Ristek Headline |
Jumat 25 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 22 April 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 18 Februari 2011
Kecelakaan di Jalan Raya – Apa yang bisa kita lakukan?
Print PDF Facebook Twitter Email

Setiap tahun angka kecelakaan terus meningkat dan semakin di dominasi oleh sepeda motor. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya kendaraan di jalan raya. Berdasarkan statistik 2010, banyaknya kendaraan pribadi di Indonesia pada tahun 2008 mencapai sepuluh juta sedangkan sepeda motor sudah lebih dari empat puluh lima juta. Akibatnya jumlah kecelakaan di jalan raya yang melibatkan kendaraan terus meningkat (68% pada tahun 2007, 67% pada tahun 2008 dan 70% tahun 2009).

Berdasarkan usia, kecelakaan paling besar terjadi pada umur 26 sampai 30 tahun, yang melibatkan pengendara anak sekolah yaitu pelajar SMA. Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia tahun 2009 mencapai hampir 20ribu orang dengan melibatkan 200ribu lebih kendaraan. Seperti data sebelumnya kecelakaan yang melibatkan sepeda motor merupakan bagian terbesar yaitu lebih dari 160ribu kecelakaan.

Kondisi di atas tidak hanya terjadi di Indonesia. Diperkirakan 1,3juta orang meninggal sia-sia di jalan raya di seluruh dunia pada tahun 2011 ini. Sebagian besar (90%) diantara korban meninggal itu terjadi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Jika keadaan ini dibiarkan, pada tahun 2020 kecelakaan di jalan raya akan membunuh 1,9 juta manusia. Pada tahun 2004 kecelakaan di jalan raya adalah pembunuh No. 9 (WHO, 2008) jauh di bawah penyakit jantung, ginjal, HIV,TBC, namun sudah di atas diabetes dan malaria.

Berdasarkan kenyataan di atas diperlukan suatu tindakan bersama untuk membuat jalan raya menjadi tempat yang lebih aman. Dalam kaitan ini WHO mengeluarkan resolusi 62/244 tahun 2008 yang meminta anggotanya untuk mengurangi jumlah kecelakaan dan jumlah korban di jalan raya menjadi setengahnya pada 2020.

Untuk melaksanakan resolusi tersebut pihak Kementerian Perhubungan menggalang kerjasama dengan semua pihak (Pemerintah, Swasta dan Masyarakat) untuk mencanangkan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020. Pelaksanaannya dilakukan dengan menyusun Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Republik Indonesia (RUNK – LLAJ) yang peluncurannya akan dilakukan tanggal 11 Mei 2011 oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam dokumen RUNK ini Kementerian Riset dan Teknologi mengisi substansi tentang riset keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan (safer road) dan kendaraan yang berkeselamatan (safer vehicles).

Tujuan Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 – 2020 ini antara lain melaksanakan platform global, regional dan nasional untuk mengurangi 50% angka korban kecelakaan di jalan melalui program “Dekade Aksi Keselamatan Jalan RI (2011 – 2020), mengesahkan dan meluncurkan dokumen “Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Republik Indonesia, mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam aksi penurunan jumlah korban kecelakaan lalu lintas, single sessage : SAATNYA BERTINDAK ! (TIME FOR ACTION).

Hal-hal di atas dikemukakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso dalam pertemuan seluruh pemangku kepentingan dari kalangan pemerintah, swasta dan masyarakat.

Direktur Keselamatan Transportasi Darat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Hotma P. Simanjuntak, menyatakan bahwa “Kementerian Perhubungan telah melakukan persiapan-persiapan dalam rangka peluncuran tanggal 11 Mei tersebut dengan menyiapkan simbol, pekan nasional, promo di media, mascot ZETA (Zebra Sahabat Kita), gerak jalan, funride, giant banner dan lain-lain,”ujarnya.

Dalam kesempatan diskusi peserta pertemuan sangat mengharapkan agar acara peluncuran yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya nantinya tidak berhenti pada seremonial saja. Peserta pertemuan juga sepakat memilih Giri Suseno (Ketua Komisi Keselamatan Jalan Dunia/ Commission for Global Road Safety) menjadi koordinator gerakan ini hingga ketua devinitif ditetapkan oleh Presiden bulan Mei nanti. (AD-IP-Pem/humasristek)



Selasa 22 April 2014
Menristek Kunjungi LPA Lapan Kototabang
Selasa 22 April 2014
PP-IPTEK Rayakan Ke-23 Tahun Eksistensinya Dalam Pembudayaan Iptek
Selasa 22 April 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK
Selasa 22 April 2014
Sosialisasi Kode Etik Penelitian di Universitas Jember
Selasa 22 April 2014
Free Access Jurnal Ilmiah Internasional bagi LPNK-RISTEK
Senin 21 April 2014
Peningkatan Kapasitas SDM Iptek Melalui Program Jenesys 2.0
Rabu 16 April 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
[ Berita lainnya ]