Ristek Headline |
Selasa 02 September 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 25 Agustus 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 21 Mei 2010
Pameran Teknologi Geo-Informasi Indonesia ke 5
Print PDF Facebook Twitter Email

Data sejarah mencatat kegiatan survei dan pemetaan di negeri kepulauan ini dilakukan sejak delapan abad lalu. Dalam Jurnal Holland Horizon tahun 1994, menurut tulisan C.J. Zandvlit (Belanda), peta administratif Kerajaan Kediri pernah dibuat pada masa sebelum berdirinya Majapahit.

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, survei dan pemetaan mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Peran penting pemerintah Kolonial Belanda yang menjajah selama 3,5 abad memang tidak dapat dipungkiri.

Pasca kemerdekaan bangsa Indonesia, terutama sejak dibentuknya Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL), mulai mengambil peran dalam melakukan survei dan pemetaan serta menghasilkan berbagai jenis peta dan atlas untuk beragam keperluan.

Pada ulang tahunnya yang ke 40 yaitu pada tanggal 17 Oktober 2009, BAKOSURTANAL melacak jejak sejarah pengembangan survei dan pemetaan di Nusantara dengan melihatnya dari berbagai aspek, mulai dari pembentukan organisasi, SDM, dan teknologi yang digunakan.

Selama empat dasawarsa terakhir kegiatan survey dan pemetaan yang dilakukan BAKOSURTANAL sangat ditunjang oleh pengembangan Iptek di bidang informasi geospasial yang sangat  pesat, mulai dari pengumpulan, pengolahan hingga penyajian data spasial, baik cetak maupun digital, dan bidang informasi geospasial untuk penataan ruang, pemetaan perbatasan, kehutanan, dan pertambangan serta penyediaan informasi geospasial untuk pengolahan bencana alam dan penegasan batas wilayah antar Negara telah pula dicapai oleh BAKOSURTANAL. Semua itu terangkum dalam buku yang berjudul “Survei dan Pemetaan Nusantara” yang peluncuran dan bedah bukunya dilaksanakan  bertepatan pada hari kebangkitan Nasional ke-102, pada 20 Mei 2010 di Hotel Bidakara, Jakarta.

Acara diawali denngan Talk Show TV dengan Tema ”Membangun industri geoinformasi melalui inovasi dan kemudahan akses terhadap data dan informasi geospasial”  yang dipandu oleh Olga Lidya , dengan Pembicara :Rudolf Wennemar Matindas, Kepala BAKOSURTANAL ; Kuntoro Mangkusubroto, Ketua Unit Kerja  Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4);  Ady Saptady Ruchiatan ST, MOTM, MCIS, MTEL, Sekjen ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics, wakil dari pelaku  industri geoinformasi  serta  Imam Prasodjo, Sosiolog Universitas Indonesia,  sebagai Pengamat Sosial.
 

Selama empat dasawarsa pula, sudah banyak prestasi yang dicapai BAKOSURTANAL antara lain dalam bidang informasi geospasial  untuk penataan ruang, pemetaan perbatasan, kehutanan, dan pertambangan. BAKOSURTANAL berperan dalam menyediakan informasi geospasial untuk pengolahan bencana alam dan penegasan batas wilayah antar negara. Semua itu terangkum dalam buku yang berjudul Survei dan Pemetaan Nusantara tersebut.

Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional ke-102, pada tanggl 20 Mei 2010, BAKOSURTANAL meluncurkan dan membedah buku tersebut. Buku “Survei dan Pemetaan Nusantara” dibedah  dan diulas oleh pakar sejarah dari LIPI, Asvi Warman Adam serta  Imam Prasodjo sebagai Pakar Sosiolog Universitas Indonesia serta sekaligus Pengamat Sosial  .

Dalam kesempatan ini pula diluncurkan “Sistem Informasi Geospasial Nusantara” (SIGN), yang merupakan integrasi sistem informasi spasial nasional dari berbagai sektor untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pengambilan keputusan”, papar Bebas Purnawan.

Sedangkan “Aplikasi Indonesia 30' disampaikan oleh Sri Lestari dari BAKOSURTANAL yang merupakan aplikasi yang dibangun dengan basis Web-GIS. Aplikasi ini menyajikan informasi wilayah pada setiap perpotongan bujur dan lintang untuk tiap rentang 30 menit atau setengah derajat (utara-selatan, barat-timur).

Pada kesempatan yang sama didengungan ajang “Pameran Teknologi Geo-informasi Indonesia ke 5” ;“ 5th  Indonesian Geoinformation Technology Exhibition (5th IGTE 2010) yang akan digelar di Balai Kartini pada tanggal 27-30 Juli 2010 mendatang.

Hadir pada acara tersebut Kepala BAKOSURTANAL, Rudolf Matindas, Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, Ady Saptady Ruchiatan, Sekjen ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics, wakil dari pelaku industri geoinformasi, Imam Prasodjo, Sosiolog Universitas Indonesia, pengamat, serta undangan dari Kementerian Riset dan Teknologi, BAKOSURTANAL dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian lainnya. Tak ketinggalan insan media cetak dan elektronik  ambl bagian dalam acara tersebut. (iwr/dn/humasristek)



Kamis 25 September 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Senin 25 Agustus 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
Senin 25 Agustus 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional
Jumat 22 Agustus 2014
Kementerian Riset dan Teknologi Hadir di Kalsel Expo 2014
Jumat 22 Agustus 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68
Kamis 21 Agustus 2014
Penaganugerahan Gelar Perekaya Utama Kehormatan
Selasa 19 Agustus 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Senin 18 Agustus 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Minggu 17 Agustus 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Rabu 13 Agustus 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
[ Berita lainnya ]