Ristek Headline |
Sabtu 28 Maret 2015
 
 

Ristek TV

open bidding es1

Hasil Seleksi CPNS 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Sabtu 21 Maret 2015
Kemenristekdikti Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 21 Mei 2010
Pameran Teknologi Geo-Informasi Indonesia ke 5
Print PDF Facebook Twitter Email

Data sejarah mencatat kegiatan survei dan pemetaan di negeri kepulauan ini dilakukan sejak delapan abad lalu. Dalam Jurnal Holland Horizon tahun 1994, menurut tulisan C.J. Zandvlit (Belanda), peta administratif Kerajaan Kediri pernah dibuat pada masa sebelum berdirinya Majapahit.

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, survei dan pemetaan mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Peran penting pemerintah Kolonial Belanda yang menjajah selama 3,5 abad memang tidak dapat dipungkiri.

Pasca kemerdekaan bangsa Indonesia, terutama sejak dibentuknya Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL), mulai mengambil peran dalam melakukan survei dan pemetaan serta menghasilkan berbagai jenis peta dan atlas untuk beragam keperluan.

Pada ulang tahunnya yang ke 40 yaitu pada tanggal 17 Oktober 2009, BAKOSURTANAL melacak jejak sejarah pengembangan survei dan pemetaan di Nusantara dengan melihatnya dari berbagai aspek, mulai dari pembentukan organisasi, SDM, dan teknologi yang digunakan.

Selama empat dasawarsa terakhir kegiatan survey dan pemetaan yang dilakukan BAKOSURTANAL sangat ditunjang oleh pengembangan Iptek di bidang informasi geospasial yang sangat  pesat, mulai dari pengumpulan, pengolahan hingga penyajian data spasial, baik cetak maupun digital, dan bidang informasi geospasial untuk penataan ruang, pemetaan perbatasan, kehutanan, dan pertambangan serta penyediaan informasi geospasial untuk pengolahan bencana alam dan penegasan batas wilayah antar Negara telah pula dicapai oleh BAKOSURTANAL. Semua itu terangkum dalam buku yang berjudul “Survei dan Pemetaan Nusantara” yang peluncuran dan bedah bukunya dilaksanakan  bertepatan pada hari kebangkitan Nasional ke-102, pada 20 Mei 2010 di Hotel Bidakara, Jakarta.

Acara diawali denngan Talk Show TV dengan Tema ”Membangun industri geoinformasi melalui inovasi dan kemudahan akses terhadap data dan informasi geospasial”  yang dipandu oleh Olga Lidya , dengan Pembicara :Rudolf Wennemar Matindas, Kepala BAKOSURTANAL ; Kuntoro Mangkusubroto, Ketua Unit Kerja  Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4);  Ady Saptady Ruchiatan ST, MOTM, MCIS, MTEL, Sekjen ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics, wakil dari pelaku  industri geoinformasi  serta  Imam Prasodjo, Sosiolog Universitas Indonesia,  sebagai Pengamat Sosial.
 

Selama empat dasawarsa pula, sudah banyak prestasi yang dicapai BAKOSURTANAL antara lain dalam bidang informasi geospasial  untuk penataan ruang, pemetaan perbatasan, kehutanan, dan pertambangan. BAKOSURTANAL berperan dalam menyediakan informasi geospasial untuk pengolahan bencana alam dan penegasan batas wilayah antar negara. Semua itu terangkum dalam buku yang berjudul Survei dan Pemetaan Nusantara tersebut.

Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional ke-102, pada tanggl 20 Mei 2010, BAKOSURTANAL meluncurkan dan membedah buku tersebut. Buku “Survei dan Pemetaan Nusantara” dibedah  dan diulas oleh pakar sejarah dari LIPI, Asvi Warman Adam serta  Imam Prasodjo sebagai Pakar Sosiolog Universitas Indonesia serta sekaligus Pengamat Sosial  .

Dalam kesempatan ini pula diluncurkan “Sistem Informasi Geospasial Nusantara” (SIGN), yang merupakan integrasi sistem informasi spasial nasional dari berbagai sektor untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pengambilan keputusan”, papar Bebas Purnawan.

Sedangkan “Aplikasi Indonesia 30' disampaikan oleh Sri Lestari dari BAKOSURTANAL yang merupakan aplikasi yang dibangun dengan basis Web-GIS. Aplikasi ini menyajikan informasi wilayah pada setiap perpotongan bujur dan lintang untuk tiap rentang 30 menit atau setengah derajat (utara-selatan, barat-timur).

Pada kesempatan yang sama didengungan ajang “Pameran Teknologi Geo-informasi Indonesia ke 5” ;“ 5th  Indonesian Geoinformation Technology Exhibition (5th IGTE 2010) yang akan digelar di Balai Kartini pada tanggal 27-30 Juli 2010 mendatang.

Hadir pada acara tersebut Kepala BAKOSURTANAL, Rudolf Matindas, Ketua Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, Ady Saptady Ruchiatan, Sekjen ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics, wakil dari pelaku industri geoinformasi, Imam Prasodjo, Sosiolog Universitas Indonesia, pengamat, serta undangan dari Kementerian Riset dan Teknologi, BAKOSURTANAL dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian lainnya. Tak ketinggalan insan media cetak dan elektronik  ambl bagian dalam acara tersebut. (iwr/dn/humasristek)



Senin 23 Maret 2015
Menristekdikti Resmikan Pembangunan Science Technopark di Kabupaten Kaur
Sabtu 21 Maret 2015
Kemenristekdikti Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Jumat 20 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Pembukaan 9th Agrinex Expo 2015
Sabtu 14 Maret 2015
Menristekdikti Panen Benih Padi Sidenuk
Rabu 11 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Dies Natalis UNS ke-39
Selasa 10 Maret 2015
Menristekdikti Hadiri Serah Terima Gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRCP) di Univeristas Indonesia
Sabtu 07 Maret 2015
Kerjasama Kemenristekdikti dengan Polres Madiun Kota
Jumat 06 Maret 2015
Prospek Pegembangan Perguruan Tinggi di Kopertis Wilayah X
Jumat 06 Maret 2015
Menrsitekdikti Letakkan Batu Pertama Unversitas Negeri Padang
Kamis 05 Maret 2015
Menristekdikti Lantik Rektor Perguruan Tinggi dan Direktur Politeknik
[ Berita lainnya ]