Ristek Headline |
Selasa 22 Juli 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 16 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 01 Februari 2010
IPTEK TTG : ALAT SENSOR PASANG SURUT LAUT
Print PDF Facebook Twitter Email

<!-- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } TD P { margin-bottom: 0in } P { margin-bottom: 0.08in } -->

Iptek TTG episode ini, meliput Alat Sensor Pasang Surut Laut yang dikembangkan oleh para peneliti di Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Dr. Parluhutan, Kepala Bidang Gaya Berat dan Pasang-Surut Bakosurtanal, menjelaskan Alat Sensor Pasang Surut Laut (tide gauge) berfungsi untuk mengevaluasi ketinggian air laut pada saat pasang dan surut. Alat ini mampu mengamati sistem operasional di perairan indonesia dan se-Asia, serta bisa menampilkan pemantauan peringatan dini tsunami. Alat ini juga dapat memantau kinerja terpencil, meningkatkan keandalan instrumen kondisi laut, transmisi data GPRS otomatis dari stasiun komputer remote server.

Parluhutan mengungkapkan, Bakosurtanal telah memiliki 90 alat sensor/pemantau pasang-surut laut, diantaranya 57 unit telah dapat menyampaikan data secara real time, tujuh unit masih menggunakan data analog dengan grafis, dan selebihnya menggunakan peralatan digital. Distribusi datanya saat ini dikembangkan dengan serat optik, yang sebelumnya masih menggunakan satu jalur komunikasi dari satelit. Data dari tide gauge kemudian didistribusikan ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sebagian besar peralatan itu dipasang di pesisir Samudra Hindia yang terbentang dari Sumatera hingga Nusa Tenggara. Di sepanjang pantai tersebut terdapat 17 unit pemantau pasang-surut yang diinstalasi Universitas Hawai bekerja sama dengan Bakosurtanal untuk menghasilkan data per 15 menit. Sekarang kata Parluhutan, Bakosurtanal sedang mengupayakan data itu menjadi per satu menit.

Menurut Parluhutan, adanya gaya tarik bumi dan benda langit (bulan dan matahari), gaya gravitasi bumi, perputaran bumi pada sumbunya dan perputaran bumi mengelilingi matahari menimbulkan pergeseran air laut. Salah satu akibatnya adalah terjadinya pasang surut laut. Fenomena alam tersebut merupakan gerakan periodik, maka pasang surut yang ditimbulkan dapat dihitung dan diprediksikan. Saat ini memang masih dibutuhkan pengembangan teknis menuju pemantau pasang-surut untuk sistem peringatan dini. Selain menyajikan data pasang-surut, sebenarnya alat ini dapat pula dimanfaatkan untuk memantau fase El Nino.

Tinggi air pasang tidak sama di setiap tempat. Tinggi air pasang dipengaruhi oleh posisi aktual bulan, yang bisa bergeser agak ke utara atau selatan, juga oleh kondisi topografi dasar laut, yang akan menentukan volume air yang akan dipindahkan. Untuk mendapatkan angka tinggi air pasang yang akurat, Bakosurtanal memasang stasiun pasang surut (tide gauge station) untuk memonitor pasang surut dari waktu ke waktu. Stasiun pasang surut laut kini sebagian besar sudah dilengkapi dengan alat pengukur dan perekam otomatis yang langsung mengirim data dengan radio atau sambungan telepon ke pusat analisis.(gs-adpkipt).



Kamis 17 Juli 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Senin 14 Juli 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Selasa 08 Juli 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Senin 07 Juli 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Senin 07 Juli 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Jumat 04 Juli 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Jumat 04 Juli 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Kamis 03 Juli 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Selasa 01 Juli 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Selasa 01 Juli 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]