Ristek Headline |
Jumat 27 Februari 2015
 
 

Ristek TV

Hasil Seleksi CPNS 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 17 Februari 2015
Audiensi Menristekdikti dengan Duta Besar RI Budapest

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum

RUP
BERITA KEGIATAN RISTEK
Jumat 22 Januari 2010
IPTEK TTG : CELEBES, PENGAMAN ANTI SADAP HP
Print PDF Facebook Twitter Email

Komunikasi antar pejabat atau antar instansi yang mengandung rahasia negara perlu dilindungi. Untuk itu, BPPT mengembangkan alat pengaman agar komunikasi tidak bisa dimengerti oleh orang lain melalui proses penyandian. Teknologi informasi yang dikembangkan tersebut diberi nama pengaman anti sadap HP/perangkat telepon seluler bersandi (Celebes) untuk melindungi pemakai dari penyadapan pesan dan suara. Teknologi ini memang tidak ditujukan untuk umum.

Menurut Dr. Dwi Handoko, Kabid. Sistem Informasi dan Komputasi, Pusat Teknologi Informatika dan Komputasi (Pusat TIK) BPPT/Tim Pengembangan Perangkat Pengaman Komunikasi BPPT, “CELEBES” cocok untuk pengguna yang mengedepankan perangkat pengaman komunikasi informasi dalam aktivitas kerjanya, selain untuk kemandirian agar masyarakat tak bergantung pada perangkat telekomunikasi buatan asing. Celebes hadir dengan fitur antisadap yang lengkap, untuk suara ataupun teks pesan pendek (short message service/sms).

Penyandian dilakukan di server di Internet, sebelum suara itu dikirim ke operator telepon seluler. Mis. Apabila pengaman anti sadap digunakan pada HP, dan ada yang menyadap SMS, maka dengan anti sadap, penyadapnya tak akan bisa membaca pesan itu karena teksnya sudah diubah menjadi deretan huruf yang tak berarti. Teknologi itu akan terus diperbarui dari waktu ke waktu. "Walaupun saluran telepon disadap, teks dan suaranya tidak akan terbaca atau terdengar,” ujar Dwi Handoko.

Dalam pengembangan teknologi pengaman perangkat telepon seluler ini, BPPT bekerja sama dengan perusahaan swasta dan Lembaga Sandi Negara, karena Celebes menggunakan algoritma kriptografi, bukan berdasarkan nomor seluler si pemakai sehingga tak bisa dideteksi oleh operator telekomunikasi.

Tim Celebes, Moh. Mustafa Sarinanto, juga menyampaikan, pemerintah dan militer yang membutuhkan alat antisadap tersebut. Karena ada indikasi makin maraknya sadap-menyadap, baik itu demi kepentingan bisnis maupun intelijen negara. Misalnya, akhir tahun lalu Kantor Bea dan Cukai Bandar Udara Soekarno-Hatta menyita satu paket penyadap telepon. Alat itu sedianya akan dikirimkan ke sebuah alamat yang ternyata adalah Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Alat ini dipakai untuk menyembunyikan perbuatan jahat. Tapi, kata Mustafa, meski dijual untuk umum, Celebes tak bisa dimiliki sembarang orang. "Calon pembeli diverifikasi lebih dulu untuk memastikan alat ini tidak disalahgunakan," ujarnya.

Untuk aplikasi celebes, pengaman anti sadap HP ini, menurut Dwi Handoko bisa beroperasi pada sistem operasi Symbian 9 edisi ketiga, yang dilengkapi koneksi General Packet Radio Service, 3G, atau Wi-Fi. Handset HP yang dapat menjalankan program ini, a.l. Nokia E90, N73, N82, atau N81. Tim BPPT masih terus mengkaji aplikasi Celebes pada sistem operasi lainnya, seperti Mobile Windows. Salah satu syarat utama aplikasinya adalah operator harus memiliki fasilitas Circuit Switch Data sehingga handset pemakai bisa menjadi modem.(gs-adpkipt)



Kamis 26 Februari 2015
Rakornas Kemenristekdikti 2015
Senin 16 Februari 2015
PT Honda Donasikan Mobil untuk Riset dan Edukasi
Jumat 13 Februari 2015
Menristekdikti Dorong Mahasiswa Bidikmisi Unmul Berprestasi Tinggi
Jumat 13 Februari 2015
Menrisetkdikti Kunjungi Universitas Mulawarman
Kamis 12 Februari 2015
Menristekdikti Luncurkan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Kesehatan Indonesia
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Tinjau Politeknik Negeri Batam
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Dukung Pengembangan Sekolah Formal Jurnalisme
Selasa 10 Februari 2015
Menristekdikti Launching Sampoerna School System
Minggu 01 Februari 2015
Menristekdikti Tandatangani Kerjasama dengan PBNU
Sabtu 31 Januari 2015
Menristekdikti Hadiri Pengukuhan Ketua MA Jadi Guru Besar
[ Berita lainnya ]