Ristek Headline |
Saturday, September 20, 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Wednesday, May 12, 2010
Arah Kebijakan Pengelolaan Senyawa Persistent Organic Pollutants (POPs) di Indonesia
Print PDF Facebook Twitter Email

Salah satu kelompok bahan kimia beracun yang mendapat perhatian dunia termasuk Indonesia adalah senyawa Persistent Organic Pollutans (POPs). Produksi senyawa POPs umumnya terkait dengan bidang pertanian sebagai anti hama. Bahan kebutuhan industri seperti PCB, dan hasil  dari proses pembakaran yang tidak sempurna seperti dioksin dan furan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa senyawa POPs memberikan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan hidup.

Untuk mengantisipasi dampak negatif senyawa POPs, Indonesia telah meratifikasi konvensi Stockholm dengan disahkannya Undang-undang No. 19 Tahun 2009 tentang Pengesahan Stockholm Convention on Persistent Organic Pollutans. Untuk menindaklanjuti Undang-undang tersebut, Asisten Deputi Urusan Ilmu Hayati, Kedeputian Bidang Perkembangan Riptek KRT, mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tentang arah riset dan kebijakan di dalam pengelolaan senyawa POPs. Peserta yang hadir pada FGD tersebut berasal dari BPPT, LIPI, BATAN, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Lingkungan Hidup. Pertemuan FGD tersebut dibuka oleh Nur Hidayat selaku Plt. Deputi Bidang Perkembangan Riptek, dan yang bertindak sebagai moderator adalah I Wayan Budiastra selaku Plt. Asdep Urusan Ilmu Hayati.

Materi diskusi tentang kapabilitas dan kegiatan riset senyawa POPs di BPPT disampaikan oleh Kardono, sedangkan Fachmijany Sulawesty menyampaikan juga materi tentang kapabilitas dan kegiatan riset senyawa POPs di LIPI, selanjutnya Heni Suseno menyampaikan materi tentang kapabilitas dan kegiatan riset senyawa POPs di BATAN, serta dari Kementerian Pertanian yang disampaikan oleh Asep Nugraha juga memnyampaikan tentang kapabilitas dan kegiatan riset senyawa POPs di Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian.

Dari pertemuan tersebut telah terlihat kemampuan LPNK dan lembaga peneliti lainnya untuk mengelola senyawa POPs yang terkait dengan Pestisida. Berbagai penelitian yang terkait dengan teknologi remediasi mulai dilakukan, demikian juga dengan riset terkait dengan penggantian senyawa pestisida dengan biopestisida yang ramah lingkungan. Peranan aplikasi teknik nuklir juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan riset terutama yang terkait dengan proses bioakumulasi dan biomagnifikasi senyawa POPs. Namun yang terkait dengan dioksin dan furan baru sebatas menguasai teknik sampling, sedangkan analisis masih dilakukan di luar negeri. Informasi lainnya yang diperoleh adalah ternyata terdapat senyawa pestisida yang tidak terdaftar di Indonesia, namun terdeteksi keberadaannya, baik di media tanah, air dan produk pertanian.    
 
Akhir dari pertemuan tersebut dirumuskan bahwa arah kebijakan pengelolaan senyawa POPs di Indonesia mencakup riset untuk substitusi atau penggantian senyawa POPs, upaya remediasi pada lahan yang tercemar senyawa POPs, dan kegiatan monitoring. (smp-adih /Humasristek)



Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman
Friday, September 5, 2014
Menristek Hadiri Acara MP3EI
Wednesday, September 3, 2014
Soft Launching Belitung Timur Taman Pintar
Monday, September 1, 2014
Pengembangan dan Peningkatan Sistem Informasi Iptek Nasioal (SIIN) dan SDM
Friday, August 29, 2014
Kemenristek Dorong Pembentukan Sub Forum Bidang Fokus Energi dan Air di Jawa Barat
Friday, August 29, 2014
Kunjungan Bupati Purbalingga dalam Rangka Perintisan Pengembangan Science Center di Purbalingga
Thursday, August 28, 2014
Membangun Kolaborasi Riset Industri, Universitas dan Pemerintah yang Tepat
Wednesday, August 27, 2014
8 Fraksi DPR RI Setujui RUU Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Monday, August 25, 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
[ Berita lainnya ]