Ristek Headline |
Jumat 04 September 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 19 Agustus 2015
The 5th Steering Committee Meeting in The Field of Geothermal Energy

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
Info Pengadaan Barang Dan Jasa

surat

Ristek TV

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 18 April 2011
Implementasi Permenpan No 10 Tahun 2011, Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan
Print PDF Facebook Twitter Email

Dengan terbitnya Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi, Nomor 10 Tahun 2011, Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan, Biro Umum Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) menyelenggarakan pertemuan koordinasi dari Pokja Manajemen Perubahan yang dihadiri oleh anggota tim Pelaksana Reformasi Birokrasi KRT dari seluruh Satker khususnya Sub kelompok Manajemen Perubahan pada Sabtu, 16 April 2011. 

Acara yang digelar di Ruang Rapat Wisma Tamu Puspiptek ini dibuka oleh Mujianto, Kepala Biro Umum KRT dengan target finalisasi dari penyusunan matriks  guna penyempurnaan penyusunan dokumen usulan Manajemen Perubahan Reformasi Birokrasi di KRT.

Pada organisasi publik peningkatan kualitas pelayanan publik adalah titik penting sebagai akhir dari keseluruhan reformasi administrasi pemerintahan di Indonesia. Kinerja pelayanan publik menjadi titik startegis dimana kepercayaan mesyarakat secara luas kepada pemerintah dipertaruhkan. Fenomena menarik dalam pengelolaan pelayanan publik di Indonesia sejak reformasi adalah terbitnya sejumlah produk hukum nasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Pendekatan klasik dalam Manajemen Perubahan Organisasi  yang dikemukaan oleh Kurt Lewin mencakup tiga langkah. Pertama : Unfreezing the status quo, lalu Movement to the new state, dan ketiga Refreezing The new change to make it pemanent.  

Grand Design Reformasi Birokrasi merupakan rencana untuk memperbaiki sistem pemerintahan secara jangka pendek dengan kondisi birokrasi yang diinginkan itu seperti apa dan bagaimana seharusnya. Tujuan reformasi harus konkrit, yakni (1) mengurangi setiap penyalahgunaan wewenang pejabat publik; (2) meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat; (3) meningkatkan mutu perumusan dan pelaksanaan kebijakan/program instansi; dan (4) meningkatkan efisiensi (biaya dan waktu) dalam pelaksanaan semua segi tugas organisasi”ujarnya.

Reformasi Birokrasi  dimaksudkan sebagai “Upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap system penyelenggaraan pemerintahan, terutama menyangkut aspek: Kelembagaan, Ketatalaksanaan dan sumber daya manusia di KRT. Selain itu RB  dilakukan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) “ , Ujar Mujianto disaat yang berbeda.

Ditargetkan, RB sudah diimplementasikan dengan baik pada tahun 2012. Untuk mewujudkan hal tersebut, dilakukan perubahan dari 9 program dengan 23 kegiatan  menjadi 9 program mencakup Quick Win, Manajemen Perubahan, Penataan dan Penguatan Organisasi, Penataan Tatalaksana, Penataan manajemen SDM Aparatur, Penataan Peraturan Perundang-undangan, Penguatan Pengawasan Internal, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik dengan 30 rencana kerja strategis yang mencakup optimalisasi pada manajemen sumber daya manusia, sistem kerja, pengawasan dan tata organisasi. Bila rencana kerja yang disusun telah berjalan, maka tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) di Lingkungan KRT otomatis akan berjalan",jelas Muji.

Target dari Reformasi Birokrasi yang diharapkan  adalah Birokrasi yang bersih, Birokrasi yang effektif, effisien dan produktif, Birokrasi yang transparan, Birokrasi yang Melayani Masyarakat dan Birokrasi yang akuntabel.

Dalam Hal Manajemen Perubahan, termaktub  hal-hal seperti:  Membangun komitmen dan partisipasi ; aspek proses berkaitan dengan bagaimana cara reformasi birokrasi direncanakan, dilaksanakan, diimprovisasi dan dievaluasi serta Mengkomunikasikan perubahan baik kepada pegawai maupun masyarakat dalam rangka pembentukan perilaku yang diinginkan.

Pada pertemuan Kelompok kerja Manajemen Perubahan, yang dipimpin oleh Hotmatua Daulay, Asdep Jaringan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pusat dan Daerah, Deputi Bidang Jaringan Iptek KRT ini, menyampaikan tujuan manajemen perubahan adalah membuat semua pihak untuk berkomitmen dan berpartisipasi dalam perubahan sedangkan proses manajemen perubahan memuat proses sosialisasi dan internalisasi atas perubahan yang terjadi yang dilaksanakan bersamaan dengan dilaksanakannya proses reformasi birokrasi dalam bentuk rencana aksi", ucap Hotmatua.

Menurut Hotmatua, Keluaran dari Program  Manajemen Perubahan meliputi Konsep Strategi Manajemen Perubahan berisi Konsep, Model, Pendekatan, Metodologi yang digunakan dalam proses sosialisasi dan internalisasi  dimana Perubahan berlaku terhadap: Individual, Kepemimpinan, Sistem Kerja, dan Struktur Organisasi.

Inventarisasi Dokumen kaki ini melingkupi bahwa, Manajemen Perubahan dan Reformasi Birokrasi dilakukan dengan kegiatan dan hasil yang diharapkan mencakup: penyusunan tim manajemen perubahan, penyusunan strategi manajemen  serta Sosialisasi dan internalisasi”, ujar Hutma  lagi. (roum/as/humasristek)



Jumat 25 September 2015
Science Camp Nasional 2015
Sabtu 29 Agustus 2015
Indonesia Meraih Medali Emas dalam Asean Plus Three Junior Science Odyssey 2015
Sabtu 29 Agustus 2015
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta Lahirkan Para Intelektual Muda
Jumat 28 Agustus 2015
Menristekdikti: Saatnya Hilirisasi dan Komersialisasi Hasil Penelitian
Jumat 28 Agustus 2015
Pelantikan Eselon 2 Kemenristekdikti: Energi Baru di Lingkungan Kemenristekdikti
Kamis 27 Agustus 2015
Menristekdikti: Perbaikan yang Tepat Sasaran
Senin 24 Agustus 2015
Sekjen Kemenristekdikti : Mahasiswa UNSOED Harus Jadi Pemimpin Berkarakter Kebangsaan
Senin 24 Agustus 2015
Workshop and Exhibition SATREPS 2015
Senin 24 Agustus 2015
KKN Kebangsaan: Pengabdian dan Pemupukan Rasa Persatuan dan Cinta Tanah Air
Sabtu 22 Agustus 2015
Menristekdikti Kunjungi Kampus 2 UNIPA Sorong
[ Berita lainnya ]