Ristek Headline |
Thursday, October 23, 2014
 
 

IQE

Seleksi Calon Kepala LIPI
CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Thursday, April 12, 2012
Kemenristek Dukung Kawasan Teknopolitan di Pelalawan Koridor Ekonomi Sumatera
Print PDF Facebook Twitter Email

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2010-2025 menetapkan strategis pelaksanaan MP3EI dengan mengintergrasikan 3 (tiga) hal elemen utama yaitu pertama, mengembangkan potensi ekonomi wilayah di enam koridor Ekonomi Indonesia yaitu salah satunya Koridor Ekonomi Sumatera; kedua, memperkuat konektivitas nasional yang terintegrasi secara lokal dan terhubung secara global; ketiga, memperkuat kemampuan SDM dan Iptek nasional untuk mendukung pengembangan program utama di setiap koridor ekonomi.

 

Oleh karena itu, pengembangan koridor ekonomi MP3EI harus diiringi dengan penguatan klaster inovasi sebagai centre of excellence dalam rangka mendukung peningkatan kemampuan berinovasi untuk meningkatkan daya saing. Pengembangan centre of excellence tersebut diharapkan terintegrasi kuat dengan klaster-klaster unggulan.

 

Kabupaten Pelalawan yang termasuk dalam Koridor Ekonomi Sumatera telah menetapkan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) sebagai tema penting dalam pengembangan daerahnya yang mendukung pengembangan kawasan teknopolitan industri sawit. Kelapa Sawit merupakan kegiatan ekonomi utama di Koridor Sumatera.

 

Kabupaten Pelalawan telah melakukan lompatan pola pikir dengan menggagas pembangunan teknopolitan untuk mendukung berkembangnya potensi kelapa sawit yang dimiliki daerah menjadi komoditas yang memiliki  nilai tambah lebih. Tujuan pembangunan teknopolitan ini adalah sebagai kota baru dan pusat pengembangan ekonomi baru di koridor sumatera.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mendukung pencanangan kawasan teknopolitan di Kabupaten Pelalawan.

 

Menegristek, Gusti Muhammad Hatta menilai, pembangunan teknopolitan di Pelalawan harus mengedepankan intervensi teknologi untuk kesuksesannya. Pencanangan kawasan itu, lanjutnya adalah sebuah lompatan besar karena Indonesia masih terus mengandalkan sumber daya komparatif karena kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah.

 

Menegristek sangat mendukung program teknopolitan pelalawan. Menurutnya, diharapkan dari berbagai produksi hasil industri hilir kelapa sawit teknopolitan di Kabupaten Pelalawan ini dapat berkembang menjadi baik dan berkualitas.

 

“Kami sangat mendukung dan mengawal dengan program teknopolitan ini, diharapkan, daerah teknopolitan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pelalawan” tutur Gusti Muhammad Hatta, di Gedung Daerah Laksmana Mangkudiraja, Kabupaten Pelalawan pada, 10 April 2012 dalam “Workshop dan FGD Penguatan Sistem Inovasi Untuk Mendukung Industri Kelapa Sawit Dalam Rangka Implementasi Koridor Ekonomi Sumatera”.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa yang juga hadir dalam kegiatan tersebut memuji gagasan teknopolitan industri hilir kelapa sawit karena bisa mempercepat  realisasi MP3EI 2010 – 2025. Karena itu, kawasan teknopolitan harus berbasis inovasi dan kolaborasi dari semua kepentingan. 

 

Menurut Hatta Rajasa, pembangunan kawasan teknopolitan industri hilir sawit sangat tepat untuk mendatangkan nilai tambah bagi komoditas.

 

Dengan hal tersebut Kabupaten Pelalawan telah ditunjuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai salah satu kawasan industri hilir kelapa sawit wilayah sumatera. Untuk mensukseskan program tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa; Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menandatangani prasasti Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Gedung Daerah Laksanama Mangkudiraja. (md/humasristek)



Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman
Friday, September 5, 2014
Menristek Hadiri Acara MP3EI
Wednesday, September 3, 2014
Soft Launching Belitung Timur Taman Pintar
Monday, September 1, 2014
Pengembangan dan Peningkatan Sistem Informasi Iptek Nasioal (SIIN) dan SDM
Friday, August 29, 2014
Kemenristek Dorong Pembentukan Sub Forum Bidang Fokus Energi dan Air di Jawa Barat
Friday, August 29, 2014
Kunjungan Bupati Purbalingga dalam Rangka Perintisan Pengembangan Science Center di Purbalingga
Thursday, August 28, 2014
Membangun Kolaborasi Riset Industri, Universitas dan Pemerintah yang Tepat
Wednesday, August 27, 2014
8 Fraksi DPR RI Setujui RUU Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Monday, August 25, 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
[ Berita lainnya ]