Ristek Headline |
Tuesday, July 29, 2014
 
 

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Wednesday, July 16, 2014
Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asdep Jaringan Penyedia Dengan Pengguna dan Menristek

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Friday, January 15, 2010
IPTEK TTG : ANTENA PENERIMA TV UHF SEGALA ARAH
Print PDF Facebook Twitter Email

Saat ini penikmat televisi di kota besar banyak yang tidak bisa menikmati siaran stasiun TV dengan jernih. Hal ini dikarenakan antena yang digunakan tidak bisa menangkap sinyal dari stasiun TV yang letaknya berbeda-beda. Situasi itu dipelajari oleh para peneliti di Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (PPET) LIPI , Bandung yang kemudian menciptakan Antena Penerima sinyal TV dari segala Arah.

Ketika ditemui, Yaya Sulaeman, Kasub. Sarana Elektronika PPET LIPI mengungkapkan LIPI telah membuat Antena Penerima TV UHF Beraneka Arah yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mempunyai kesulitan dalam menerima siaran Televisi pada saluran UHF. Antena penerima TV dari segala arah ini didisain dan diimplementasikan ke dalam bentuk antena sederhana yang terdiri dari dua elemen aktif tanpa reflektor atau dilengkapi dengan satu atau dua buah reflektor sesuai dengan tuntutan kwalitas penerimaan di lapangan.

Dengan antena yang diciptakan LIPI ini, semua stasiun tv dapat ditangkap dengan kualitas gambar yang jernih dan bagus. Selain itu ada juga beberapa factor yang membedakan antena ini dari antena biasa.

Yaya menjelaskan antena buatan peneliti LIPI ini, a.l. dapat menerima sinyal lebih besar dan dari berbagai arah, sehingga kwalitas gambar dan suara lebih baik, tahanan angin lebih kecil, lebih ringan, dan cara pemasangan lebih mudah, serta dapat dipasang di dalam ruangan (indoor). Dapat menerima pancaran dari berbagai arah, terutama bila kekuatan sinyal berada di sekitar ambang batas, pada tempat-tempat yang menerima siaran televisi dari berbagai jurusan.

Keunggulan yang ditawarkan antena ini.

Perkembangan dari teknologi antena ini, merupakan inovasi dari antena yang sudah  ada. Dengan inovasi pada antena ini ada beberapa keunggulan dari antena yang sudah ada. Keunggulannya anatara lain : disain antena yang sederhana, cara pembuatannya cukup mudah, ringan, mudah dipasang, tidak memerlukan tiang penopang yang berat dan besar, serta tidak memerlukan lokasi yang luas ujar Yaya.

Selain itu, antena ini dapat menerima siaran dari dua arah dengan kuat penerimaan yang memadai dan dapat diatur pengarahannya, sehingga dapat menerima siaran tv dari arah yang berlainan secara serentak dan sesuai untuk daerah yang mendapat siaran tv dari berbagai arah. Dalam penggunaan di lapangan, setelah antena ini dipasang dengan penerimaan sinyal yang baik, arah-arah ini akan tetap, sehingga elemen tidak perlu diputar-putar lagi, lanjut Yaya.

Desain antena ini memang dibuat sangat sederhana. Bahkan hampir sama dengan antena yang sudah ada di pasaran. Selain itu bahan baku yang digunakanpun tidak mahal. Hal ini membuat harga jual antena penerima segala arah ini menjadi relatif murah.

Sampai saat ini, antena penerima segala arah ini hanya diproduksi di LIPI Bandung. Namun, bila ingin mendapatkannya, anda bisa menghubungi LIPI Pusat di Jakarta untuk kemudian diteruskan ke LIPI Bandung.(gs-adpkipt/y)



Thursday, July 17, 2014
Menristek Resmikan Workshop Fasilitas Pilot Plant Riset Baterai Lithium
Monday, July 14, 2014
Menristek Hadiri Peresmian RS Pusat Otak Nasional
Tuesday, July 8, 2014
Sinkronisasi Kebijakan, Program dan Pendanaan Iptek 2015-2019
Monday, July 7, 2014
Buka Puasa Bersama : Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Pengabdian Kita
Monday, July 7, 2014
DWP Kemenristek Serahkan Santunan Pendidikan
Friday, July 4, 2014
Pengembangan Teknologi Transportasi Multiguna Pedesaan Hasil Konsorsium Riset
Friday, July 4, 2014
Peresmian Bio Center Plant dan Ground Breaking Unit Produksi Enzim PT Petrosida Gresik
Thursday, July 3, 2014
Pengembangan Industri Perdesaan Berbasis Sumber Daya dan Produk Lokal Ternak Ruminansia Kecil dalam Wadah Konsorsium
Tuesday, July 1, 2014
Kemenristek Dorong Penguatan Jaringan Riset dalam Pengembangan Energi Alternatif di Kota Surakarta
Tuesday, July 1, 2014
Indonesia - Iran: Dua Negara Islam Bersahabat yang Berkomitmen untuk Melaksanakan Penelitian dan Produksi Iptek Bersama
[ Berita lainnya ]