Ristek Headline |
Sabtu 01 November 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 18 Februari 2011
Kecelakaan di Jalan Raya – Apa yang bisa kita lakukan?
Print PDF Facebook Twitter Email

Setiap tahun angka kecelakaan terus meningkat dan semakin di dominasi oleh sepeda motor. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya kendaraan di jalan raya. Berdasarkan statistik 2010, banyaknya kendaraan pribadi di Indonesia pada tahun 2008 mencapai sepuluh juta sedangkan sepeda motor sudah lebih dari empat puluh lima juta. Akibatnya jumlah kecelakaan di jalan raya yang melibatkan kendaraan terus meningkat (68% pada tahun 2007, 67% pada tahun 2008 dan 70% tahun 2009).

Berdasarkan usia, kecelakaan paling besar terjadi pada umur 26 sampai 30 tahun, yang melibatkan pengendara anak sekolah yaitu pelajar SMA. Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2009 mencapai hampir 20ribu orang dengan melibatkan 200ribu lebih kendaraan. Seperti data sebelumnya kecelakaan yang melibatkan sepeda motor merupakan bagian terbesar yaitu lebih dari 160ribu kecelakaan.

Kondisi di atas tidak hanya terjadi di Indonesia. Diperkirakan 1,3juta orang meninggal sia-sia di jalan raya di seluruh dunia pada tahun 2011 ini. Sebagian besar (90%) diantara korban meninggal itu terjadi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Jika keadaan ini dibiarkan, pada tahun 2020 kecelakaan di jalan raya akan membunuh 1,9 juta manusia. Pada tahun 2004 kecelakaan di jalan raya adalah pembunuh No. 9 (WHO, 2008) jauh di bawah penyakit jantung, ginjal, HIV,TBC, namun sudah di atas diabetes dan malaria.

Berdasarkan kenyataan di atas diperlukan suatu tindakan bersama untuk membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih aman. Dalam kaitan ini WHO mengeluarkan resolusi 62/244 tahun 2008 yang meminta anggotanya untuk mengurangi jumlah kecelakaan dan jumlah korban di jalan raya menjadi setengahnya pada 2020.

Untuk melaksanakan resolusi tersebut pihak Kementerian Perhubungan menggalang kerjasama dengan semua pihak (Pemerintah, Swasta dan Masyarakat) untuk mencanangkan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020. Pelaksanaannya dilakukan dengan menyusun Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Republik Indonesia (RUNK – LLAJ) yang peluncurannya akan dilakukan tanggal 11 Mei 2011 oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam dokumen RUNK ini Kementerian Riset dan Teknologi mengisi substansi tentang riset keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan (safer road) dan kendaraan yang berkeselamatan (safer vehicles).

Tujuan Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020 ini antara lain melaksanakan platform global, regional dan nasional untuk mengurangi 50% angka korban kecelakaan di jalan melalui program “Dekade Aksi Keselamatan Jalan RI (2011 – 2020), mengesahkan dan meluncurkan dokumen “Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Republik Indonesia, mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam aksi penurunan jumlah korban kecelakaan lalu lintas, single sessage : SAATNYA BERTINDAK ! (TIME FOR ACTION).

Hal-hal di atas dikemukakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso dalam pertemuan seluruh pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat.

Direktur Keselamatan Transportasi Darat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Hotma P. Simanjuntak, menyatakan bahwa “Kementerian Perhubungan telah melakukan persiapan-persiapan dalam rangka peluncuran tanggal 11 Mei tersebut dengan menyiapkan simbol, pekan nasional, promo di media, mascot ZETA (Zebra Sahabat Kita), gerak jalan, funride, giant banner dan lain-lain,”ujarnya.

Dalam kesempatan diskusi peserta pertemuan sangat mengharapkan agar acara peluncuran yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya nantinya tidak berhenti pada seremonial saja. Peserta pertemuan juga sepakat memilih Giri Suseno (Ketua Komisi Keselamatan Jalan Dunia/ Commission for Global Road Safety) menjadi koordinator gerakan ini hingga ketua devinitif ditetapkan oleh Presiden bulan Mei nanti. (AD-IP-Pem/humasristek)



Rabu 29 Oktober 2014
Kunjungan Menristekdikti ke LIPI
Selasa 28 Oktober 2014
Menristek Dikti Hadiri Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BPK
Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir
Selasa 28 Oktober 2014
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86
Jumat 24 Oktober 2014
Rapat Koordinasi tentang Implementasi Permenperin No. 69 Tahun 2014 dalam TKDN Pengembangan (R&D)
Selasa 21 Oktober 2014
Perpisahan Menristek : Kita Harus Bertransformasi Melakukan Perubahan
Senin 20 Oktober 2014
Seminar Nasional Teknologi Sistem Pemantauan dan Pengawasan Batubara di Indonesia
Kamis 16 Oktober 2014
Rapat Kerja PP-IPTEK 2014: Peran Strategis PP-IPTEK Dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing
Kamis 16 Oktober 2014
RISET-PRO Targetkan Cetak Doktor Handal
Kamis 16 Oktober 2014
Workshop Inkubasi Bisnis Teknologi
[ Berita lainnya ]