Ristek Headline |
Sabtu 01 November 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 17 Februari 2012
Persiapan Penerapan UU No. 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik
Print PDF Facebook Twitter Email

Pelayanan Publik atau pelayanan umum dapat diartikan sebagai bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah Pusat, Daerah, maupun BUMN dan BUMD, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berkenaan dengan telah diterbitkannya UU No. 25 Tahun 2009 dan dalam rangka mempersiapkan rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pelayanan Publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyelenggarakan "Sosialisasi UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pelaksanaannya" pada Rabu, 15 Pebruari 2012, bertempat di Ruang Rapat Sriwijaya Lt. II Kementerian PAN & RB, Jl. Jend. Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan.

Sosialisasi ini dimaksudkan sebagai media penyampaian informasi dalam melaksanakan undang-undang serta untuk mendapatkan masukan guna perbaikan kebijakan dalam rangka program peningkatan pelayanan publik sehingga kinerja pemerintahan dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu.

Sedangkan sasarannya adalah dipahaminya setiap ketentuan dalam UU Pelayanan Publik serta peraturan pelaksana lainnya untuk dapat diimplementasikan di setiap instansi pemerintah dalam rangka mendorong peningkatan kinerja pelayanan publik, ujar Wiharto, Deputi Bidang layanan Publik dalam laporannya.

Selanjutnya Menteri PAN dan RB, Azwar Abubakar dalam pembukaan acara mengatakan, "Setiap Kementerian/Lembaga/Pemerintah daerah agar segera melaksanakan perubahan organisasi dengan tujuan menciptakan organisasi yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme sehingga berkompeten untuk melayani masyarakat", ujarnya.

Perlunya perubahan pada tataran system set, cultural set, dan mind set pegawai, sehingga bukan hanya aspek administratif-prosedural, namun pada pola pikir, budaya dan cultural sehingga akan tercipta tata kelola pemerintahan yang baik dengan aparatur berintegritas tinggi, produktif, dan melayani secara prima dalam rangka meningkatan kepercayaan publik", pesan Menpan.

Pada sesi pembahasan, Erif Hilmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, menguraikan tentang integritas pelayanan publik berdasarkan UU 25 Tahun 2009, beliau menjelaskan tentang pelayanan publik yang dipengaruhi oleh kurangnya transparansi standar pelayanan, kurangnya profesionalisme pelaksana, peran atasan dan aparat pengawasan yang seharusnya lebih banyak mengunjungi pelayanan publik dan perilaku masyarakat sebagai pengguna layanan publik yang terbiasa memberikan imbalan, bersifat permisif dan menerima apa adanya, dan pandangannya terhadap aparat pemerintah dan pelayanan publik yang sangat buruk.

Berbagai kegiatan sebagai upaya untuk mencegah korupsi telah banyak dilakukan oleh KPK, maupun instansi lain. Namun keberhasilan upaya pencegahan korupsi tersebut dirasakan kurang optimal, salah satu sebabnya diduga karena upaya tersebut tidak dilakukan secara terpadu dan direncanakan dengan baik. Oleh karena itu perlunya Pembangunan Unit Kerja Zona Integritas (ZI) yang diharapkan dapat  menjadi model pencegahan korupsi yang lebih efektif, karena pada Unit Kerja ZI inilah dilakukan berbagai upaya pencegahan korupsi secara terpadu", papar Erif.

Dijelaskan pula mengenai 1) Zona Integritas (ZI) adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada suatu K/L/Pemda yang pimpinannya mempunyai niat (komitmen) mencegah terjadinya korupsi dan mempunyai program kegiatan pencegahan korupsi, penigkatan kualitas pelayanan publik, dan reformasi birokrasi di lingkungan kerja yang menjadi tanggungjawabnya, yang diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawainya; 2) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah sebutan atau predikat yang diberikan kepada unit kerja pada ZI yang mempunyai indeks integritas tertentu dari hasil survei integritas dan telah mampu memenuhi indikator lain yang ditetapkan; 3) Unit Kerja adalah unit kerja layanan masyarakat atau unit kerja non layanan masyarakat pada ZI yang mandiri, dalam arti mengelola anggaran (DIPA) sendiri", lanjutnya dalam akhir paparan.

Dikatakan oleh Petrus Beda Peduli, Anggota Ombudsman, mengenai hakekat UU 25 tahun 2009, "ada 4 hal yang harus dicermati yaitu: 1) pelayanan publik merupakan kewajiban negara untuk memenuhi hak dan kebutuhan rakyat (amanat UUD 1945); 2) mempertegas hak dan kewajiban sebagai perwujudan tanggung jawab negara; 3) perlindungan warga negara dari penyalahgunaan wewenang (maladministrasi); dan 4) perlunya peningkatan kualitas pelayanan publik dalam rangka tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)", ujar Petrus.

Hadir dalam acara sosialisasi ini para pejabat dan atau yang mewakili seluruh Kementerian  dan Lembaga terkait pelayanan publik beserta  jajarannya.(rch-ri/bhh/ humasristek)



Rabu 29 Oktober 2014
Kunjungan Menristekdikti ke LIPI
Selasa 28 Oktober 2014
Menristek Dikti Hadiri Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BPK
Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir
Selasa 28 Oktober 2014
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86
Jumat 24 Oktober 2014
Rapat Koordinasi tentang Implementasi Permenperin No. 69 Tahun 2014 dalam TKDN Pengembangan (R&D)
Selasa 21 Oktober 2014
Perpisahan Menristek : Kita Harus Bertransformasi Melakukan Perubahan
Senin 20 Oktober 2014
Seminar Nasional Teknologi Sistem Pemantauan dan Pengawasan Batubara di Indonesia
Kamis 16 Oktober 2014
Rapat Kerja PP-IPTEK 2014: Peran Strategis PP-IPTEK Dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing
Kamis 16 Oktober 2014
RISET-PRO Targetkan Cetak Doktor Handal
Kamis 16 Oktober 2014
Workshop Inkubasi Bisnis Teknologi
[ Berita lainnya ]