Ristek Headline |
Sabtu 05 September 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 19 Agustus 2015
The 5th Steering Committee Meeting in The Field of Geothermal Energy

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
Info Pengadaan Barang Dan Jasa

surat

Ristek TV

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 11 November 2009
Potensi Indonesia Sangat Besar Untuk Penerapan Nanoteknologi
Print PDF Facebook Twitter Email

Nanoteknologi telah dapat merekayasa material sedemikian rupa sehingga menjadi lebih efektif, efisien dan berdaya guna. Sifat – sifat istimewa ini muncul ketika kelompok atom atau molekul menyusun dirinya dalam skala beberapa nanometer. Aplikasi material nano telah merambah ke berbagai industri tidak hanya industri yang berteknologi tinggi tetapi bahkan pada industri-industri tradisional seperti keramik, tekstil, kosmetik, farmasi, kimia, pangan dan lain sebagainya. Nanopartikel meningkatkan nilai tambah material dasarnya menjadi berpuluh bahkan beratus kali lipat. Oleh karena itu, nanoteknologi menjadi harapan baru negara-negara berkembang di dunia dalam upaya mengejar ketertinggalan industri nasional mereka guna bersaing dalam era global.

Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam dan variasi flora dan fauna menjadi potensi yang sangat besar untuk penerapan nanoteknologi dalam pemanfaatan sumber daya guna peningkatan daya saing global industri nasional. Penelitian dan pengembangan nanoteknologi mulai banyak dilakukan oleh berbagai peneliti baik dari kalangan lembaga penelitian, perguruan tinggi maupun pihak industri. Dalam rangka mengakselerasi perkembangan nanoteknologi di Indonesia, maka Masyarakat Nano Indonesia (MNI) bekerja sama dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) menyelengarakan “NANO AWARD & THE 2ND INTERNATIONAL CONFERENCE ON ADVANCED MATERIAL AND PRACTICAL NANOTECHNOLOGY” di Gedung BPPT lt 2, Jl M.H. Thamrin no 8 pada 11-12 November 2009.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Idwan Suhardi. Adapun tujuan dari acara ini adalah sebagai berikut: 1) Meningkatkan kesadaran (awareness) akan pentingnya nanoteknologi untuk pembangunan IPTEK Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan, kemandirian dan kejayaan bangsa; 2) Mempertemukan peneliti, pengguna, industriawan, pengambil keputusan di bidang nanoteknologi untuk tukar menukar informasi yang diyakini bermanfaat, sehingga terwujud kerjasama untuk mencapai kepentingan bersama secara sinergi dan saling menguntungkan; 3) Menyajikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan maupun pemikiran para peneliti/praktisi di bidang nanoteknologi terkini di seluruh dunia dan 4) Memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan dan pemanfaatan nanoteknologi di Indonesia.

    Topik kebijakan strategis yang diangkat dalam konferensi kali ini adalah tentang 1) Kebijakan penerapan nanoteknologi di Industri dan 2) Perkembangan nanoteknologi di Negara-Negara Asia Pasifik yang tergabung dalam Asia Nano Forum. Selain topik strategis, juga diangkat topik-topik aplikasi nanoteknologi dalam berbagai bidang seperti: Nano Foods & Food Packaging, Nano Catalysts, Nano Medicine & Pharmacy, Nanomaterials Synthesis & Processing, Nano Imaging & Sensor, Nano Devices & Characterizations, dan Energy & Environment. Lebih dari dua ratus partisipan menghadiri acara ini, di antaranya sekitar 30 orang pakar nano dari Korea, Kanada, Singapura, Jepang, Malaysia, Australia dan Indonesia. Tiga puluh peserta tersebut mengikuti acara, baik dalam sessi paralel maupun poster untuk melaporkan hasil kegiatan penelitian di bidang nanoteknologi. Dalam acara talk show, dihadirkan lima pembicara tamu dari kalangan industri, pemangku kebijakan, dalam hal ini KNRT serta peneliti yang membahas tentang implementasi nanoteknologi pada dunia industri di Indonesia.

Sebagai wujud apresiasi MNI dan KNRT kepada berbagai pihak yang intensif mengembangkan, mempublikasikan, dan memfasilitasi isu-isu nanoteknologi di Indonesia, maka pada puncak acara, diselenggarakan pemberian NANO AWARD dengan kriteria-kriteria: 1) Peneliti, 2) Kementerian Lembaga: Riset Dasar, 3) Kementerian Lembaga: Riset Terapan,  4) Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, 5) Media dan 6) Industri. Tiga nominator dari masing-masing kriteria akan memperoleh apresiasi berupa sertifikat, dan hanya satu pemenang dari masing-masing nominator akan memperoleh  "NANO AWARD" yang akan diumumkan pada saat acara penganugerahan NANO AWARD. Penganugerahan direncanakan akan diberikan langsung oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata. Diharapkan acara ini dapat menjadi momentum untuk mengangkat iptek nasional sebagai isu utama dalam pembangunan industri nasional (humasristek)

[Galeri Foto]



Sabtu 29 Agustus 2015
Indonesia Meraih Medali Emas dalam Asean Plus Three Junior Science Odyssey 2015
Sabtu 29 Agustus 2015
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Lahirkan Para Intelektual Muda
Jumat 28 Agustus 2015
PP IPTEK ikut meramaikan Pameran Iptek di Kab. Belitung Timur
Jumat 28 Agustus 2015
Menristekdikti: Saatnya Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Penelitian
Jumat 28 Agustus 2015
Pelantikan Eselon 2 Kemenristekdikti: Energi Baru di Lingkungan Kemenristekdikti
Kamis 27 Agustus 2015
Menristekdikti: Perbaikan yang Tepat Sasaran
Selasa 25 Agustus 2015
Science Camp Nasional 2015
Selasa 25 Agustus 2015
ISTIC Certified Training Programme on Science, Technology and Innovation di Malaysia
Senin 24 Agustus 2015
Sekjen Kemenristekdikti : Mahasiswa UNSOED Harus Jadi Pemimpin Berkarakter Kebangsaan
Senin 24 Agustus 2015
Workshop and Exhibition SATREPS 2015
[ Berita lainnya ]