Ristek Headline |
Tuesday, May 7, 2013
 
 
Iptek Voice
Tuesday, May 7, 2013
15 Tahun Pengabdian Bapeten Dalam Pengawasan Ketenaganukliran di Indonesia
http://www.ristek.go.id/file/voice/2013/05/15-tahun-pengabdian-bapeten-dalam-pengawasan-ketenaganukliran-di-indonesia.mp3
kategori : Aktual
Dr. Ir. As Natio Lasman
Galeri Foto

Wednesday, May 15, 2013
Rumah Pintar Akan di Kembangkan di Daerah

FacebookTwitter

Intranet
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum
Majalah

RUP TA 2012


BERITA KEGIATAN RISTEK
Wednesday, March 24, 2010
Peran IPTEK Dalam Membangun Kemandirian Industri Pertahanan.
Print PDF Facebook Twitter Email

Indonesia sebagai negara kepulauan yang berbatasan dengan banyak negara sangat rentan terhadap gangguan yang dapat mengancam kedaulatan NKRI. Oleh karena itu didalam mempertahankan kedaulatan kebutuhan akan alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang baik mutlak adanya. Pemenuhan kebutuhan alutsista Indonesia  sampai saat ini 90%masih bergantung kepada produk luar negeri. Akan tetapi ketergantungan akan alutsista buatan luar negeri sangat rentan terhadap berbagai kepentingan asing seperi embargo yang pernah dilakukan oleh Negara Amerika.

Untuk mengurangi resiko tersebut saat ini pemerintah Indonesia sedang menggalakkan penggunaan alutsista produksi dalam negeri dan juga mendorong industri dalam negeri untuk pemenuhan kebutuhan alutsista. Keinginan tersebut seperti yang telah disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyatakan dengan tegas bahwa penggunaan alutsista buatan luar negeri haram hukumnya apabila alutsista tersebut dapat diproduksi di Indonesia.

Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang biaya yang dikeluarkan untuk membeli alutsista dalam negeri lebih mahal. Namun demikian, hal tersebut perlu didukung karena akan membawa dampak positif untuk jangka panjang yaitu kemandirian alutsista dan pengembangan industri alutsista dalam negeri. Nilai kemahalan tersebut akan terbayar setelah industri tersebut mencapai kemampuan didalam penguasaan teknologi yang dibutuhkan.

Suharna Surapranata, Menteri Riset dan Teknologi, yang hadir pada Kuliah Kerja Sesko AU Angkatan 47 di Lembang, Selasa 23 Maret 2010 menyampaikan paparannya yang berjudul ‘Manajemen Pertahanan Negara dalam Pemberdayaan BUMNIS dan Badan Usaha Lainnya Guna Kemandirian Pemenuhan Alutsista TNI AU’.

Didalam paparannya dijelaskan kemandirian alutsista telah dituangkan dalam draft Perpres revitalisasi industry pertahanan dan juga draft mengenai pembentukan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Pelaku utama dari revitalisasi dan kemandirian alutsista ini adalah Kementerian Pertahanan, Kementerian BUMN dan Kementerian Riset dan Teknologi.

Peran KRT dalam upaya revitalisasi ini adalah meningkatkan dan mendorong penguasaan Iptek terkait dengan peralatan yang dibutuhkan oleh TNI dan Polri. Peran ini tidak lepas dari RPJMN 2010 -2014 dan agenda riset nasional yang salah satunya mengenai teknologi pertahanan dan keamanan, ujar Suharna.Lebih lanjut Suharna menjelaskan bahwa pemerintah dengan KRT sebagai salah satu unsurnya telah menyiapkan road map, strategi dan target kemandirian industry hankam 2025.

Dalam road map tersebut, ditargetkan dalam periode 2010-2014, pembelanjaan alutsista dalam negeri mencapai 20%, untuk lima tahun berikutnya menjadi 40% dan pada periode 2020-2024 diharapkan pembelanjaan mencapai lebih dari 65% dan melakukan ekspor. Target ini dapat dicapai jika ada sinergi litbang di LPNK, litbang TNI, dan BUMN industry strategis, seperti Pindad, LEN dan PT. Dirgantara Indonesia.

Sejak tahun 2008, Kementerian Pertahanan sudah melakukan kerjasama dengan Kementerian BUMN untuk pembelian panser dari Pindad bagi kebutuhan TNI. Panser tersebut  merupakan hasil pengembangan Riset LPNK dibawah koordinasi Ristek. Diharapkan kerjasama-kerjasama seperti ini semakin mendekatkan Indonesia pada pembangunan industri pertahanan yang lebih maju serta kemandirian alutsista dan tentunya merupakan langkah yang patut diberi penghargaan.

Acara dihadiri oleh pimpinan Sesko AU, 112 perwira siswa dari berbagai unit kerja TNI AU, 8 perwira siswa tamu dari luar negeri diantaranya dari Amerika Serikat, Australia, Korea dan China,  serta pengajar dan staf Sesko AU. Diakhir acara dilakukan  pemberian cendera mata kepada Suharna Surapranata dari pihak Sesko AU dan peserta Pendidikan Sesko AU Angkatan 47. (humasristek/MHA)



Friday, May 17, 2013
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Kemenristek
Friday, May 17, 2013
Kebangkitan Peneliti Muda Indonesia dalam Pelatihan Penulisan Publikasi dan Proposal Hibah Ilmiah Internasional
Wednesday, May 15, 2013
Rumah Pintar Akan di Kembangkan di Daerah
Tuesday, May 14, 2013
Kemenristek Berikan Bantuan Alat Peraga
Tuesday, May 14, 2013
Iptek Voice : Kebijakan Iptek Dalam Mendukung Ketahanan Energi
Tuesday, May 14, 2013
Pengembangan Data dan Informasi Iptek Daerah Melalui Pemanfaatan Open GIS
Monday, May 13, 2013
Situs Web dan Media Sosial Mendukung Penyebaran Informasi
Monday, May 13, 2013
Iptek Voice : Potensi Energi Laut dan Regulasinya di Indonesia
Monday, May 13, 2013
Perizinan Penelitian Asing: Apa kabar Proyek-Proyek Konsorsium?
Friday, May 10, 2013
Kemenristek Dukung Susun Roadmap Regulasi Energi Laut
[ Berita lainnya ]