Ristek Headline |
Jumat 25 Juli 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 16 Juli 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 18 Februari 2011
Kecelakaan di Jalan Raya – Apa yang bisa kita lakukan?
Print PDF Facebook Twitter Email

Setiap tahun angka kecelakaan terus meningkat dan semakin di dominasi oleh sepeda motor. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya kendaraan di jalan raya. Berdasarkan statistik 2010, banyaknya kendaraan pribadi di Indonesia pada tahun 2008 mencapai sepuluh juta sedangkan sepeda motor sudah lebih dari empat puluh lima juta. Akibatnya jumlah kecelakaan di jalan raya yang melibatkan kendaraan terus meningkat (68% pada tahun 2007, 67% pada tahun 2008 dan 70% tahun 2009).

Berdasarkan usia, kecelakaan paling besar terjadi pada umur 26 sampai 30 tahun, yang melibatkan pengendara anak sekolah yaitu pelajar SMA. Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2009 mencapai hampir 20ribu orang dengan melibatkan 200ribu lebih kendaraan. Seperti data sebelumnya kecelakaan yang melibatkan sepeda motor merupakan bagian terbesar yaitu lebih dari 160ribu kecelakaan.

Kondisi di atas tidak hanya terjadi di Indonesia. Diperkirakan 1,3juta orang meninggal sia-sia di jalan raya di seluruh dunia pada tahun 2011 ini. Sebagian besar (90%) diantara korban meninggal itu terjadi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Jika keadaan ini dibiarkan, pada tahun 2020 kecelakaan di jalan raya akan membunuh 1,9 juta manusia. Pada tahun 2004 kecelakaan di jalan raya adalah pembunuh No. 9 (WHO, 2008) jauh di bawah penyakit jantung, ginjal, HIV,TBC, namun sudah di atas diabetes dan malaria.

Berdasarkan kenyataan di atas diperlukan suatu tindakan bersama untuk membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih aman. Dalam kaitan ini WHO mengeluarkan resolusi 62/244 tahun 2008 yang meminta anggotanya untuk mengurangi jumlah kecelakaan dan jumlah korban di jalan raya menjadi setengahnya pada 2020.

Untuk melaksanakan resolusi tersebut pihak Kementerian Perhubungan menggalang kerjasama dengan semua pihak (Pemerintah, Swasta dan Masyarakat) untuk mencanangkan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020. Pelaksanaannya dilakukan dengan menyusun Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Republik Indonesia (RUNK – LLAJ) yang peluncurannya akan dilakukan tanggal 11 Mei 2011 oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam dokumen RUNK ini Kementerian Riset dan Teknologi mengisi substansi tentang riset keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan (safer road) dan kendaraan yang berkeselamatan (safer vehicles).

Tujuan Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020 ini antara lain melaksanakan platform global, regional dan nasional untuk mengurangi 50% angka korban kecelakaan di jalan melalui program “Dekade Aksi Keselamatan Jalan RI (2011 – 2020), mengesahkan dan meluncurkan dokumen “Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Republik Indonesia, mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam aksi penurunan jumlah korban kecelakaan lalu lintas, single sessage : SAATNYA BERTINDAK ! (TIME FOR ACTION).

Hal-hal di atas dikemukakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso dalam pertemuan seluruh pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat.

Direktur Keselamatan Transportasi Darat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Hotma P. Simanjuntak, menyatakan bahwa “Kementerian Perhubungan telah melakukan persiapan-persiapan dalam rangka peluncuran tanggal 11 Mei tersebut dengan menyiapkan simbol, pekan nasional, promo di media, mascot ZETA (Zebra Sahabat Kita), gerak jalan, funride, giant banner dan lain-lain,”ujarnya.

Dalam kesempatan diskusi peserta pertemuan sangat mengharapkan agar acara peluncuran yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya nantinya tidak berhenti pada seremonial saja. Peserta pertemuan juga sepakat memilih Giri Suseno (Ketua Komisi Keselamatan Jalan Dunia/ Commission for Global Road Safety) menjadi koordinator gerakan ini hingga ketua devinitif ditetapkan oleh Presiden bulan Mei nanti. (AD-IP-Pem/humasristek)



Kamis 17 Juli 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Senin 14 Juli 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Selasa 08 Juli 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Senin 07 Juli 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Senin 07 Juli 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Jumat 04 Juli 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Jumat 04 Juli 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Kamis 03 Juli 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Selasa 01 Juli 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Selasa 01 Juli 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]