Ristek Headline |
Jumat 26 Desember 2014
 
 

mptn
mptn
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Kamis 18 Desember 2014
Pelantikan 3 Rektor dan 2 Kopertis

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 29 Januari 2010
Road Map Ketahanan Pangan Nasional
Print PDF Facebook Twitter Email

Fenomena kerusakan alam yang terjadi secara terus menerus, telah memberikan efek yang signifikan terhadap perubahan negatif ekosistem kehidupan. Pengaruh yang begitu terasa dewasa ini akibat kerusakan alam diantaranya terjadinya pemanasan global, yang membawa dampak pada perubahan iklim yang begitu ekstrim dan merugikan bagi kehidupan manusia.

Selain membawa efek yang lebih parah terhadap kerusakan alam seperti terjadinya berbagai bencana alam, juga telah menurunkan produksi biji-bijian pada tanaman pangan. Akibatnya stok pangan di berbagai belahan dunia menurun drastis, yang pada akhirnya tidak lagi mampu mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kondisi ini diperparah,  seiring dengan terjadinya krisis energi.

Untuk mengatasi kebutuhan energi tersebut, beberapa negara maju menerapkan kebijakan pembuatan bahan bakar dengan menggunakan biji-bijian secara besar-besaran. Padahal biji-bijian tersebut merupakan sumber bahan pangan bagi manusia. Keadaan ini berujung pada terjadinya krisis pangan yang tak terelakkan lagi dan telah memberi andil besar terhadap pertambahan daftar derita hidup manusia.

Indonesia, dengan potensi dan kekayaan alam yang dimiliki dan ditunjang oleh iklim yang sangat baik sepanjang tahun bagi terjadinya produksi biji-bijian pada tanaman pangan, sesungguhnya mampu untuk menyediakan kebutuhan pangan dunia. Bukan hanya itu, dengan potensi aneka ragam kekayaan alam, jika dikelola dengan baik, maka Indonesia akan mampu memproduksi dan memasok kebutuhan komoditi non pangan untuk penduduk dunia.

Namun, seiring dengan terjadinya krisis pangan dunia, yang telah memberi sinyal peringatan kepada semua pihak mengenai pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional, maka Indonesia juga perlu mengatur dan menetapkan strategi yang tepat untuk dapat menangkap peluang ini. Untuk itu, diperlukan prioritas penanganan agar ketahanan pangan nasional harus diperkuat terlebih dahulu.

Swasembada Pangan
Dengan areal produksi pangan yang masih sangat terbuka dan belum dimanfaatkan secara optimal, maka upaya untuk meningkatkan produktivitas produksi pangan yang tinggi akan dapat dilakukan dan dicapai Indonesia. Melalui penerapan kebijakan yang tepat dan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki, usaha intensifikasi dan ekstensifikasi produksi pangan akan dapat terpenuhi, sehingga ketahanan pangan nasional menjadi lebih kokoh. Untuk ini, prioritas penguatan swasembada pangan.

Seiring dengan itu dilakukan pengembangan atas berbagai komoditi yang dapat diunggulkan merupakan pilihan strategi jitu yang perlu ditempuh Indonesia. Dengan strategi tersebut, niscaya Indonesia akan mampu untuk melakukan pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan dapat menjadi "pemain utama" dalam memasok kebutuhan pangan dunia.

Bendasarkan atas berbagai perkembangan ekonomi global dan kondisi pangan dunia serta potensi yang dimiliki Indonesia untuk dapat berperan aktif dalam mengisi peluang yang ada, yang pada akhirnya akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejak beberapa waktu yang lalu Kadin Indonesia telah menginisiasi dilakukannya penyusunan Road Map Ketahanan Pangan Nasional. Melalui penyusunan Road Map Ketahanan Pangan Nasional jangka pendek 2009-2014 dan jangka panjang 2009-2030, diharapkan mampu memberi solusi dan menjadikan Indonesia sebagai negara pemasok komoditi pangan dunia.

Road Map Ketahanan Pangan Nasional ini berisi tentang situasi, kondisi dan potensi serta program dan kegiatan berbagai komoditi sub sektor tanaman pangan, perkebunan, kelautan, perikanan & peternakan, yang perlu dilakukan agar Indonesia memiliki ketahanan pangan nasional yang kokoh.

Road Map tersebut kini sudah hampir rampung dan direncanakan dalam waktu dekat akan disampaikan kepada pemerintah dan pihak terkait lainnya. Melalui Road Map ini diharapkan seluruh para pemangku kepentingan (stakeholders) yang terkait memiliki visi dan pandangan yang sama mengenai pentingnya Indonesia mengambil langkah-langkah konkrit, terencana dan sistematis serta sinergi agar dapat menjadi negara yang berswasembada terutama di sektor pertanian pangan, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan.

Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan dan sekaligus untuk lebih memberi dorongan kuat bagi bangsa ini untuk lebih memantapkan komitmen menjadi negara penyedia pangan dunia, maka Kadin Indonesia menyelenggarakan Seminar dan Pameran FEED THE WORLD pada Jumat, 29 Januari 2010 di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center (JCC) yang mengambil tema “Menuju Swasembada yang kompetitif dan berkelanjutan serta mendorong produk-produk unggulan menjadi primadona dunia”.

Program ini akan memberi fokus terhadap berbagai kegiatan yang perlu dilakukan oleh pemerintah, dunia usaha dan masyarakat agar lebih terarah, terencana, sinergis dan berkesinambungan dalam rangka membangun ketahanan pangan nasional menuju FEED THE WORLD. (rn/humasristek)



Kamis 18 Desember 2014
Pelantikan 3 Rektor dan 2 Kopertis
Kamis 18 Desember 2014
Rapat Tim Koordinasi Nasional Penguatan SIDa
Kamis 18 Desember 2014
Menristekdikti Hadiri Musrenbangnas
Rabu 17 Desember 2014
Penjajagan Kerjasama Interoperabilitas Hasil-Hasil Penelitian antara Kemenristekdikti dengan Universitas Airlangga
Rabu 17 Desember 2014
Teknologi Spasial Open Platform untuk Kota Pekalongan
Selasa 16 Desember 2014
Menristekdikti Serahkan Penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2014
Selasa 16 Desember 2014
Owa Jawa Berhasil Ditangkarkan Oleh Studi Pusat Studi Satwa Primata
Selasa 16 Desember 2014
Penganugerahan Pusat Unggulan Iptek 2014
Senin 15 Desember 2014
Presiden RI Joko Widodo Hadiri Puncak Peringatan Hari Nusantara 2014
Senin 15 Desember 2014
Menristekdikti Resmikan Desa Inovasi Nelayan
[ Berita lainnya ]