Ristek Headline |
Senin 21 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 28 Maret 2011
Penguatan Inovasi di Prov Sulawesi Utara untuk Penguatan SINas
Print PDF Facebook Twitter Email

Upaya penguatan kemampuan inovasi nasional, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan kemampuan inovasi di daerah. Sebagaimana halnya penguatan inovasi nasional, adanya sinergi berbagai kebijakan sektoral di daerah sangat diperlukan. Provinsi Sulawesi Utara akan mengembangkan Kab Minahasa Utara sebagai model pengembangan inovasi daerah. Pemilihan ini akan ditindak lanjuti dengan penyusunan MOU antara Provinsi Sulawesi Utara dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Diharapkan MOU ini merupakan payung prioritas kegiatan litbang di Sulawesi Utara, yang selanjutnya akan diikuti dengan penyusunan nota kesepahaman untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan litbang yang lebih terinci. Demikian penjelasan Ria Dunggio, Kabid Pengendalian dan Pelaporan, Bappeda Prov Sulawesi Utara, dalam acara focus grup discussion 'Penguatan Inovasi Daerah untuk Penguatan SINas', tanggal 24 Maret di Bappeda Prov Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Dadang Permadi, dalam paparannya mengenai kebijakan legislasi dalam penguatan SINas, menekankan pentingnya keterpaduan kebijakan daerah untuk penguatan ekonomi berbasis iptek. Untuk itu adanya cetak biru SINas pengembangan SINas perlu dikembangkan secara bersama antara pemerintah pusat dan daerah.

Lendy Siar, Pembantu Dekan I, FH Univ Sam Ratulangi, mengatakan penguatan kolaborasi iptek agar memperhatikan komoditas dan industri apa yang akan diprioritaskan. Sulawesi Utara mempunyai beberapa potensi yang memerlukan sentuhan iptek seperti pala, enceng gondok, keramik, kelapa. Pengembangan potensi daerah ini agar memperhatikan aspek legislasi pusat dan daerah yang sering tidak sejalan. Selanjutnya, Herny Simbala, Sekretaris Lemlit Univ Sam Ratulangi, mengemukakan mengenai payung besar kegiatan penelitian Univ Sam Ratulangi yang fokus pada pengembangan pola ilmiah  kawasan Pasific, dan sebagai implementasinya akan menekankan pada penguatan unggulan daerah yaitu kelapa melalui program 'nyiur melambai'. Program ini didukung program prioritas lainnya, seperti biofarmaka, biota laut, dan pengolahan komoditas tanaman pala, kopi, nenas, kentang, dan duku. Herny menambahkan, implementasi penelitian berbasis keunggulan daerah di atas memerlukan dukungan pemerintah pusat, serta dukungan kebijakan yang lebih sinergis dan koordinatif dari Bappeda Prov Sulawesi Utara. Kementerian Riset dan Teknologi diharapkan dapat membantu memfasilitasi kerjasama pemanfaatan fasilitas lab di Puspiptek Serpong untuk penelitian palma endemik Sulawesi.

D.Rengku dari Biro Hukum Setda Prov Sulawesi Utara mengemukakan perlunya meningkatkan kelembagaan iptek di Bappeda menjadi lembaga setingkat badan. Upaya ini akan memperkuat fungsi lembaga ini dalam melakukan sinergi dengan kebijakan lainnya, seperti perburuhan, keuangan, pendidikan, dan sebagainya. Bappeda Sulawesi Utara agar membuat kajian mengenai kebijakan yang ada dalam upaya penguatan SINas dan SIDa. Upaya peningkatan kelembagaan ini memerlukan dukungan dari Kementerian Riset dan Teknologi. Selanjutnya, Herny menambahkan, pemerintah daerah bersama-sama perguruan tinggi dengan dibantu Kementerian Riset dan Teknologi agar memperkuat kembali program pengembangan enam kawasan agropolitan Sulawesi Utara. Upaya ini perlu diikuti dengan peningkatan efektivitas DRD Prov Sulawesi Utara dalam penyusunan kebijakan iptek. Menurut Bappeda, organisasi DRD terlalu gemuk, sehingga kurang effisien dalam membantu penyusunan usulan kebijakan iptek yang diperlukan. Menanggapi hal itu, Rillya Gobel, Kasi Kerjasama dan Informasi Data Spasial Balai Litbang, Bappeda Sulawesi Utara akan mengembangkan dan menindak lanjuti pertemuan FGD ini dengan Univ Sam Ratulangi. Selain itu kerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi untuk pengembangan unggulan daerah, seperti kelapa akan ditingkatkan lagi.

Dalam penutupannya, Ria Dunggio menegaskan program-program kemitraan dengan perguruan tinggi dan badan usaha setempat akan lebih ditingkatkan lagi sebagai upaya mendorong penelitian kelapa dan biota laut, dan bidang pertanian lainnya di Provinsi Sulawesi Utara. Dalam upaya percepatan pencapaian program kemitraan ini, diharapkan dukungan Kementerian Riset dan Teknologi melalui program insentif riset dan program spesifikasi lokasi. (ad4-dep1/ kabid-an/humasristek)



Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Selasa 08 April 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Senin 07 April 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Senin 07 April 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Senin 07 April 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Kamis 03 April 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Kamis 03 April 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
Rabu 02 April 2014
Kunjungan Mahasiswa UNLAM ke Pusat Studi Biofarmaka IPB
[ Berita lainnya ]