Ristek Headline |
Minggu 20 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Rabu 24 Februari 2010
Kerja Sama LAPAN – IPB, Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional
Print PDF Facebook Twitter Email


Guna mendukung ketahanan pangan nasional, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan di Bidang Teknologi dan Pemanfaatan Kedirgantaraan serta Peningkatan Sumber Daya Manusia. Penandatangan dilakukan oleh Kepala LAPAN Adi Sadewo Salatun dan Rektor IPB Herry Suhardiyanto, di Gedung Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Darmaga Bogor, 23 Januari 2010.


Ruang lingkup kerjasama Lapan dan IPB tersebut mencakup penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan di bidang teknologi dirgantara, penginderaan jauh, sains atmosfer, iklim, dan antariksa. Kerjasama juga mencakup pemanfaatan sumber daya dan program hasil penelitian dan pengembangan kedirgantaraan, pertukaran ilmu pengetahuan dan tenaga ahli, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Lingkup tersebut berkaitan dengan tujuan mendukung Ketahanan Pangan Nasional.


Kepala Lapan Adi Sadewo mengatakan tugas dan fungsi Lapan salah satunya adalah penguasaan teknologi satelit dan IPB diberi tugas oleh Presiden sebagai garda depan menangani ketahanan pangan nasional, maka implementasi kerja sama yang paling tepat adalah pengembangan bersama sistem satelit untuk  ketahanan pangan.


“Pengalaman LAPAN dalam pengembangan satelit bersama Technische Universitet Berlin dan pengalaman IPB dalam interpretasi data inderaja bidang pertanian merupakan bekal penting dalam mewujudkan sasaran tersebut”, ujar Kepala Lapan selanjutnya.

Selain itu Adi Sadewo S juga mengatakan satelit yang akan diberi nama LI Sat (Lapan-IPB Satelit) ini  akan bekerja sebagai satelit penginderaan jauh yang membawa kamera dilengkapi filter berspektrum khusus untuk kebutuhan pertanian. Data yang tertangkap kamera dapat langsung dikirim ke bawah atau disimpan untuk dianalisa lebih lanjut.

Keberadaan satelit yang diberi nama LI-sat   (Lapan IPB- satelit) ini  sangat penting untuk membangun sistem data tentang ketahanan pangan dengan akurasi tinggi, tidak seperti saat ini yang masih didasari oleh ramalan-ramalan ujar Rektor IPB,  Herry Suhardiyanto, dalam sambutannya balasannya. Melalui citra satelit dapat diperkirakan  lebih akurat  produktifitas lahan, termasuk pola tanam dan pola panen di setiap wilayah.
Lebih lanjut Rektor IPB mengatakan LI sat diharapkan dapat diluncurkan pada 2014, dan dapat dimanfaatkan pada 2015. Kerja sama ini akan dilaksanakan sampai dengan tahun 2019 dan diperkirakan membutuhkan  dana sebesar kurang lebih Rp180 miliar.


Ketua Departemen Fisika FMIPA IPB Irzaman menambahkan,  dengan memanfaatkan satelit ini target produksi padi yang ditetapkan pemerintah setiap tahun bisa tercapai karena pola tanam dan panen dapat direncanakan dan diawasi, selain itu intensifikasi dan ekstensifikasi pertanianpun dapat dilakukan.

Satelit LAPAN-IPB bukan satelit pertama yang dibuat Lapan sesuai kebutuhan, sebelumnya, Lembaga penelitian ini berhasil membangun satelit LAPAN-TUBSAT. Satelit mikro kerjasama dengan Technische Universitaet Berlin, Jerman itu diluncurkan pada 10 Januari 2007 di Sriharikota, India. Hingga kini LAPAN-TUBSAT masih beroperasi dengan baik. Saat ini, Lapan sedang membangun satelit LAPAN-A2 dan LAPAN-ORARI. Kedua satelit ini berfungsi untuk pengamatan bumi dan komunikasi (SS/humasristek)




Rabu 16 April 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Selasa 08 April 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Senin 07 April 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Senin 07 April 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Senin 07 April 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Kamis 03 April 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Kamis 03 April 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
[ Berita lainnya ]