Ristek Headline |
Jumat 28 November 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Kamis 27 November 2014
Final Symposium Agriculture Beyond Food (ABF)

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Kamis 05 Mei 2011
Koordinasi Percepatan Daerah Sanggau,Prov.Kalimantan Barat
Print PDF Facebook Twitter Email
Pada tanggal 2 – 3 Mei 2011 telah dilaksanakan Koordinasi Teknis Percepatan Pembangunan Daerah Perbatasan yang diinisiasi oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal di gedung DPRD Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Dari data BPS dan menurut UU RI No. 27 tahun 2007 diperoleh data bahwa di Indonesia terdapat 183 Kabupaten Daerah Tertinggal, dimana 156 kabupaten merupakan daerah non perbatasan dan 27 kabupaten merupakan daerah perbatasan prioritas.

Dari 27 daerah perbatasan prioritas terdapat 14 kabupaten (52 pulau) daerah perbatasan yang memiliki pulau terluar dan 13 kabupaten daerah perbatasan yang tidak memiliki pulau terluar, salah satunya adalah kabupaten Sanggau dengan kecamatan Entikong sebagai pos lintas batas dengan negara Malaysia.

Acara di buka secara resmi oleh Deputi Bidang Pengembangan Daerah Khusus, Andjar Koentjoro, yang mengharapkan agar pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan khususnya di Kabupaten Sanggau dapat segera terwujud. Acara dilanjutkan dengan paparan Bupati Sanggau , Setiman H. Sudin, yang memaparkan gambaran umum dan potensi wilayah di kabupaten Sanggau sesuai dengan pencapaian visinya yaitu Sanggau Bangkit dan Terdepan. Koordinasi Teknis ini dihadiri oleh perwakilan dari 24 Kementerian/Lembaga serta jajaran Muspida dan SKPD kabupaten Sanggau.

Dengan mengangkat tema “Melalui Sinergitas Program Percepatan Pembangunan Daerah Perbatasan Kita Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Daya Saing Daerah“ yang maknanya memiliki kepentingan yang sangat strategis dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah perbatasan Kabupaten Sanggau.

Tujuan diadakannya koordiansi ini adalah dalam rangka mensinkronkan dan keberpihakan program Kementerian Pembangunan Tertinggal dan program seluruh sektor pada Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk Tahun Anggaran 2011 di Kabupaten Sanggau, serta menterpadukan rencana pembangunan perbatasan program Kabupaten Sanggau  untuk Tahun Anggaran 2012 – 2014.

Percepatan pembangunan daerah perbatasan di Kabupaten Sanggau didasarkan atas rencana aksi terpadu yang berorientasi kepada penyelesaian masalah-masalah strategis, optimalisasi potensi wilayah, serta berbasis kepada Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Tata Ruang Kawasan Perbatasan

Koordinasi  ini  merupakan momentum yang tepat sebagai bahan masukan penyusunan Program 2012-2014 khususnya dalam pembangunan daerah perbatasan, dan hasilnya menjadi acuan penyusunan program prioritas pembangunan daerah perbatasan oleh K/L, dan SKPD Kabupaten Sanggau.

Koordinasi teknis ini  juga mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau menyusun program prioritas yang dapat menjadi pengungkit untuk program-program pembangunan daerah perbatasan Kabupaten Sanggau, dan K/L di harapkan lebih memberikan keberpihakan untuk Percepatan Pembangunan Daerah perbatasan Kabupaten Sanggau.

Koordinasi teknis ini telah menyepakati 4 (empat) aspek kegiatan pembangunan wilayah perbatasan meliputi peningkatan: (i) Aspek Pertahanan Keamanan; (ii) Aspek Pengembangan Ekonomi ; (iii) Aspek Pengembangan Sumber Daya Manusia; (iv) Aspek Sarana dan Prasarana.

Kementerian Riset dan Teknologi diwakili oleh Asisten Deputi Iptek Masyarakat , dalam paparannya, Kabid Transfer Iptek Masyarakat Ari Hendrarto mewakili Asdep Iptek Masyarakat, menyatakan terdapat program pengembangan dan pendayagunaan teknologi pendukung pembangunan daerah tertinggal, terdepan dan paska konflik yang sejalan dengan maksud dan tujuan program yang ada di KPDT.

Dari diskusi dengan SKPD yang hadir dalam koordinasi tersebut, kebutuhan teknologi dimana Ristek bisa berperan dalam pengembangan teknologi energi listrik mikrohidro dan pada tahun 2012.  Asdep Iptek Masyarakat mempunyai program terkait energi terbarukan dan air bersih yang dapat dialokasikan pada daerah daerah tertinggal.

Dalam acara penutupan Bupati Sanggau dalam laporannya menitikberatkan kepada upaya percepatan pembangunan daerah perbatasan khususnya di kab. Sanggau dengan 15 kecamatan sebagai daerah yang langsung berbatasan dengan daerah perbatasan, maka sangatlah penting dalam pengembangan produk produk unggulan kabupaten. Bupati  Sanggau menjelaskan lebih lanjut akan pentingnya sinergitas program pusat dan daerah khususnya permasalahan listrik, air bersih dan infrastruktur jalan. Masalah lain yg disebut oleh Bupati adalah: 1. Masalah ketenagakerjaan dan TKI, 2.Masalah adanya tingkat pengangguran 3. Masalah pembangunan tata ruang dan infrastruktur.

Acara dilanjutkan dengan sambutan wakil gubernur Kalbar, Christian Ihsan Jaya, yang mengucapkan terima kasih karena telah dipilihnya Sanggau dalam percepatan pembangunan daerah perbatasan oleh pemerintah pusat khususnya KPDT.

Serta perlunya antisipasi dari Pemerintah Pusat terkait adanya kabar bahwa Malaysia akan segera membangun PLTN di Kalimantan. Berikutnya, Lazarus, wakil dari Komisi V DPR menyampaikan sambutannya mewakili wakil rakyat dapil Sanggau, sebagai mitra dr KPDT, komisi V DPR melihat bahwa kebijakan anggaran tampaknya belum berpihak kepada  daerah wilayah perbatasan. Maka untuk itu perlunya kebijakan Fiskal yg berpihak kepada  daerah-daerah perbatasan dan tertinggal.(Ad-2/Dep-5/ahs/humasristek)


Senin 24 November 2014
Peringatan 10 Tahun Tsunami, Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT
Senin 24 November 2014
Kemenristekdikti Gelat Rakornas Evaluasi Implementasi SIDa
Kamis 20 November 2014
Indonesia and Finland Agreed to Explore Co-operations on Higher Education, Research and Technology
Selasa 18 November 2014
Kongres ke-2 Asosiasi Fakultas Ekonomi Bisnis Indonesia (AFEBI)
Jumat 14 November 2014
Hari Nusantara, Menristekdikti Lepas Kapal Riset Baruna Jaya VIII
Jumat 14 November 2014
SNI Award, Indonesia Siap Memenangkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015
Kamis 13 November 2014
Indonesia Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi ASEAN
Kamis 13 November 2014
Konsistensi Layanan Sesuai Standar ISO 9001:2008 di Pusat Peragaan Iptek
Rabu 12 November 2014
E-Voting dan E-Government, Inovasi dalam Dialog Nasional Pelayanan Publik Berbasis Elektronik
Selasa 11 November 2014
Menristekdikti Kunjungi Bapeten
[ Berita lainnya ]