Ristek Headline |
Kamis 27 November 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 24 November 2014
Rapat Koordinasi Nasional Sistem Inovasi Daerah (SIDa) di Marina Convention Center

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Selasa 26 Januari 2010
Indonesia Science and Technology Park
Print PDF Facebook Twitter Email

Kolaborasi antara riset berstandar internasional, inovasi teknologi serta strategi bisnis berinteraksi dan bertumbuh subur dalam wadah intelektual yang ingin diwujudkan di Indonesia, bertujuan mempromosikan pengembangan inovasi dan teknologi di Indonesia sehingga pada gilirannya, dapat mendorong kemajuan perekonomian serta mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Ilmu pengetahuan merupakan fondasi bagi teknologi sedangkan teknologi adalah tulang punggung pembangunan. Ilmu pengetahuan dan teknologi atau IPTEK merupakan segi yang tidak dapat dikesampingkan dari kehidupan dan kesejahteraan manusia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia berkembang sangat cepat, dan perkembangan ini harus disadari adanya serta diketahui arahnya. Menghadapi realitas perkembangan dunia semacam itu, maka perlu adanya suatu  Science and Technology Park di Indonesia untuk menyadarkan akan adanya perkembangan ini dan ikut maju bersama perkembangan tersebut.

Menindak lanjuti kerjasama Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) dengan UNESCO dalam hal Pengembangan Science and Technology Park (STP) yang ada di Indonesia, untuk menunjang pengembangan sistem inovasi di Indonesia, dilakukan diskusi terbatas dengan Tim UNESCO di Lt 24 Gedung II BPPT, Jakarta, tentang hasil review dan evaluasi STP dan Rencana pendirian Pilot Project Science Park UNESCO di Indonesia.

Pihak UNESCO-WTA  (World Technopolis Association) telah  merekomendasikan Indonesia kepada UNESCO untuk dijadikan pilot project pengembangan Science Technology Park (STP) di Indonesia, sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan evaluasi “Science Technology Parks (STP) di Indonesia” pada 23 – 27 Februari 2009 yang lalu  atas kerjasama Kementerian  Riset dan Teknologi  dengan UNESCO ke cikal  bakal STP yang sudah dibangun di Indonesia, seperti Puspiptek, Solo Techno Park, Cibinong Science Center, dan Jababeka Research Center.

Pertemuan dibuka oleh Deputi Menristek Bidang Program Riptek, Teguh Rahardjo. Hadir dalam pertemuan ini, para pejabat KRT dan jajarannya, BPPT, LIPI, Legal advisory for Institutional Development, Puspiptek, LIPI Cibinong Science Centre, Precident University, Wakil industri, Kementerian terkait, BKPM serta Pemda . Dari  Tim UNESCO-WTA hadir Yoslan Nur, Programme Specialist UNESCO, Secretary General WTA  Deog-Seong Oh didampingi 3 expertnya beserta 3 orang perwakilan Industri Swasta Korea  Kumsung Baekjoe Construction,Co.Ltd. serta  beberapa wakil dari Incubator Technology Centre.

Pada sesi pagi hari,  dilakukan diskusi dalam hal “Assesment on Indonesia existing ATP's, Legal aspects related to the establishment of Science Park and Technology Business Incubator; Management plan (design) to optimize the cooperation among with the Indonesian situation, including the status and profile of the manager”. Sesi kedua di siang hari diisi dengan diskusi terbatas yang membahas “Strategy for International Cooperation Plan especially with the Government of The Republic Korea in the field of technical assistance and promotion of the Korean Investment in Indonesia”.

Lebih lanjut, kunjungan tim UNESCO ini juga salah satunya bertujuan memberikan technical assistance disamping pertukaran informasi dan pengalaman dalam mengelola Science Center. "Pada akhir kunjungan kali ini,  diharapkan akan tersusun proposal pengembangan kawasan Puspiptek dengan menitikberatkan pada pengembalian fungsi Puspiptek sebagai Science Center yang dapat menstimulasi peningkatan peran iptek dalam pertumbuhan ekonomi. Proposal yang disusun akan diajukan kepada Pemerintah Korea yang telah memiliki komitmen untuk bekerjasama dalam pengembangan Science Center dan Science Technopark di Indonesia".Ujar Teguh Rahardjo.

Tujuan Pendirian Science Technology Park (STP)

STP merupakan komplek area yang dibangun untuk menampung kegiatan riset sains berbasis bisnis. Di area STP, seluruh infrastruktur yang dibangun secara terintegrasi untuk memberikan landasan bagi perusahaan yang bekerja mentransformasikan hasil riset teknologi ke domain bisnis. Dengan demikian, STP memberikan manfaat inkubasi bisnis, menolong agar industri dapat bertahan atau tumbuh berkembang meskipun menanggung resiko tinggi dalam melakukan inovasi teknologi.

STP  bertujuan juga untuk mempromosikan desain dan industri kreatif Indonesia. Bahkan, bercita-cita untuk menghasilkan generasi baru yang inovatif dan pengusaha dalam bidang desain dapat juga ditanam di dalamnya. Dalam kerja sama dengan perusahaan mitra, dapat dilakukan  dengan berbagai  Design Incubation Programme yang menyediakan dukungan, seperti produk, desain mode dan perhiasan, desain interior, penamaan merk dan pengemasan (branding and packaging), seni visual dan media, serta industri terkait lainnya.

Indonesia  Science Park yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas ratusan hektar ini ,dapat menjadi ajang dalam mempromosikan pengembangan inovasi dan teknologi di semua bidang Iptek yang masuk dalam 7 bidang fokus ristek, atau di bidang elektronika, teknik presisi, serta teknologi hijau di Indonesia. Diharapkan  STP intelektual ini akan dikenal sebagai salah satu pusat inovasi dan teknologi terpenting untuk Indonesia. STP direncanakan akan menjadi kawasan pelayanan lengkap  kepada perusahaan mitra yang dilengkapi dengan teknologi yang inovatif, manufaktur dan industri jasa dengan keahlian yang intensif, serta cara untuk memperluas bisnis mereka.

Selain dilengkapi dengan laboratorium berkelas internasional dan tim pendukung teknologi yang berpengalaman, Indonesia Science Park juga akan dilengkapi dengan banyak fasilitas seperti auditorium multitifungsi, aula pameran, pusat bisnis, amphitheatre, dan pusat jajanan. Maka tak heran kalau  sejumlah perusahaan bertaraf internasional akan  memusatkan kantor dan risetnya di sini.

Tak hanya itu, perusahaan mitra juga  direncanakan akan dapat dimanjakan dengan paket jasa pendukung, seperti rekrutmen dan pelatihan, komersialisasi produk dan teknologi serta kesempatan menjalin kerja sama. Bahkan, dengan IncuTech Programme dapat mendorong perusahaan mitra untuk mengupayakan start-up technology.

Kedekatan Indonesia Science Park dengan manufaktur, program pemerintah yang komprehensif, biaya yang rendah untuk melakukan bisnis dan kualitas yang tinggi akan membuat ketertarikan tersendiri untuk mendirikan perusahaan ini di Indonesia. Berbagai kegiatan untuk publik juga dapat  kerap digelar, seperti TechPublic Programme untuk mendorong ketertarikan dan meningkatkan wawasan publik terhadap perkembangan teknologi termutakhir(adprd/AS/humasristek)



Senin 24 November 2014
Peringatan 10 Tahun Tsunami, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT
Kamis 20 November 2014
Indonesia and Finland Agreed to Explore Co-operations on Higher Education, Research and Technology
Selasa 18 November 2014
Kongres ke-2 Asosiasi Fakultas Ekonomi Bisnis Indonesia (AFEBI)
Jumat 14 November 2014
Hari Nusantara, Menristekdikti Lepas Kapal Riset Baruna Jaya VIII
Jumat 14 November 2014
SNI Award, Indonesia Siap Memenangkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015
Kamis 13 November 2014
Indonesia Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi ASEAN
Kamis 13 November 2014
Konsistensi Layanan Sesuai Standar ISO 9001:2008 di Pusat Peragaan Iptek
Rabu 12 November 2014
E-Voting dan E-Government, Inovasi dalam Dialog Nasional Pelayanan Publik Berbasis Elektronik
Selasa 11 November 2014
Menristekdikti Kunjungi Bapeten
Selasa 11 November 2014
Ministry of Research, Technology and Higher Education Received a Courtesy Call of The Germany Ambassador
[ Berita lainnya ]