Ristek Headline |
Jumat 31 Oktober 2014
 
 

IQE

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 22 Januari 2010
IPTEK TTG : CELEBES, PENGAMAN ANTI SADAP HP
Print PDF Facebook Twitter Email

Komunikasi antar pejabat atau antar instansi yang mengandung rahasia negara perlu dilindungi. Untuk itu, BPPT mengembangkan alat pengaman agar komunikasi tidak bisa dimengerti oleh orang lain melalui proses penyandian. Teknologi informasi yang dikembangkan tersebut diberi nama pengaman anti sadap HP/perangkat telepon seluler bersandi (Celebes) untuk melindungi pemakai dari penyadapan pesan dan suara. Teknologi ini memang tidak ditujukan untuk umum.

Menurut Dr. Dwi Handoko, Kabid. Sistem Informasi dan Komputasi, Pusat Teknologi Informatika dan Komputasi (Pusat TIK) BPPT/Tim Pengembangan Perangkat Pengaman Komunikasi BPPT, “CELEBES” cocok untuk pengguna yang mengedepankan perangkat pengaman komunikasi informasi dalam aktivitas kerjanya, selain untuk kemandirian agar masyarakat tak bergantung pada perangkat telekomunikasi buatan asing. Celebes hadir dengan fitur antisadap yang lengkap, untuk suara ataupun teks pesan pendek (short message service/sms).

Penyandian dilakukan di server di Internet, sebelum suara itu dikirim ke operator telepon seluler. Mis. Apabila pengaman anti sadap digunakan pada HP, dan ada yang menyadap SMS, maka dengan anti sadap, penyadapnya tak akan bisa membaca pesan itu karena teksnya sudah diubah menjadi deretan huruf yang tak berarti. Teknologi itu akan terus diperbarui dari waktu ke waktu. "Walaupun saluran telepon disadap, teks dan suaranya tidak akan terbaca atau terdengar,” ujar Dwi Handoko.

Dalam pengembangan teknologi pengaman perangkat telepon seluler ini, BPPT bekerja sama dengan perusahaan swasta dan Lembaga Sandi Negara, karena Celebes menggunakan algoritma kriptografi, bukan berdasarkan nomor seluler si pemakai sehingga tak bisa dideteksi oleh operator telekomunikasi.

Tim Celebes, Moh. Mustafa Sarinanto, juga menyampaikan, pemerintah dan militer yang membutuhkan alat antisadap tersebut. Karena ada indikasi makin maraknya sadap-menyadap, baik itu demi kepentingan bisnis maupun intelijen negara. Misalnya, akhir tahun lalu Kantor Bea dan Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta menyita satu paket penyadap telepon. Alat itu sedianya akan dikirimkan ke sebuah alamat yang ternyata adalah Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Alat ini dipakai untuk menyembunyikan perbuatan jahat. Tapi, kata Mustafa, meski dijual untuk umum, Celebes tak bisa dimiliki sembarang orang. "Calon pembeli diverifikasi lebih dulu untuk memastikan alat ini tidak disalahgunakan," ujarnya.

Untuk aplikasi celebes, pengaman anti sadap HP ini, menurut Dwi Handoko bisa beroperasi pada sistem operasi Symbian 9 edisi ketiga, yang dilengkapi koneksi General Packet Radio Service, 3G, atau Wi-Fi. Handset HP yang dapat menjalankan program ini, a.l. Nokia E90, N73, N82, atau N81. Tim BPPT masih terus mengkaji aplikasi Celebes pada sistem operasi lainnya, seperti Mobile Windows. Salah satu syarat utama aplikasinya adalah operator harus memiliki fasilitas Circuit Switch Data sehingga handset pemakai bisa menjadi modem.(gs-adpkipt)



Rabu 29 Oktober 2014
Kunjungan Menristekdikti ke LIPI
Selasa 28 Oktober 2014
Menristek Dikti Hadiri Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BPK
Selasa 28 Oktober 2014
Selamat Datang Pak Nasir
Selasa 28 Oktober 2014
Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86
Jumat 24 Oktober 2014
Rapat Koordinasi tentang Implementasi Permenperin No. 69 Tahun 2014 dalam TKDN Pengembangan (R&D)
Selasa 21 Oktober 2014
Perpisahan Menristek : Kita Harus Bertransformasi Melakukan Perubahan
Senin 20 Oktober 2014
Seminar Nasional Teknologi Sistem Pemantauan dan Pengawasan Batubara di Indonesia
Kamis 16 Oktober 2014
Rapat Kerja PP-IPTEK 2014: Peran Strategis PP-IPTEK Dalam Mewujudkan SDM Iptek yang Berdaya Saing
Kamis 16 Oktober 2014
RISET-PRO Targetkan Cetak Doktor Handal
Kamis 16 Oktober 2014
Workshop Inkubasi Bisnis Teknologi
[ Berita lainnya ]