Ristek Headline |
Jumat 19 Desember 2014
 
 

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 15 Desember 2014
Peringatan Hari Nusantara 2014

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


INFO IPTEK
Kamis 17 Februari 2011
Wow, Mesin Ubah Limbah Plastik Jadi Energi
Print PDF Facebook Twitter Email

Ilmuwan Jepang menciptakan mesin rumahan yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar. Meskipun, persoalan karbon dioksida belum terpecahkan.

Sekantong plastik berisi botol, topi dan produk kemasan lain pada dasarnya dibuat dari minyak. Mesin buatan Akinori Ito ini mengubah kembali produk tersebut menjadi minyak memanfaatkan proses karbon-negatif.

Dengan memanaskan palstik, perangkap uap dalam sistem pipa dan ruang air dapat mendinginkan uap sehingga memadatkan kembali materi itu menjadi minyak mentah. Produk itu dapat idmanfaatkan untuk generator atau beberapa jenis kompor.

Mesin yang dipasarkan oleh Blest Corporation ini dipuji atas efisiensi. Mereka dapat mengkonversi satu kilogram sampah plastik menjadi satu liter minyak hanya dengan satu kilowatt/ jam energi. Sistem ini dikenai biaya US$10 ribu (90 juta) namun kemungkinan besar turun sejalan banyaknya permintaan.

Meskin Ito tersebut memang bukanlah yang pertama dalam mengubah plastik menjadi bahan bakar. Namun, perangkat ini mengagumkan karena dapat dimanfaatkan di industri rumahan.

Solusi lain memang dalam lingkup lebih besar. Envion Oil Generator misalnya mampu memproses 10 ribu ton sampah plastik setiap tahun. Masing-masing ton limbah diubah menjadi tiga sampai lima barel minyak mentah.

Ini lalu dimanfaatkan untuk bahan bakar komersial seperti bensin, solar dan bahan bakar jet. Sebuah pabrik percontohan sudah dibuka di Washington, 2009 lalu.

Sementara itu, pengubahan minyak dengan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer ini belum mampu berkontribusi terhadap perubahan iklim. Mereka hanya menciptakan solusi terhadap tumpukan sampah plastik.

Namun menurut pihak Envion, sekitar 50 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap tahun. Jika semua dikonversi kembali ke minyak maka dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak asing. (teknologi.inilah.com/ humasristek)



Rabu 10 Desember 2014
Drone Buatan Mahasiswa UGM
Jumat 14 November 2014
Arjuna, Mobil Listrik UGM Juara Kompetisi
Kamis 23 Oktober 2014
Rupa-Rupa Modifikasi Pangan Kreasi Mahasiswa
Kamis 16 Oktober 2014
Indonesia Kuasai Teknologi Baterai Lithium
Kamis 16 Oktober 2014
SMPN Surabaya Sabet Dua Juara Robotika Nasional
Kamis 16 Oktober 2014
Prestasi Nasional Mahasiswa FTUI
Kamis 16 Oktober 2014
Mahasiswi Darmajaya Ciptakan Software Pendeteksi Flu Burung
Senin 29 September 2014
2 Pelajar Banjarnegara Ubah Biji Salak Jadi Energi
Jumat 19 September 2014
Siswa SMK Gresik Ubah Air Urin Menjadi Air Bersih
Jumat 19 September 2014
Software dari ITS Bantu Negara Hemat Rp52 M
[ Berita lainnya ]