Ristek Headline |
Tuesday, July 29, 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Wednesday, July 16, 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


INFO IPTEK
Thursday, February 17, 2011
Wow, Mesin Ubah Limbah Plastik Jadi Energi
Print PDF Facebook Twitter Email

Ilmuwan Jepang menciptakan mesin rumahan yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar. Meskipun, persoalan karbon dioksida belum terpecahkan.

Sekantong plastik berisi botol, topi dan produk kemasan lain pada dasarnya dibuat dari minyak. Mesin buatan Akinori Ito ini mengubah kembali produk tersebut menjadi minyak memanfaatkan proses karbon-negatif.

Dengan memanaskan palstik, perangkap uap dalam sistem pipa dan ruang air dapat mendinginkan uap sehingga memadatkan kembali materi itu menjadi minyak mentah. Produk itu dapat idmanfaatkan untuk generator atau beberapa jenis kompor.

Mesin yang dipasarkan oleh Blest Corporation ini dipuji atas efisiensi. Mereka dapat mengkonversi satu kilogram sampah plastik menjadi satu liter minyak hanya dengan satu kilowatt/ jam energi. Sistem ini dikenai biaya US$10 ribu (90 juta) namun kemungkinan besar turun sejalan banyaknya permintaan.

Meskin Ito tersebut memang bukanlah yang pertama dalam mengubah plastik menjadi bahan bakar. Namun, perangkat ini mengagumkan karena dapat dimanfaatkan di industri rumahan.

Solusi lain memang dalam lingkup lebih besar. Envion Oil Generator misalnya mampu memproses 10 ribu ton sampah plastik setiap tahun. Masing-masing ton limbah diubah menjadi tiga sampai lima barel minyak mentah.

Ini lalu dimanfaatkan untuk bahan bakar komersial seperti bensin, solar dan bahan bakar jet. Sebuah pabrik percontohan sudah dibuka di Washington, 2009 lalu.

Sementara itu, pengubahan minyak dengan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer ini belum mampu berkontribusi terhadap perubahan iklim. Mereka hanya menciptakan solusi terhadap tumpukan sampah plastik.

Namun menurut pihak Envion, sekitar 50 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap tahun. Jika semua dikonversi kembali ke minyak maka dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak asing. (teknologi.inilah.com/ humasristek)



Friday, July 4, 2014
Waterman: Alat Semprot Pestisida Semi Otomatis
Thursday, July 3, 2014
Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London
Wednesday, July 2, 2014
Mahasiswa FT-UB Ciptakan Prototipe Mobil Berbahan Bakar Batu Kapur
Tuesday, July 1, 2014
Ciptakan Aplikasi untuk Smart Watch, Mahasiswa UI Raih Prestasi di Ajang Hackathon
Monday, June 30, 2014
Dosen FK UI Rancang Alat Deteksi Stroke Termurah
Friday, June 27, 2014
SIPAGI Sikat Gigi Praktis Untuk Perjalanan
Thursday, June 26, 2014
Remaja 15 Tahun Buat Aplikasi Stetoskop Digital
Wednesday, June 25, 2014
Dentalion Permudah Pemeriksaan Gigi
Friday, June 20, 2014
Studi Doktor di Jepang, Alumni Unnes Ciptakan Aplikasi HalalMinds
Thursday, June 19, 2014
Ternyata, Ampas Kopi Bisa Jadi Biodiesel
[ Berita lainnya ]