Ristek Headline |
Thursday, November 27, 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Tuesday, February 23, 2010
IPTEK TTG : BUDIDAYA UDANG GALAH
Print PDF Facebook Twitter Email

<!-- @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm } TD P { margin-bottom: 0cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

Udang galah merupakan komoditas perikanan yang berpotensi sebagai sumber devisa negara, telah dikembangkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoensia (LIPI). Melalui Sarana pembenihan udang berkapasitas 3000.000 ekor/bulan, dapat mensuplai benih kepada para petani udang di beberapa daerah di Indonesia. Dalam meningkatkan budi daya udang galah, peneliti LIPI berhasil menemukan cara agar udang galah terhindar dari sifat kanibalismenya. Yaitu dengan membangun apartemen untuk udang galah berupa bangunan dari bambu yang dibentuk secara bertingkat. Ini bisa meningkatkan produksi udang sampai 350%.

Perilaku udang yang kanibal (udang makan udang) mengakibatkan hasil pembibitan udang hanya berhasil 10%. Untuk itu para peneliti di Puslit. Limnologi LIPI membuat solusi teknologi untuk produksi udang, diantaranya dengan membentuk suatu 'apartemen udang galah'.

Menurut Dr. Ir. A. Fauzan, M.Sc, Puslit. Limnologi LIPI Cibinong, proses pembenihan udang galah dari mulai kawin hingga menetas butuh waktu sekitar 21 hari (lebih cepat dari cara konvensional yaitu 30 hari). Melalui teknologi yang dikembangkan LIPI, pembibitan udang ini berhasil hingga 50%. Cara yang dilakukan LIPI menurut Fauzan diantaranya dengan memperbaiki kwalitas induk, air, pakan, dan lingkungan. Hasilnya adalah Udang unggul yang mempunyai ukuran sama besar, lebih cepat diproduksi (21 hari), lebih cepat laku dijual, dan harganya lebih mahal.

Fauzan menjelaskan Apartemen udang galah ini merupakan suatu alat/cara untuk mengatasi masalah dan bisa meningkatkan kemampuan pembenihan/pembibitan dan perkembangbiakan serta produktivitas udang, karena tempatnya lebih nyaman dan luas. Dengan demikian mampu menyuplai benih siap tebar, benih ukuran tokolan (benih yang telah diseleksi, tumbuh cepat, penampilan bagus, masa pemeliharaan lebih pendek/cepat), dan udang ukuran konsumsi.

Keunggulan apartemen ini jelas Fauzan a.l. Sederhana, bahannya mudah didapat, harganya murah, dan usefull. Karena ruang tinggalnya makin luas, maka frekwensi pertemuan antar udang berkurang sehingga meminimalkan kanibalisme dan meningkatkan populasinya.

Pengaturan luas kamar pada Apartemen udang yang berukuran 20 x 20 x 20 Cm³ kata Fauzan, dihuni sekitar 30 ekor udang akan memberikan keamanan bagi udang dan menghindari kanibalisme. Selain itu, pemanfaatan air yang optimal, pemberian pakan dan pemeriksaan udang yang lebih efisien dan efektif, mendorong peningkatan populasinya sampai siap dipanen. Biasanya bobot udang ini akan lebih besar (tiga ekor udang per kg) dalam waktu enam bulan. Dan udang ini akan lebih cepat laku di pasaran.

Fauzan mengungkapkan dari satu hektar tebaran udang galah dengan menggunakan teknologi apartemen tersebut dapat menghasilkan 7 ton udang, yang sebelumnya hanya menghasilkan 2 ton. Ini berarti panenan meningkat 3,5 kali lipat. Dan yang penting juga, udang-udang yang hidup di apartemen terhindar dari lumpur yang ada di dasar kolam, sehingga penampilannya lebih bersih dan mudah dipasarkan.

Panti pembenihan yang dikelola LIPI juga memberikan pelatihan dan konsultasi kepada masyarakat petani ikan, perusahaan, dan instansi pendidikan (sekolah kejuruan/perguruan tinggi) dalam bentuk paket teknis pembenihan dan pengelolaan usahanya.(gs-adpkipt)

 



Tuesday, September 9, 2014
Menristek Kunjungi Fasilitas Riset Lembaga Eijkman
Friday, September 5, 2014
Menristek Hadiri Acara MP3EI
Wednesday, September 3, 2014
Soft Launching Belitung Timur Taman Pintar
Monday, September 1, 2014
Pengembangan dan Peningkatan Sistem Informasi Iptek Nasioal (SIIN) dan SDM
Friday, August 29, 2014
Kemenristek Dorong Pembentukan Sub Forum Bidang Fokus Energi dan Air di Jawa Barat
Friday, August 29, 2014
Kunjungan Bupati Purbalingga dalam Rangka Perintisan Pengembangan Science Center di Purbalingga
Thursday, August 28, 2014
Membangun Kolaborasi Riset Industri, Universitas dan Pemerintah yang Tepat
Wednesday, August 27, 2014
8 Fraksi DPR RI Setujui RUU Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Monday, August 25, 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
[ Berita lainnya ]