Ristek Headline |
Thursday, April 24, 2014
 
 
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, April 22, 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Thursday, January 27, 2011
Persiapan Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Kementerian Riset dan Teknologi 2010
Print PDF Facebook Twitter Email

Sejalan dengan dinamika lingkungan strategis, baik nasional maupun global. permasalahan dan tantangan yang dihadapi kementerian Riset dan Teknologi  semakin kompleks. Dalam konteks ketatanegaraan, reformasi birokrasi juga mendorong akselerasi proses demokratisasi dan desentralisasi yang melahirkan situasi paradoksal, antara semakin membaiknya kebebasan sipil (civil liberty) dengan terbatasnya kapasitas kelembagaan politik dan kapasitas tata kelola pemerintahan (governance) sehingga akuntabilitas layanan publik belum sepenuhnya sesuai harapan.

Pada Awal bulan Pebruari 2011 diadakan rapat internal untuk persiapan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Kementerian Riset dan Teknologi 2010 yang dilaksanakan oleh Biro Perencanaan KRT. Rapat yang dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Januari 2011 bertempat di Jl. MH. Tmarin No. 8 Jakarta Pusat,  GD. II Lantai V  dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan KRT, Farid A. Binoruno dengan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi, Didit.

Dari Evaluasi sementara LAKIP 2010 KRT terkait dengan Perencanaan Kinerja, Renstra Ristek masih belum menggambarkan hasil dari “riset dan teknologi” yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat, belum terdapatnya indikator kinerja pada sasaran dan tujuan strategis dalam renstra, dan penetapan kinerja yang ingin dicapai.

Selanjutya pada poin Pengukuran Kinerja, terdapat beberapa rumusan IKU (Indikator Kinerja Utama) yang selaras, dan terdapatnya beberapa indikator kinerja yang masih perlu perbaikan relevan dan terukur. Terkait dengan IKU Kinerja Tertinggi ada beberapa poin seperti, 1) perlu membangun dasar yang kokoh bagi pembangunan SINas, dengan ukuran keberhasilan berupa cetak biru pembangunan SINas, model baku SINas sebagai acuan dalam pembangunan Iptek nasional, dan Model baku Sistem inovasi Daerah (SIDA) sebagai acuan dalam pembangunan Iptek di daerah. 2) terbangunnya sinergi dan termanfaatkannya secara optimal hasil-hasil riset oleh pengguna (industri, masyarakat, dan pemerintah), 3)  meningkatkan produktivitas lembaga Iptek, 4) perizinan peneliti asing terlaksana dengan baik dengan berbasis pada kepentingan nasional, ujar Didik Notosudjono didalam penjelasannya.

Menurut narasumber Didit bahwa disarankan IKU yang diserahkan adalah jumlah kebijakan Ristek yang dikeluarkan, presentase kesesuaian kegiatan litbangyasa terhadap fokus bidang Iptek, jumlah kekayaan intelektual yang dihasilkan, jumlah daerah yang memanfaatkan hasil litbangyasa Iptek, jumlah lembaga yang terlibat dalam jejaring litbangyasa Iptek, jumlah SDM Iptek berkualifikasi, dan jumlah teknologi yang diadopsi oleh sektor produksi.

Paparan selanjutnya di uraikan permasalahan Pelaporan Kinerja, perlu adanya penyajian informasi kinerja yang tertuang dalam LAKIP yang menggambarkan sepenuhnya kinerja yang dicapai oleh Kementerian Riset dan Teknologi secara menyeluruh. Sedangkan analisa kinerja yang belum memadai, dan belum tersajikannya dari informasi keuangan yang terkait dengan pencapaian kinerja.

Pada Evaluasi Kinerja Internal masih perlu melakukan perbaikan manajemen kinerja pada unit kerja terkait, dan hasil evaluasi yang sementara harus sudah dapat ditindaklanjuti dalam proses manajemen, Ujar Didik. Sedangkan pada Capaian Kinerja pada outputnya hampir seluruh target yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan telah tercapai, namun capaian kinerja outcomes, capaiannya hanya sebesar 34%. Hal ini lebih banyak disebabkan perumusan indikator kinerja outcome yang belum memadai serta belum sesuai dengan pengharapan masyarakatnya.

Pada akhir penutupan pembahasan disampaikan oleh Farid Binaruno, mengenai agenda akuntabilitas kinerja Ristek yang telah dan akan dilaksanakan, Seperti pada bulan Januari 2011 merupakan tahapan pemetaan kegiatan penyusunan LAKIP Eselon I berupa laporan tahunan, di bulan Pebruari merupakan penajaman kegiatan (PK), Seleksi Usulan Kegiatan (RKT), Penyampaian dan Evaluasi Lakip Eselon I dan Penyusunan LAKIP Kementerian.

Selanjutnya di bulan Maret penyampaian LAKIP dan PK Kementerian dan dibulan April sampai dengan Desember merupakan Pemantauan dan Pengendalian Kegiatan – UKMP3 (B04 s/d B12). Pada akhirnya LAKIP disusun untuk mecapai perbaikan kinerja di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi demikian yang disampaikan pada akhir penutupan pembahasan penyusunan LAKIP 2010.

Hadir pada acara ini Vemmie Diana Koeswara, Asisten Deputi Budaya dan Etika, Malikuz Zahar, Asisten Deputi Relevansi Kebijakan Iptek, Marudi Kepala Inspektorat KRT dan Pejabat eselon II KRT terkait serta pejabat dan staf KRT.(hk-bhh/humasristek/rch)



Tuesday, April 22, 2014
PP-IPTEK Rayakan Ke-23 Tahun Eksistensinya Dalam Pembudayaan Iptek
Tuesday, April 22, 2014
HUT ke-23 PP-IPTEK
Tuesday, April 22, 2014
Sosialisasi Kode Etik Penelitian di Universitas Jember
Tuesday, April 22, 2014
Free Access Jurnal Ilmiah Internasional bagi LPNK-RISTEK
Monday, April 21, 2014
Peningkatan Kapasitas SDM Iptek Melalui Program Jenesys 2.0
Wednesday, April 16, 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Wednesday, April 16, 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Monday, April 14, 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Tuesday, April 8, 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Tuesday, April 8, 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
[ Berita lainnya ]