Ristek Headline |
Rabu 20 Agustus 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 12 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 05 Mei 2010
Komersialisasi Teknologi, Waktunya Swasta Terlibat
Print PDF Facebook Twitter Email

Inovasi, bagi banyak negara adalah salah satu strategi untuk mendiversifikasi moda ekonomi masyarakat. Bagi negara-negara tersebut, inovasi diartikan sebagai menemukan "sesuatu yang baru". Ragam hal baru ini bisa berbentuk teknologi mutakhir, ataupun lebih menyentuh pada kebutuhan mengembangkan produk yang sudah ada.

Tidak jarang pengembangan yang dimaksud sebetulnya adalah upaya mengeksplorasi warisan kekayaan budaya. Sesungguhnya, negara-negara maju merupakan kelompok yang paling aktif untuk mengelola warisan kekayaan kultural domestiknya, semata karena alasan keunikan dan tak bisa disaingi oleh bangsa lain.

Proses penciptaan pembuatan hal baru itulah akhirnya yang akan menambah daya kompetisi dan kesinambungan pembangunan suatu negara. Pemerintah tentu bertugas untuk memberikan jaminan kepastian bagi masyarakat agar proses penciptaan teknologi bisa berjalan secara sempurna. 

Untuk mempelajari bagaimana pemerintah Australia menjamin masyarakatnya agar mampu melakukan komersialisasi inovasi, 10 (sepuluh) pegawai Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) telah mengikuti program telah mengikuti program ALAF di Negeri Kangguru. Kesepuluh pegawai tersebut membagikan hasil studi mereka dalam suatu acara pertemuan diskusi, pada tanggal 30 April 2010 di kantor Ristek.

Komersialisasi Teknologi

Topik diskusi komersialisasi ini mengangkat tujuan pembicaraan yang mengarahkan menarik berbagai kesimpulan tentang pentingnya komersialisasi teknologi untuk mendorong perekonomian nasional. Acara yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek (PPI) ini dihadiri oleh jajaran Eselon I dan II Ristek, serta undangan dari lembaga swasta dan publik.

Agenda diskusi ini diisi dengan presentasi hasil pembelajaran (alumni ALAF 2010), kemudian dilanjutkan dengan pembahasan "best practice" inovasi dari perspektif Indonesia oleh Thomas Dharmawan, Kadin. Dari pihak Badan Standarisasi Nasional (BSN), turut menyumbangkan materi presentasi yang membahas perspektif kebijakan standarisasi dalam sistem inovasi di Indonesia. Materinya dibawakan oleh Sekeretaris Utama BSN, Amir Partowiyatmo selaku Waka II KNAPPP.

Awal diskusi dimulai oleh tiga orang dari sepuluh peserta alumni peserta Program Australian Leadership Awards Fellowship (ALAF) di Brisbane, Australia yang memberikan presentasi. Materi yang disampaikan oleh para alumni tentang hasil pengalaman pembelajaran mereka selama empat puluh hari di Queenland University of Technology (QUT). ALAF merupakan program yang dibiayai oleh AusAid, Australia.

Para alumni ALAF mengungkapkan pengalaman mengamati pemerintah Australia merancang dan menjalankan program inovasi. Studi tersebut antara lain dilakukan dengan mengunjungi berbagai lembaga di bawah koordinasi Department of Innovation, Industry, Science and Research (DIISR) dan berbagai lembaga milik pemerintah negara bagian maupun tingkat kota.

Dari presentasi terungkap bahwa pemerintah Australia berupaya agar pihak swasta bisa bekerjasama dengan harmonis dengan pihak intelektual. Pemberian insentif inovasi tak hanya berupa pengembangan produk di sektor litbang, namun hingga termasuk untuk membantu swasta agar mau menjadi penanam modal dan mitra pembina kalangan akademisi supaya bisa terlibat pada aktivitas bisnis.

Waktunya Swasta Terlibat

Sekretaris Menteri Ristek (Sesmenristek) kemudian membuka sesi diskusi, yang  dipandu oleh Deputi PPI KRT. Reviewer dari Kadin, Thomas Dharmawan, dalam membahas presentasi alumni program menyampaikan perlunya agar sektor UKM Indonesia bisa berpartisipasi pada kegiatan komersialisasi iptek. Disinyalir, selama ini kelompok riset masih terlalu berkutat pada kepentingan litbang dan belum mengarah ke kegiatan komersial. 

Berbeda persepektif ulasan yang disampaikan wakil ketua KNAPPP, Amir, yang mengulas perspektif standarisasi bagi sistem inovasi nasional. Amir menjelaskan bahwa hasil-hasil inovator akan mendapat nilai daya saing yang lebih prima manakala memiliki standar produk yang jelas. 

Pemerintah bertindak sebagai verifikator pada sistem standar. Berkat aplikasi ketentuan standar dari pemerintah, maka berbagai komoditas asing yang masuk harus memiliki nilai kualitas tertentu, sehingga turut menjamin hak-hak konsumen.

Kesimpulan dari hasil diskusi  ini, segenap lapisan pemerintah perlu mendorong kebijakan yang berpihak pada kemajuan riset dan pengembangan serta inovasi guna mendukung perekonomian nasional dengan arah yang jelas, dan dirumuskan berdasarkan kondisi riil masyarakat -- kebijakan yang akuntabel akan menghasilkan aktualisasi yang efesien. Kebijakan dimaksud antara lain adalah Sistem Inovasi Nasional Indonesia.

Hadir pada acara diskusi sebanyak tiga puluh peserta yang terdiri pejabat eselon 1 dan II Ristek dan yang mewakilinya,  praktisi dari KADIN, ketua DRN, dan wakil ketua KNAPPP serta para staf Ristek alumni perogram  ALAF  2010.

Menggunakan wawasan yang telah dipetik dari Australia, para alumni ALAF selanjutnya akan mengadakan berbagai pelatihan/workshop mula-mula di lingkungan Ristek.  Nantinya, workshop akan mengambil tema antara lain pengenalan hak kekayaan intelektual (HKI), yang juga telah dipelajari oleh para alumni ALAF di Australia.  HKI adalah faktor penting agar industri dapat tumbuh berkembang secara adil dan mampu bersaing di kancah dunia internasional. Hasil kegiatan ALAF ini nantinya akan mendapat evaluasi dari Queensland University of Technology (QUT), bersama pihak Ristek, di kuartal ketiga 2010.

(dep-PPI/humasristek/WB/AFM)



Senin 18 Agustus 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Minggu 17 Agustus 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Rabu 13 Agustus 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
Rabu 13 Agustus 2014
Menristek Dapat Pengahargaan Bintang Mahaputra Adipradana
Rabu 13 Agustus 2014
Penutupan RITECH EXPO 2014
Rabu 13 Agustus 2014
Wujud Penghargaan Kemenristek Bagi Pegiat Iptek Tanah Air
Selasa 12 Agustus 2014
Puncak Peringatan Hakteknas ke-19
Selasa 12 Agustus 2014
Seminar Nasional Iptek 2014 : Membangun Ide untuk Kemandirian Pangan, Energi dan Air
Senin 11 Agustus 2014
Musrennas Iptek 2014 : Iptek untuk Daya Saing Bangsa
Senin 11 Agustus 2014
RITECH Expo 2014
[ Berita lainnya ]