Ristek Headline |
Saturday, August 30, 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014

ASTW 2014

RUP TA 2014
Iptek Voice
Thursday, December 5, 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Friday, August 22, 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


BERITA KEGIATAN RISTEK
Monday, June 15, 2009
IPTEK VOICE : Pupuk Bioposka
Print PDF Facebook Twitter Email
IPTEK VOICE : Pupuk Bioposka. Usia Kebun Raya Bogor sudah memasuki usia 192 tahun, tapi keberadaannya harus tetap kita jaga dan tidak hanya sampai disitu saja tetapi bagaimana kita bisa memanfaatkan potensi lingkungan di Kebun Raya Bogor.
Keistimewaan pupuk organik ini adalah murni dahan ranting, daun dan akar yang berguguran. Sampah ini difermentasi secara alami sehingga menghasilkan kompos bernilai tinggi. Dari 87 hektar luas Kebun Raya Bogor, berpotensi menghasilkan 4,6 juta ton pupuk organik tiap harinya, hasilnya dimanfaatkan kembali untuk penyuburan dan kelestarian Kebun Raya Bogor sendiri. Untuk itu, Siaran IPTEK VOICE, Jum'at , 12 Juni 2009 pukul 08.00 - 08.45 WIB mengulas Pupuk Bioposka, dengan narasumber Ir. Mustaid Siregar, M.Si,Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor ā€“ LIPI.
Mustaid menjelaskan Bioposka merupakan kompos organik Kebun Raya Bogor yang diolah dari sampah daun dan diproses secara biologis dengan menggunakan mikroba perombak dan selanjutnya ditambahkan mikroba pengaya (Azotobacter) yang berpotensi mengikat Nitrogen dari udara sehingga dapat membantu pertumbuhan tanaman secara optimal. Pengolahan Bioposka melalui beberapa tahapan yang meliputi penggilingan, fermentasi dan penyaringan pada kompos matang. Limbah daun yang berasal dari kebun dicacah dengan mesin penggiling agar menghasilkan bahan kompos yang berukuran kecil 0.2-0. 5 cm. Hasil cacahan difermentasi dengan menambahkan mikroba perombak untuk mempercepat laju dekomposisi bahan organik menjadi kompos. Teknologi pengomposan yang menggunakan bakteri tropik atau mikroorganisme perombak. Untuk menambah nutrisi kompos, ditambahkan pupuk kandang. Kompos yang telah matang kemudian disaring untuk mendapatkan bentuk yang homogen dengan menggunakan mesin pengayak. Pengemasan kompos matang dibagi dalam 3 kriteria yaitu kemasan 30 kg, 5 kg dan 3 kg. Ukuran kompos 30 kg dikemas menggunakan karung sedangkan untuk 5 dan 3 kg menggunakan plastik transparan dengan ketebalan tertentu. Logo Bioposka yang tercantum pada kemasan berwarna biru. Kualitas Bioposka dibagi dalam 2 kelas yaitu kualitas 1 memiliki tekstur kompos yang halus sedangkan kualitas 2 memiliki tekstur yang lebih kasar.

Sampah organik yang dihasilkan oleh Kebun Raya Bogor berkisar 35-50 ton/bulan, sedangkan sampah anorganik sebanyak 3-3.2 ton/bulan. Jumlahnya bervariasi tergantung musim. Sampah pada musim hujan lebih sedikit dibandingkan pada musim kemarau. Persentase sampah Kebun Raya menjadi kompos rata-rata adalah 85 %. Kapasitas produksi kompos Bioposka adalah 30-40 ton per bulan. Masih terbatas, karena jumlah sampah Kebun Raya juga terbatas. Bahan baku Bioposka hanya berasal dari sampah Kebun Raya, tidak dari sampah lain di luar Kebun Raya. Sayangnya sampai saat ini pupuk Bioposka ini hanya untuk kepentingan Kebun Raya Bogor, namun masyarakat luas bisa mengadaptasi sehingga manfaat pengolahan sampah untuk pelestarian tanaman bisa dirasakan oleh semua kalangan dan Kebun Raya Bogor juga menyediakan show room bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pupuk organik ini.

Sahabat Iptek...simak terus informasi Iptek yang menarik dan berguna lainnya dari narasumber pakar dibidangnya pada siaran radio IPTEK VOICE setiap Selasa sampai Jumat pukul 08.00-08.45 WIB di Bahana 101.8 FM.

IPTEK VOICE "The Sound of Science". (adpdki)



Monday, August 25, 2014
ASEAN Berikan Penghargaan pada Pegiat Iptek
Monday, August 25, 2014
Menteri Iptek ASEAN Bahas Kebijakan Iptek Tingkat Regional
Friday, August 22, 2014
Kementerian Riset dan Teknologi Hadir di Kalsel Expo 2014
Friday, August 22, 2014
Menristek Buka Pertemuan Komite Iptek ASEAN ke-68
Thursday, August 21, 2014
Penaganugerahan Gelar Perekaya Utama Kehormatan
Tuesday, August 19, 2014
Simposium Nasional Implementasi Hasil Riset Vaksin
Monday, August 18, 2014
Inovasi untuk Komunitas ASEAN yang Lebih Baik
Sunday, August 17, 2014
Iptek Bagi Pembangunan Nasional
Wednesday, August 13, 2014
Seminar Sejarah dan Peradaban Medang–Aspek Perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Nusantara
Wednesday, August 13, 2014
Menristek Dapat Pengahargaan Bintang Mahaputra Adipradana
[ Berita lainnya ]