Ristek Headline |
Sabtu 20 September 2014
 
 

Seleksi Calon Kepala LIPI

CPNS 2014
RUP TA 2014
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Selasa 16 September 2014
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon I

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
SAKIP
Info Pengadaan Barang Dan Jasa
Produk Hukum


ARTIKEL IPTEK
Selasa 21 Oktober 2008
PELUANG DAN TANTANGAN PASAR GLOBAL
Print PDF Facebook Twitter Email
Gunawan Wybisana
Asisten Deputi Bidang Ristek Unggulan dan Strategis

PESATNYA perubahan menyebabkan kiat-kiat bisnis di masa lalu menjadi usang untuk diterapkan di era persaingan global sekarang. Dewasa ini akibat pesatnya kemajuan di bidang teknologi informasi, transportasi, komunikasi, dunia usaha mendapatkan tantangan baru dalam bentuk dunia tanpa batas yang menyebabkan arus sumber daya bergerak dengan lebih bebas, yang juga berarti meningkatkan persaingan di antara para pelaku bisnis untuk mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan.

Bagi pelaku bisnis yang dinamis dan proaktif, sejumlah tantangan dipandang sebagai peluang bagi peningkatan dan pengembangan usahanya di masa depan. Terbukanya batas-batas negara telah mempermudah mobilitas dari suatu negara ke negara yang lain.

Dalam tataran praktis, persaingan global tidak saja berarti pelaku bisnis dalam negeri mampu mengambil keuntungan di pasar global di luar negeri, tapi juga mampu bertahan dari para pelaku bisnis asing yang masuk pasar domestik. Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, serta populasi penduduk terbanyak keempat di dunia, merupakan pasar yang menggiurkan bagi para pelaku bisnis di seluruh dunia. Tanpa direncanakan, kualitas produk dan proses bisnis kita harus sesuai dengan persyaratan kualitas para pemain global, meskipun kita melayani pasar dalam negeri! Pada saat itulah, menjadi pemain global bukan lagi menjadi pilihan, melainkan merupakan suatu keharusan bagi para pelaku bisnis dalam negeri untuk bisa tetap eksis di dunia bisnis.

Mengambil keuntungan dari persaingan global yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing mau tidak mau harus kita pilih dalam perspektif yang lebih luas program menyelaraskan langkah memberikan kesempatan kepada diri untuk meningkatkan serta membenahi terutama mutu, jadwal pengiriman dan harga bersaing.

Dari upaya-upaya yang dilakukan memang tidak mudah, begitu banyak persyaratan yang harus dipenuhi dan dibuktikan. sebagai contoh tentang bagaimana usaha untuk meraih keberhasilan dengan penuh perjuangan sekaligus pengorbanan didasarkan pada sikap yang dimiliki yang diwujudkan dalam nilai-nilai komitmen, kerja sama, kerja nyata, kerja keras, dan peningkatan secara berkelanjutan serta dibingkai dalam visi yang mampu memberikan dorongan dan kesatuan arah untuk menggapai suatu tujuan dapat menjadi bagian dari kelas dunia.

Bila menyitir dari pengalaman keberhasilan perusahaan untuk menyamakan derap langkah dengan tuntutan global, memang diperlukan visi global yang jelas. Visi yang memberikan semangat untuk menjadi yang terbaik tidak hanya di lingkungan domestik saja, tapi juga meluas ke lingkungan internasional sesuai dengan sifat globalisasi yang tak terbatas.

Visi merupakan pernyataan yang menyiratkan impian yang ingin diciptakan dan untuk mengejawantah di dalam realitas operasional perusahaan dan terwujud dalam derap seluruh jajaran organisasi. Pada gilirannya memberikan nilai kontekstual serta makna bagi seluruh aktivitas yang dilakukan. Visi yang jelas dalam arti dapat dipahami dengan baik oleh. seluruh jajaran organisasi akan mendorong terjaminnya komitmen dan kesatuan tindakan yang mendukung terealisasikannya visi tersebut.

Setelah menetapkan visi yang selaras dengan tuntutan global, perlu diejawantahkan ke dalam nilai-nilai yang dibangun dalam perusahaan karena kesesuaian antara visi dan nilai-nilai menghasilkan suatu efek yang mendorong percepatan pencapaian tujuan.

Nilai-nilai mendasar yang sering disebut prasyarat utama yang menunjang upaya perusahaan menjadi perusahaan kelas dunia antara lain komitmen manajemen dan kerja sama tim. Kedua hal tersebut terbukti mampu membantu mengatasi permasalahan atau kesulitan yang pasti timbul dalam setiap aktivitas.

Proses internalisasi visi global ke dalam jajaran organisasi menuntut perbaikan menyeluruh untuk menjamin keberlanjutan dan keberlangsungan pasokan yang memenuhi standar kualitas, harga dan waktu penyerahan yang telah disepakati. Proses internalisasi itu tampaknya jauh dari mudah setelah organisasi terlena dalam mekanisme rutin. Karena tidak hanya transparansi proses produksi yang harus diubah, tetapi juga akuntabilitas mekanisme harus disesuaikan dengan persyaratan pelanggan agar selaras dengan perkembangan global.

Tanpa bukti nyata, visi hanyalah menjadi suatu pernyataan belaka. Banyak perusahaan memiliki cita-cita, keinginan bahkan komitmen untuk menjadi perusahaan kelas dunia. Tapi banyak perusahaan tidak memiliki cukup kekuatan untuk membuktikannya dengan hasil kerja secara nyata.

Padahal tuntutan global baik dari segi harga, kualitas dan penyerahan selalu meningkat setiap waktu. Untuk itu tekad saja tidak cukup, harus ada buah pikiran yang sungguh-sungguh ingin menjadi perusahaan kelas dunia.

Peluang dan tantangan globalisasi menghadapkan kita pada pilihan untuk berubah. Perubahan yang diharapkan tentunya belum bisa dilakukan secara menyeluruh, tetapi paling tidak secara individual, sporadic, dan barangkali juga sektoral. Selain merupakan tuntutan, upaya bersama tersebut juga merupakan kewajiban kita semua untuk meningkatkan daya saing Indonesia terutama keberpihakan pada industri dalam negeri. (MEDIA INDONESIA, 21 Oktober 2008/ humasristek)


Kamis 11 September 2014
Kaji Ulang Pengendalian BBM Bersubsidi
Kamis 11 September 2014
Pikir Matang Penggabungan Kementerian Perdagangan
Selasa 19 Agustus 2014
Dampak Pencabutan Subsidi Listrik
Jumat 18 Juli 2014
Masyarakat Ekonomi ASEAN : Sedikit-sedikit Disulitin
Rabu 02 Juli 2014
Iptek, Politik, dan Capres
Jumat 11 April 2014
Revisi atas Garis Kemiskinan
Kamis 10 April 2014
Investasi untuk Riset
Senin 17 Februari 2014
Pacu Kemandirian Energi, Membangun Pembangkit Skala Besar
Kamis 13 Februari 2014
Birokrasi Hambat Kemajuan Ekonomi dan Peneliti
Sabtu 01 Februari 2014
Manajemen Bencana dalam Pembangunan
[ Berita lainnya ]