Ristek Headline |
Thursday, April 17, 2014
 
 
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Friday, April 11, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Thursday, April 12, 2012
Kemenristek Dukung Kawasan Teknopolitan di Pelalawan Koridor Ekonomi Sumatera
Print PDF Facebook Twitter Email

Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2010-2025 menetapkan strategis pelaksanaan MP3EI dengan mengintergrasikan 3 (tiga) hal elemen utama yaitu pertama, mengembangkan potensi ekonomi wilayah di enam koridor Ekonomi Indonesia yaitu salah satunya Koridor Ekonomi Sumatera; kedua, memperkuat konektivitas nasional yang terintegrasi secara lokal dan terhubung secara global; ketiga, memperkuat kemampuan SDM dan Iptek nasional untuk mendukung pengembangan program utama di setiap koridor ekonomi.

 

Oleh karena itu, pengembangan koridor ekonomi MP3EI harus diiringi dengan penguatan klaster inovasi sebagai centre of excellence dalam rangka mendukung peningkatan kemampuan berinovasi untuk meningkatkan daya saing. Pengembangan centre of excellence tersebut diharapkan terintegrasi kuat dengan klaster-klaster unggulan.

 

Kabupaten Pelalawan yang termasuk dalam Koridor Ekonomi Sumatera telah menetapkan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) sebagai tema penting dalam pengembangan daerahnya yang mendukung pengembangan kawasan teknopolitan industri sawit. Kelapa Sawit merupakan kegiatan ekonomi utama di Koridor Sumatera.

 

Kabupaten Pelalawan telah melakukan lompatan pola pikir dengan menggagas pembangunan teknopolitan untuk mendukung berkembangnya potensi kelapa sawit yang dimiliki daerah menjadi komoditas yang memiliki  nilai tambah lebih. Tujuan pembangunan teknopolitan ini adalah sebagai kota baru dan pusat pengembangan ekonomi baru di koridor sumatera.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mendukung pencanangan kawasan teknopolitan di Kabupaten Pelalawan.

 

Menegristek, Gusti Muhammad Hatta menilai, pembangunan teknopolitan di Pelalawan harus mengedepankan intervensi teknologi untuk kesuksesannya. Pencanangan kawasan itu, lanjutnya adalah sebuah lompatan besar karena Indonesia masih terus mengandalkan sumber daya komparatif karena kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah.

 

Menegristek sangat mendukung program teknopolitan pelalawan. Menurutnya, diharapkan dari berbagai produksi hasil industri hilir kelapa sawit teknopolitan di Kabupaten Pelalawan ini dapat berkembang menjadi baik dan berkualitas.

 

“Kami sangat mendukung dan mengawal dengan program teknopolitan ini, diharapkan, daerah teknopolitan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pelalawan” tutur Gusti Muhammad Hatta, di Gedung Daerah Laksmana Mangkudiraja, Kabupaten Pelalawan pada, 10 April 2012 dalam “Workshop dan FGD Penguatan Sistem Inovasi Untuk Mendukung Industri Kelapa Sawit Dalam Rangka Implementasi Koridor Ekonomi Sumatera”.

 

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa yang juga hadir dalam kegiatan tersebut memuji gagasan teknopolitan industri hilir kelapa sawit karena bisa mempercepat  realisasi MP3EI 2010 – 2025. Karena itu, kawasan teknopolitan harus berbasis inovasi dan kolaborasi dari semua kepentingan. 

 

Menurut Hatta Rajasa, pembangunan kawasan teknopolitan industri hilir sawit sangat tepat untuk mendatangkan nilai tambah bagi komoditas.

 

Dengan hal tersebut Kabupaten Pelalawan telah ditunjuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai salah satu kawasan industri hilir kelapa sawit wilayah sumatera. Untuk mensukseskan program tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa; Menteri Negara Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta dan Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menandatangani prasasti Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Gedung Daerah Laksanama Mangkudiraja. (md/humasristek)



Wednesday, April 16, 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Wednesday, April 16, 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Monday, April 14, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Tuesday, April 8, 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Tuesday, April 8, 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Monday, April 7, 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Monday, April 7, 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Monday, April 7, 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Thursday, April 3, 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Thursday, April 3, 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
[ Berita lainnya ]