Ristek Headline |
Senin 26 Januari 2015
 
 

Ristek TV
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 23 Januari 2015
Peluncuran Gerakan Bugar dengan Jamu

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 28 Maret 2011
Penguatan Inovasi di Prov Sulawesi Utara untuk Penguatan SINas
Print PDF Facebook Twitter Email

Upaya penguatan kemampuan inovasi nasional, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan kemampuan inovasi di daerah. Sebagaimana halnya penguatan inovasi nasional, adanya sinergi berbagai kebijakan sektoral di daerah sangat diperlukan. Provinsi Sulawesi Utara akan mengembangkan Kab Minahasa Utara sebagai model pengembangan inovasi daerah. Pemilihan ini akan ditindak lanjuti dengan penyusunan MOU antara Provinsi Sulawesi Utara dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Diharapkan MOU ini merupakan payung prioritas kegiatan litbang di Sulawesi Utara, yang selanjutnya akan diikuti dengan penyusunan nota kesepahaman untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan litbang yang lebih terinci. Demikian penjelasan Ria Dunggio, Kabid Pengendalian dan Pelaporan, Bappeda Prov Sulawesi Utara, dalam acara focus grup discussion 'Penguatan Inovasi Daerah untuk Penguatan SINas', tanggal 24 Maret di Bappeda Prov Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Dadang Permadi, dalam paparannya mengenai kebijakan legislasi dalam penguatan SINas, menekankan pentingnya keterpaduan kebijakan daerah untuk penguatan ekonomi berbasis iptek. Untuk itu adanya cetak biru SINas pengembangan SINas perlu dikembangkan secara bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Lendy Siar, Pembantu Dekan I, FH Univ Sam Ratulangi, mengatakan penguatan kolaborasi iptek agar memperhatikan komoditas dan industri apa yang akan diprioritaskan. Sulawesi Utara mempunyai beberapa potensi yang memerlukan sentuhan iptek seperti pala, enceng gondok, keramik, kelapa. Pengembangan potensi daerah ini agar memperhatikan aspek legislasi pusat dan daerah yang sering tidak sejalan. Selanjutnya, Herny Simbala, Sekretaris Lemlit Univ Sam Ratulangi, mengemukakan mengenai payung besar kegiatan penelitian Univ Sam Ratulangi yang fokus pada pengembangan pola ilmiah  kawasan Pasific, dan sebagai implementasinya akan menekankan pada penguatan unggulan daerah yaitu kelapa melalui program 'nyiur melambai'. Program ini didukung program prioritas lainnya, seperti biofarmaka, biota laut, dan pengolahan komoditas tanaman pala, kopi, nenas, kentang, dan duku. Herny menambahkan, implementasi penelitian berbasis keunggulan daerah di atas memerlukan dukungan pemerintah pusat, serta dukungan kebijakan yang lebih sinergis dan koordinatif dari Bappeda Prov Sulawesi Utara. Kementerian Riset dan Teknologi diharapkan dapat membantu memfasilitasi kerjasama pemanfaatan fasilitas lab di Puspiptek Serpong untuk penelitian palma endemik Sulawesi.

D.Rengku dari Biro Hukum Setda Prov Sulawesi Utara mengemukakan perlunya meningkatkan kelembagaan iptek di Bappeda menjadi lembaga setingkat badan. Upaya ini akan memperkuat fungsi lembaga ini dalam melakukan sinergi dengan kebijakan lainnya, seperti perburuhan, keuangan, pendidikan, dan sebagainya. Bappeda Sulawesi Utara agar membuat kajian mengenai kebijakan yang ada dalam upaya penguatan SINas dan SIDa. Upaya peningkatan kelembagaan ini memerlukan dukungan dari Kementerian Riset dan Teknologi. Selanjutnya, Herny menambahkan, pemerintah daerah bersama-sama perguruan tinggi dengan dibantu Kementerian Riset dan Teknologi agar memperkuat kembali program pengembangan enam kawasan agropolitan Sulawesi Utara. Upaya ini perlu diikuti dengan peningkatan efektivitas DRD Prov Sulawesi Utara dalam penyusunan kebijakan iptek. Menurut Bappeda, organisasi DRD terlalu gemuk, sehingga kurang effisien dalam membantu penyusunan usulan kebijakan iptek yang diperlukan. Menanggapi hal itu, Rillya Gobel, Kasi Kerjasama dan Informasi Data Spasial Balai Litbang, Bappeda Sulawesi Utara akan mengembangkan dan menindak lanjuti pertemuan FGD ini dengan Univ Sam Ratulangi. Selain itu kerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk pengembangan unggulan daerah, seperti kelapa akan ditingkatkan lagi.

Dalam penutupannya, Ria Dunggio menegaskan program-program kemitraan dengan perguruan tinggi dan badan usaha setempat akan lebih ditingkatkan lagi sebagai upaya mendorong penelitian kelapa dan biota laut, dan bidang pertanian lainnya di Provinsi Sulawesi Utara. Dalam upaya percepatan pencapaian program kemitraan ini, diharapkan dukungan Kementerian Riset dan Teknologi melalui program insentif riset dan program spesifikasi lokasi. (ad4-dep1/ kabid-an/humasristek)



Jumat 23 Januari 2015
Peluncuran Gerakan Bugar dengan Jamu
Senin 19 Januari 2015
Penandatanganan Nota Kesepahaman Penegerian Universitas Andi Djemma
Sabtu 17 Januari 2015
Kunjungan Menristekdikti ke Politeknik Negeri Jember
Sabtu 17 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao
Sabtu 17 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Universitas Jember
Jumat 16 Januari 2015
Menristekdikti Terima Audiensi Walikota Tangsel tentang Penyelenggaraan TGIF 2016
Kamis 15 Januari 2015
Menristekdikti Luncurkan SNMPTN 2015
Rabu 14 Januari 2015
Menristekdikti Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan Ketua dan Wakil Ketua MK
Jumat 09 Januari 2015
Menristekdikti Kunjungi Lembaga Biologi Molekuler Eijkman
Kamis 08 Januari 2015
Mendorong Perguruan Tinggi Dalam Rangka Menghadapi MEA
[ Berita lainnya ]