Ristek Headline |
Monday, November 24, 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


INFO IPTEK
Thursday, February 17, 2011
Wow, Mesin Ubah Limbah Plastik Jadi Energi
Print PDF Facebook Twitter Email

Ilmuwan Jepang menciptakan mesin rumahan yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar. Meskipun, persoalan karbon dioksida belum terpecahkan.

Sekantong plastik berisi botol, topi dan produk kemasan lain pada dasarnya dibuat dari minyak. Mesin buatan Akinori Ito ini mengubah kembali produk tersebut menjadi minyak memanfaatkan proses karbon-negatif.

Dengan memanaskan palstik, perangkap uap dalam sistem pipa dan ruang air dapat mendinginkan uap sehingga memadatkan kembali materi itu menjadi minyak mentah. Produk itu dapat idmanfaatkan untuk generator atau beberapa jenis kompor.

Mesin yang dipasarkan oleh Blest Corporation ini dipuji atas efisiensi. Mereka dapat mengkonversi satu kilogram sampah plastik menjadi satu liter minyak hanya dengan satu kilowatt/ jam energi. Sistem ini dikenai biaya US$10 ribu (90 juta) namun kemungkinan besar turun sejalan banyaknya permintaan.

Meskin Ito tersebut memang bukanlah yang pertama dalam mengubah plastik menjadi bahan bakar. Namun, perangkat ini mengagumkan karena dapat dimanfaatkan di industri rumahan.

Solusi lain memang dalam lingkup lebih besar. Envion Oil Generator misalnya mampu memproses 10 ribu ton sampah plastik setiap tahun. Masing-masing ton limbah diubah menjadi tiga sampai lima barel minyak mentah.

Ini lalu dimanfaatkan untuk bahan bakar komersial seperti bensin, solar dan bahan bakar jet. Sebuah pabrik percontohan sudah dibuka di Washington, 2009 lalu.

Sementara itu, pengubahan minyak dengan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer ini belum mampu berkontribusi terhadap perubahan iklim. Mereka hanya menciptakan solusi terhadap tumpukan sampah plastik.

Namun menurut pihak Envion, sekitar 50 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap tahun. Jika semua dikonversi kembali ke minyak maka dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak asing. (teknologi.inilah.com/ humasristek)



Thursday, September 4, 2014
Dukung Konversi BBM ke BBG, UGM Kembangkan Tabung BBG Cartridge Bertekanan Rendah
Wednesday, August 27, 2014
Mahasiswa ITS ciptakan "Smart Solar Panel"
Monday, August 25, 2014
Helm Anti-Kantuk Mahasiswa Ubaya Raih Emas International Invention, Innovation, and Design di Malaysia
Friday, August 22, 2014
Rangka Sepeda Buatan Dosen ITS Raih Piagam Paten
Wednesday, August 20, 2014
Ukur Tinggi dan Berat Badan Lebih Praktis Dengan Nutrisomatic
Friday, August 15, 2014
Mahasiswa UGM Kembangkan Teknik Pembibitan Tebu Berkualitas
Friday, July 4, 2014
Waterman: Alat Semprot Pestisida Semi Otomatis
Thursday, July 3, 2014
Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London
Wednesday, July 2, 2014
Mahasiswa FT-UB Ciptakan Prototipe Mobil Berbahan Bakar Batu Kapur
Tuesday, July 1, 2014
Ciptakan Aplikasi untuk Smart Watch, Mahasiswa UI Raih Prestasi di Ajang Hackathon
[ Berita lainnya ]