Ristek Headline |
Rabu 03 September 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Senin 25 Agustus 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Selasa 23 Februari 2010
IPTEK TTG : BUDIDAYA UDANG GALAH
Print PDF Facebook Twitter Email

<!-- @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm } TD P { margin-bottom: 0cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

Udang galah merupakan komoditas perikanan yang berpotensi sebagai sumber devisa negara, telah dikembangkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoensia (LIPI). Melalui Sarana pembenihan udang berkapasitas 3000.000 ekor/bulan, dapat mensuplai benih kepada para petani udang di beberapa daerah di Indonesia. Dalam meningkatkan budi daya udang galah, peneliti LIPI berhasil menemukan cara agar udang galah terhindar dari sifat kanibalismenya. Yaitu dengan membangun apartemen untuk udang galah berupa bangunan dari bambu yang dibentuk secara bertingkat. Ini bisa meningkatkan produksi udang sampai 350%.

Perilaku udang yang kanibal (udang makan udang) mengakibatkan hasil pembibitan udang hanya berhasil 10%. Untuk itu para peneliti di Puslit. Limnologi LIPI membuat solusi teknologi untuk produksi udang, diantaranya dengan membentuk suatu 'apartemen udang galah'.

Menurut Dr. Ir. A. Fauzan, M.Sc, Puslit. Limnologi LIPI Cibinong, proses pembenihan udang galah dari mulai kawin hingga menetas butuh waktu sekitar 21 hari (lebih cepat dari cara konvensional yaitu 30 hari). Melalui teknologi yang dikembangkan LIPI, pembibitan udang ini berhasil hingga 50%. Cara yang dilakukan LIPI menurut Fauzan diantaranya dengan memperbaiki kwalitas induk, air, pakan, dan lingkungan. Hasilnya adalah Udang unggul yang mempunyai ukuran sama besar, lebih cepat diproduksi (21 hari), lebih cepat laku dijual, dan harganya lebih mahal.

Fauzan menjelaskan Apartemen udang galah ini merupakan suatu alat/cara untuk mengatasi masalah dan bisa meningkatkan kemampuan pembenihan/pembibitan dan perkembangbiakan serta produktivitas udang, karena tempatnya lebih nyaman dan luas. Dengan demikian mampu menyuplai benih siap tebar, benih ukuran tokolan (benih yang telah diseleksi, tumbuh cepat, penampilan bagus, masa pemeliharaan lebih pendek/cepat), dan udang ukuran konsumsi.

Keunggulan apartemen ini jelas Fauzan a.l. Sederhana, bahannya mudah didapat, harganya murah, dan usefull. Karena ruang tinggalnya makin luas, maka frekwensi pertemuan antar udang berkurang sehingga meminimalkan kanibalisme dan meningkatkan populasinya.

Pengaturan luas kamar pada Apartemen udang yang berukuran 20 x 20 x 20 Cm³ kata Fauzan, dihuni sekitar 30 ekor udang akan memberikan keamanan bagi udang dan menghindari kanibalisme. Selain itu, pemanfaatan air yang optimal, pemberian pakan dan pemeriksaan udang yang lebih efisien dan efektif, mendorong peningkatan populasinya sampai siap dipanen. Biasanya bobot udang ini akan lebih besar (tiga ekor udang per kg) dalam waktu enam bulan. Dan udang ini akan lebih cepat laku di pasaran.

Fauzan mengungkapkan dari satu hektar tebaran udang galah dengan menggunakan teknologi apartemen tersebut dapat menghasilkan 7 ton udang, yang sebelumnya hanya menghasilkan 2 ton. Ini berarti panenan meningkat 3,5 kali lipat. Dan yang penting juga, udang-udang yang hidup di apartemen terhindar dari lumpur yang ada di dasar kolam, sehingga penampilannya lebih bersih dan mudah dipasarkan.

Panti pembenihan yang dikelola LIPI juga memberikan pelatihan dan konsultasi kepada masyarakat petani ikan, perusahaan, dan instansi pendidikan (sekolah kejuruan/perguruan tinggi) dalam bentuk paket teknis pembenihan dan pengelolaan usahanya.(gs-adpkipt)

 



Kamis 25 September 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Senin 25 Agustus 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
Senin 25 Agustus 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional
Jumat 22 Agustus 2014
Kementerian Riset dan Teknologi Hadir di Kalsel Expo 2014
Jumat 22 Agustus 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68
Kamis 21 Agustus 2014
Penaganugerahan Gelar Perekaya Utama Kehormatan
Rabu 20 Agustus 2014
Open Source Software Flagship Meeting: Pemanfaatan dan Pengembangan Open GIS
Selasa 19 Agustus 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Senin 18 Agustus 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Minggu 17 Agustus 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
[ Berita lainnya ]