Ristek Headline |
Tuesday, September 2, 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Friday, August 22, 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Friday, October 2, 2009
NTB Bumi Sejuta Sapi (NTB BSS) Upaya Mensejahterakan Masyarakat di Nusa Tenggara Barat
Print PDF Facebook Twitter Email

NTB Bumi Sejuta Sapi atau NTB BSS, menjadi  program unggulan dalam  pembangunan ekonomi  dalam upaya mensejahterakan rakyat di Provinsi Nusa Tenggra Barat  dalam lima tahun kedepan (2009 - 2013).  NTB BSS diharapkan dapat mendorong swasembada daging nasional, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB. Program sejuta sapi memiliki nilai strategis, selain kontribusi swasembada pangan/daging, meningkatkan  pendapatan peternak sekitar 1,1 trilyun,  menyerap tenaga kerja sekitar 344.000 orang, produksi kulit sebanyak 60.250 lembar, potensi pupuk 5,02 ton juga nilai finansial sebesar Rp 6,5 trilyun. Sebagai ilustrasi jika dibandingkan dengan pendapatan daerah dari tambang emas  PT Newmount hanya Rp 140 milyar per tahun dan hanya menyerap 20.000 tenaga kerja. Sebagian besar masyarakat, beternak sapi menjadi andalan sebagai usaha pokok keluarga. Guna mewujudkan tercapainya Progran Bumi Sejuta Sapi di NTB, Gubernur dan Wakil Gubernur bersama seluruh Bupati sepakat dan berkomitmen untuk mensukseskan. Kegiatan NTB BSS merupakan gerakan terobosan dalam pengembangan peternakan sapi,  untuk mempercepat proses pelaksanaan didukung  dengan Pusat Pengembangan Agribisnis Peternakan “Lar-Limung” di Kabupaten Sumbawa. Demikian disampaikan oleh Wagub NTB Badrul Munir selaku Tim Penanggung Jawab  Program Bumi Sejuta Sapi di NTB. Lebih lanjut disampaikan pula bahwa untuk percepatan pengembangan dan peningkatan populasi sapi, dilakukan pemberdayaan sumber daya lokal budidaya tanaman sorgum sebagai bahan kebutuhan dan sediaan pakan sapi yang berkelanjutan.

Dipaparkan pula bahwa potensi dan modal dasar yang dimiliki NTB dalam mendukung Program Bumi Sejuta Sapi, antara lain tersediannya areal/lahan penggembalaan yang cukup luas sekitar 1007 Ha di Sumbawa, budaya  masyarakat sebagai peternak,  pusat pemurnian sapi bali,  wilayah bebas kawasan penyakit hewan menular dan  sentra bibit untuk memenuhi beberapa daerah antara lain Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera memberikan gambaran bahwa pengembangan sapi layak untuk dilakukan secara berkesinambungan, demikian penyampaian  Tim dari NTB dalam acara diskusi terbatas yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Program Riptek, Kementerian Negara Riset dan Teknologi pada hari Selasa tanggal 29 September 2009 yang dihadiri oleh Staf Ahli Menteri  Ristek Bidang Pangan dan Kesehatan, Asdep Urusan Program Riptek Daerah, Program Unggulan Strategis, Perkembangan Rekayasa,  Sistem Jaringan Iptek, Program Riptek Nasional,  Perkembangan Rekayasa, dan Perkembangan ilmu Hayati serta beberapa Kepala Pusat dan Balai dari BATAN, LIPI dan BPPT. 

Selanjutnya dalam pengarahannya,  Deputi Bidang Program Riptek Teguh Rahardjo menyampaikan bahwa untuk lebih fokus dan efektif dalam koordinasi dan pelaksanaan kerjasama  Program Bumi Sejuta Sapi di NTB, perlu dilakukan survey dan identifikasi lapangan sehingga dukungan institusi yang terlibat sesuai dengan  peran dan kompetensi masing–masing (tidak overlaping). Disampaikan pula beberapa hasil litbang LPND dapat dimanfaatkan untuk mendukung program NTB Bumi Sejuta Sapi  seperti teknologi penyediaan air untuk kebutuhan sapi (misal kincir angin),  membuat bank sement, teknologi pengolahan kotoran sapi menjadi biogas dan teknologi produksi etanol biji sorgum.
   
Dalam kesempatan  diskusi terjadi dialog bahwa beberapa LPND seperti LIPI dan BPPT sudah pernah melakukan kerjasama dengan Pemprov NTB dan hal ini perlu dilakukan revitalisasi kembali untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan daerah.

Acara pertemuan/diskusi terbatas menghasilkan kesepakatan bahwa KNRT  akan  segera membentuk Tim yang terdiri dari wakil KNRT dan LPND yang akan berkolaborasi dengan Tim yang dibentuk Pemprov NTB  untuk memetakan dan menetapkan langkah rencana tindak dan peran masing–masing yang akan dilakukan secara konkrit  guna mendukung merealisasi NTB Bumi Sejuta Sapi. (Deputi Bid Program Riptek/Asdep PRD/ humasristek)



Thursday, September 25, 2014
Intermediary Expert Training Untuk Mendukung Sistem Inovasi Nasional (SINas)
Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
Monday, August 25, 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional
Friday, August 22, 2014
Kementerian Riset dan Teknologi Hadir di Kalsel Expo 2014
Friday, August 22, 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68
Thursday, August 21, 2014
Penaganugerahan Gelar Perekaya Utama Kehormatan
Tuesday, August 19, 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Monday, August 18, 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Sunday, August 17, 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Wednesday, August 13, 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
[ Berita lainnya ]