Ristek Headline |
Monday, September 22, 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


INFO IPTEK
Tuesday, January 4, 2011
Hari Ini Fenomena Gerhana Matahari
Print PDF Facebook Twitter Email

Setelah melihat hujan meteor Quandrantid, pengamat langit di Eropa, bagian utara Afrika dan Asia Barat akan disuguhi tontonan gerhana matahari sebagian. Seperti apa?

Sisi bayangan luar bulan yang disebut penumbra, sebagian gerhana akan terlihat mengikis bagian utara Bumi. Cara paling aman melihat gerhana matahari adalah memproyeksikan gambar matahari tersebut melalui teropong atau teleskop.

Pada 4 Januari, gerhana matahari sebagian akan muncul di Aljazair, negara terbesar kedua di Afrika. Kontak pertama adalah bayangan penumbra di mana cahaya matahari akan terbit dari ujung selatan. Ini bertepatan dengan cahaya matahari lokal di beberapa ratus kilometer sebelah timur laut Salah, kota oasis di pusat Aljazair.

Pada akhrinya, bayangan ini akan menyelimuti hampir seluruh Eropa, bagian utara Afrika, Timur Tengah dan Asia Selatan. Durasi waktu berdasarkan tempat masing-masing. Ini terkait luas total dari penampakan matahari yang bisa diamati kawasan tersebut.

Astronom NASA Fred Espenak telah mengkalkulasikan kondisi pengamatan 65 negara di Eropa, Afrika dan Asia, termasuk nilai bayangan dan gelombang. Bayangan akan muncul dari timur ke negara Eurasia yaitu Kazakhstan, sebelah utara Danau Balkhash lalu menyentuh Aljazair.

Untuk Indonesia, menurut Peneliti Senior Astronomi dan Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaludidin, Indonesia tidak bisa mengamati fenomena gerhana matahari tersebut.

“Dari lintasan gerhana matahari, ini hanya melintas di beberapa kawasan Asia. Dimulai dari Eropa hingga Asia Selatan. Indonesia tidak termasuk,” kata Thomas. (teknologi.inilah.com/ humasristek)



Thursday, September 4, 2014
Dukung Konversi BBM ke BBG, UGM Kembangkan Tabung BBG Cartridge Bertekanan Rendah
Wednesday, August 27, 2014
Mahasiswa ITS ciptakan "Smart Solar Panel"
Monday, August 25, 2014
Helm Anti-Kantuk Mahasiswa Ubaya Raih Emas International Invention, Innovation, and Design di Malaysia
Friday, August 22, 2014
Rangka Sepeda Buatan Dosen ITS Raih Piagam Paten
Wednesday, August 20, 2014
Ukur Tinggi dan Berat Badan Lebih Praktis Dengan Nutrisomatic
Friday, August 15, 2014
Mahasiswa UGM Kembangkan Teknik Pembibitan Tebu Berkualitas
Friday, July 4, 2014
Waterman: Alat Semprot Pestisida Semi Otomatis
Thursday, July 3, 2014
Tim Aplikasi Quick Disaster UGM Raih Global Winner di London
Wednesday, July 2, 2014
Mahasiswa FT-UB Ciptakan Prototipe Mobil Berbahan Bakar Batu Kapur
Tuesday, July 1, 2014
Ciptakan Aplikasi untuk Smart Watch, Mahasiswa UI Raih Prestasi di Ajang Hackathon
[ Berita lainnya ]