  Kegiatan Diseminasi Teknologi Spesifik Lokasi merupakan kegiatan penerapan atau perluasan teknologi dengan pola pendampingan dari daerah dan Teknologi yang digunakan sudah terbukti kehandalannya (proven technology) dan dapat diterapkan di lokasi sesuai kondisi daerah.
Tahun ini, Kementerian Ristek kembali mengembangkan program SPEKLOK untuk daerah salah satunya di Kabupaten Cilacap yang merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah. Beberapa hal yang akan menjadi fokus program Speklok di Cilacap antara lain adalah (1) kebutuhan teknologi pengolahan sabut kelapa untuk memenuhi permintaan pasar ekspor dari 2 kontainer menjadi 20 kontainer setahun – (2) kebutuhan teknologi produksi briket tempurung kelapa untuk memenuhi pasar 300 ton perbulan – (3) kebutuhan keahlian desain produk berbahan baku sabut kelapa agar berdaya saing di pasar.
Pengembangan UMKM di Cilacap berbasis kaster dengan mengembangkan SIDa. Para pelaku usaha di kabupaten Cilacap dikumpulkan menjadi klaster. Secara formal baru klaster sebutret (serabut karet) yang baru dibentuk. Tapi sebetulnya dilapangan, klaster pengolahan makanan hasil laut dan pertnaian juga sudah dilaksanakan pembinaannya.
Permasalahan di pengembangan serabut kelapa terpadu di Cilacap adalah adanya keinginan untuk mengembangkan potensi kelapa mulai dari kulit, batok, serabut, daging kelapa, dan air kelapanya agar semua dapat bermanfaat.
“Ini yang kami ingin, menjadikan klaster sebutret kelapa terpadu ini melalui Speklok,” kata Agus Tisngadi, Kasubid Pengembangan Dunia Usaha Industri dan Pariwisata, Bappeda Kabupaten Cilacap pada siaran Iptek Voice, 3 Juli 2012.
Produk unggulan di Cialcap selain kelapa, juga terdapat olahan hasil laut yang melimpah yang juga sedang dikembangkan yaitu industri kerupuk ikan tengiri. Potensi ini juga butuh sentuhan dari Kemenristek untuk pengembangannya baik kemasan maupun produknya sendiri.
Speklok di Cilacap diharapkan dapat menggairahkan masyarakat untuk melakukan inovasi dan membangun kebersamaan antara pencipta teknologi dan pengguna. Dalam hal ini Kemenrsitek bersama Bappeda bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut.
“Masyarakat Cilacap sangat antusias sekali. Kami jadi seperti banjir permohonan proposal dari para pelaku usaha. Kami pacu melalui APBD juga minggu lalu kami sudah melakukan pelatihan untu pengrajin tempurung kelapa,” kata Agus.
Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Senin sampai Jumat pukul 08.30-09.00 WIB di PRO 4, 92.8 FM .IPTEK VOICE "The Sound of Science". (bhh/aps/humasristek)
|