secara lokal dan terhubung secara global; ketiga, memperkuat kemampuan SDM dan Iptek nasional untuk mendukung pengembangan program utama di setiap koridor ekonomi.

 

Oleh karena itu, pengembangan koridor ekonomi MP3EI harus diiringi dengan penguatan klaster inovasi sebagai centre of excellence dalam rangka mendukung peningkatan kemampuan berinovasi untuk meningkatkan daya saing. Pengembangan centre of excellence tersebut diharapkan terintegrasi kuat dengan klaster-klaster unggulan.

 

Kabupaten Pelalawan yang termasuk dalam Koridor Ekonomi Sumatera telah menetapkan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) sebagai tema penting dalam pengembangan daerahnya yang mendukung pengembangan kawasan teknopolitan industri sawit. Kelapa Sawit merupakan kegiatan ekonomi utama di Koridor Sumatera.

 

Kabupaten Pelalawan telah melakukan lompatan pola pikir dengan menggagas pembangunan teknopolitan untuk mendukung berkembangnya potensi kelapa sawit yang dimiliki daerah menjadi komoditas yang memiliki  nilai tambah lebih. Tujuan pembangunan teknopolitan ini adalah sebagai kota baru dan pusat pengembangan ekonomi baru di koridor sumatera.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mendukung pencanangan kawasan teknopolitan di Kabupaten Pelalawan.

 

Menegristek, Gusti Muhammad Hatta menilai, pembangunan teknopolitan di Pelalawan harus mengedepankan intervensi teknologi untuk kesuksesannya. Pencanangan kawasan itu, lanjutnya adalah sebuah lompatan besar karena Indonesia masih terus mengandalkan sumber daya komparatif karena kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah.

 

Menegristek sangat mendukung program teknopolitan pelalawan. Menurutnya, diharapkan dari berbagai produksi hasil industri hilir kelapa sawit teknopolitan di Kabupaten Pelalawan ini dapat berkembang menjadi baik dan berkualitas.

 

“Kami sangat mendukung dan mengawal dengan program teknopolitan ini, diharapkan, daerah teknopolitan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pelalawan” tutur Gusti Muhammad Hatta, di Gedung Daerah Laksmana Mangkudiraja, Kabupaten Pelalawan pada, 10 April 2012 dalam “Workshop dan FGD Penguatan Sistem Inovasi Untuk Mendukung Industri Kelapa Sawit Dalam Rangka Implementasi Koridor Ekonomi Sumatera”.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa yang juga hadir dalam kegiatan tersebut memuji gagasan teknopolitan industri hilir kelapa sawit karena bisa mempercepat  realisasi MP3EI 2010 – 2025. Karena itu, kawasan teknopolitan harus berbasis inovasi dan kolaborasi dari semua kepentingan. 

 

Menurut Hatta Rajasa, pembangunan kawasan teknopolitan industri hilir sawit sangat tepat untuk mendatangkan nilai tambah bagi komoditas.

 

Dengan hal tersebut Kabupaten Pelalawan telah ditunjuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai salah satu kawasan industri hilir kelapa sawit wilayah sumatera. Untuk mensukseskan program tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa; Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menandatangani prasasti Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Gedung Daerah Laksanama Mangkudiraja. (md/humasristek)



Senin 23 Maret 2015
Menristekdikti Resmikan Pembangunan Science Technopark di Kabupaten Kaur
Sabtu 21 Maret 2015
Kemenristekdikti Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Jumat 20 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Pembukaan 9th Agrinex Expo 2015
Sabtu 14 Maret 2015
Menristekdikti Panen Benih Padi Sidenuk
Rabu 11 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Dies Natalis UNS ke-39
Selasa 10 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Serah Terima Gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRCP) di Univeristas Indonesia
Sabtu 07 Maret 2015
Kerjasama Kemenristekdikti dengan Polres Madiun Kota
Jumat 06 Maret 2015
Prospek Pegembangan Perguruan Tinggi di Kopertis Wilayah X
Jumat 06 Maret 2015
Menrsitekdikti Letakkan Batu Pertama Unversitas Negeri Padang
Kamis 05 Maret 2015
Menristekdikti Lantik Rektor Perguruan Tinggi dan Direktur Politeknik
[ Berita lainnya ]