Ristek Headline |
Jumat 18 April 2014
 
 
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Jumat 11 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum



RUP TA 2012
BERITA KEGIATAN RISTEK
Senin 15 Juni 2009
IPTEK VOICE : Pupuk Bioposka
Print PDF Facebook Twitter Email
IPTEK VOICE : Pupuk Bioposka. Usia Kebun Raya Bogor sudah memasuki usia 192 tahun, tapi keberadaannya harus tetap kita jaga dan tidak hanya sampai disitu saja tetapi bagaimana kita bisa memanfaatkan potensi lingkungan di Kebun Raya Bogor.
Keistimewaan pupuk organik ini adalah murni dahan ranting, daun dan akar yang berguguran. Sampah ini difermentasi secara alami sehingga menghasilkan kompos bernilai tinggi. Dari 87 hektar luas Kebun Raya Bogor, berpotensi menghasilkan 4,6 juta ton pupuk organik tiap harinya, hasilnya dimanfaatkan kembali untuk penyuburan dan kelestarian Kebun Raya Bogor sendiri. Untuk itu, Siaran IPTEK VOICE, Jum'at , 12 Juni 2009 pukul 08.00 - 08.45 WIB mengulas Pupuk Bioposka, dengan narasumber Ir. Mustaid Siregar, M.Si,Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor ā€“ LIPI.
Mustaid menjelaskan Bioposka merupakan kompos organik Kebun Raya Bogor yang diolah dari sampah daun dan diproses secara biologis dengan menggunakan mikroba perombak dan selanjutnya ditambahkan mikroba pengaya (Azotobacter) yang berpotensi mengikat Nitrogen dari udara sehingga dapat membantu pertumbuhan tanaman secara optimal. Pengolahan Bioposka melalui beberapa tahapan yang meliputi penggilingan, fermentasi dan penyaringan pada kompos matang. Limbah daun yang berasal dari kebun dicacah dengan mesin penggiling agar menghasilkan bahan kompos yang berukuran kecil 0.2-0. 5 cm. Hasil cacahan difermentasi dengan menambahkan mikroba perombak untuk mempercepat laju dekomposisi bahan organik menjadi kompos. Teknologi pengomposan yang menggunakan bakteri tropik atau mikroorganisme perombak. Untuk menambah nutrisi kompos, ditambahkan pupuk kandang. Kompos yang telah matang kemudian disaring untuk mendapatkan bentuk yang homogen dengan menggunakan mesin pengayak. Pengemasan kompos matang dibagi dalam 3 kriteria yaitu kemasan 30 kg, 5 kg dan 3 kg. Ukuran kompos 30 kg dikemas menggunakan karung sedangkan untuk 5 dan 3 kg menggunakan plastik transparan dengan ketebalan tertentu. Logo Bioposka yang tercantum pada kemasan berwarna biru. Kualitas Bioposka dibagi dalam 2 kelas yaitu kualitas 1 memiliki tekstur kompos yang halus sedangkan kualitas 2 memiliki tekstur yang lebih kasar.

Sampah organik yang dihasilkan oleh Kebun Raya Bogor berkisar 35-50 ton/bulan, sedangkan sampah anorganik sebanyak 3-3.2 ton/bulan. Jumlahnya bervariasi tergantung musim. Sampah pada musim hujan lebih sedikit dibandingkan pada musim kemarau. Persentase sampah Kebun Raya menjadi kompos rata-rata adalah 85 %. Kapasitas produksi kompos Bioposka adalah 30-40 ton per bulan. Masih terbatas, karena jumlah sampah Kebun Raya juga terbatas. Bahan baku Bioposka hanya berasal dari sampah Kebun Raya, tidak dari sampah lain di luar Kebun Raya. Sayangnya sampai saat ini pupuk Bioposka ini hanya untuk kepentingan Kebun Raya Bogor, namun masyarakat luas bisa mengadaptasi sehingga manfaat pengolahan sampah untuk pelestarian tanaman bisa dirasakan oleh semua kalangan dan Kebun Raya Bogor juga menyediakan show room bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pupuk organik ini.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Selasa sampai Jumat pukul 08.00-08.45 WIB di Bahana 101.8 FM.

IPTEK VOICE "The Sound of Science". (adpdki)



Rabu 16 April 2014
DWP Kemenristek Kunjungi Taman Pintar Yogyakarta
Rabu 16 April 2014
Menumbuhkembangkan Daerah Berinovasi dan Bisnis Inovatif Usia Muda
Senin 14 April 2014
DWP Kemenristek Dukung Program Tanam dan Pelihara Sejuta Pohon
Selasa 08 April 2014
Sosialisasi dan Pengukuran Technology Readiness Level di Jawa Tengah
Selasa 08 April 2014
Kerjasama Iptek RI-Jerman: Implementasi Iptek untuk Mendukung Pembangunan Nasional
Senin 07 April 2014
Pengukuran TRL di Pusat Unggulan Iptek Kakao
Senin 07 April 2014
ASEAN Persiapkan Diri untuk Mobilitas SDM Iptek
Senin 07 April 2014
Kemenristek Hadiri Rakor BPPD Provinsi Jatim
Kamis 03 April 2014
Kemenristek Dorong Konsorsium Pembangunan Satelit Penginderaan Jauh
Kamis 03 April 2014
Rapat Koordinasi Undang-Undang Perindustrian Nomor 3 Tahun 2014 Dalam Rangka Penguatan Teknologi Industri
[ Berita lainnya ]