Ristek Headline |
Jumat 01 Agustus 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 16 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 28 Maret 2011
Penguatan Inovasi di Prov Sulawesi Utara untuk Penguatan SINas
Print PDF Facebook Twitter Email

Upaya penguatan kemampuan inovasi nasional, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan kemampuan inovasi di daerah. Sebagaimana halnya penguatan inovasi nasional, adanya sinergi berbagai kebijakan sektoral di daerah sangat diperlukan. Provinsi Sulawesi Utara akan mengembangkan Kab Minahasa Utara sebagai model pengembangan inovasi daerah. Pemilihan ini akan ditindak lanjuti dengan penyusunan MOU antara Provinsi Sulawesi Utara dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Diharapkan MOU ini merupakan payung prioritas kegiatan litbang di Sulawesi Utara, yang selanjutnya akan diikuti dengan penyusunan nota kesepahaman untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan litbang yang lebih terinci. Demikian penjelasan Ria Dunggio, Kabid Pengendalian dan Pelaporan, Bappeda Prov Sulawesi Utara, dalam acara focus grup discussion 'Penguatan Inovasi Daerah untuk Penguatan SINas', tanggal 24 Maret di Bappeda Prov Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Dadang Permadi, dalam paparannya mengenai kebijakan legislasi dalam penguatan SINas, menekankan pentingnya keterpaduan kebijakan daerah untuk penguatan ekonomi berbasis iptek. Untuk itu adanya cetak biru SINas pengembangan SINas perlu dikembangkan secara bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Lendy Siar, Pembantu Dekan I, FH Univ Sam Ratulangi, mengatakan penguatan kolaborasi iptek agar memperhatikan komoditas dan industri apa yang akan diprioritaskan. Sulawesi Utara mempunyai beberapa potensi yang memerlukan sentuhan iptek seperti pala, enceng gondok, keramik, kelapa. Pengembangan potensi daerah ini agar memperhatikan aspek legislasi pusat dan daerah yang sering tidak sejalan. Selanjutnya, Herny Simbala, Sekretaris Lemlit Univ Sam Ratulangi, mengemukakan mengenai payung besar kegiatan penelitian Univ Sam Ratulangi yang fokus pada pengembangan pola ilmiah  kawasan Pasific, dan sebagai implementasinya akan menekankan pada penguatan unggulan daerah yaitu kelapa melalui program 'nyiur melambai'. Program ini didukung program prioritas lainnya, seperti biofarmaka, biota laut, dan pengolahan komoditas tanaman pala, kopi, nenas, kentang, dan duku. Herny menambahkan, implementasi penelitian berbasis keunggulan daerah di atas memerlukan dukungan pemerintah pusat, serta dukungan kebijakan yang lebih sinergis dan koordinatif dari Bappeda Prov Sulawesi Utara. Kementerian Riset dan Teknologi diharapkan dapat membantu memfasilitasi kerjasama pemanfaatan fasilitas lab di Puspiptek Serpong untuk penelitian palma endemik Sulawesi.

D.Rengku dari Biro Hukum Setda Prov Sulawesi Utara mengemukakan perlunya meningkatkan kelembagaan iptek di Bappeda menjadi lembaga setingkat badan. Upaya ini akan memperkuat fungsi lembaga ini dalam melakukan sinergi dengan kebijakan lainnya, seperti perburuhan, keuangan, pendidikan, dan sebagainya. Bappeda Sulawesi Utara agar membuat kajian mengenai kebijakan yang ada dalam upaya penguatan SINas dan SIDa. Upaya peningkatan kelembagaan ini memerlukan dukungan dari Kementerian Riset dan Teknologi. Selanjutnya, Herny menambahkan, pemerintah daerah bersama-sama perguruan tinggi dengan dibantu Kementerian Riset dan Teknologi agar memperkuat kembali program pengembangan enam kawasan agropolitan Sulawesi Utara. Upaya ini perlu diikuti dengan peningkatan efektivitas DRD Prov Sulawesi Utara dalam penyusunan kebijakan iptek. Menurut Bappeda, organisasi DRD terlalu gemuk, sehingga kurang effisien dalam membantu penyusunan usulan kebijakan iptek yang diperlukan. Menanggapi hal itu, Rillya Gobel, Kasi Kerjasama dan Informasi Data Spasial Balai Litbang, Bappeda Sulawesi Utara akan mengembangkan dan menindak lanjuti pertemuan FGD ini dengan Univ Sam Ratulangi. Selain itu kerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk pengembangan unggulan daerah, seperti kelapa akan ditingkatkan lagi.

Dalam penutupannya, Ria Dunggio menegaskan program-program kemitraan dengan perguruan tinggi dan badan usaha setempat akan lebih ditingkatkan lagi sebagai upaya mendorong penelitian kelapa dan biota laut, dan bidang pertanian lainnya di Provinsi Sulawesi Utara. Dalam upaya percepatan pencapaian program kemitraan ini, diharapkan dukungan Kementerian Riset dan Teknologi melalui program insentif riset dan program spesifikasi lokasi. (ad4-dep1/ kabid-an/humasristek)



Kamis 17 Juli 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Senin 14 Juli 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Selasa 08 Juli 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Senin 07 Juli 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Senin 07 Juli 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Jumat 04 Juli 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Jumat 04 Juli 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Kamis 03 Juli 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Selasa 01 Juli 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Selasa 01 Juli 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]