Ristek Headline |
Jumat 04 September 2015
 
 

hakteknas

open bidding es1
Iptek Voice
Kamis 05 Desember 2013
IPTEK VOICE DIALOG DAERAH (BALI) : Sistem Monitoring Pajak Daerah - Meningkatkan Pendapatan Pajak Daerah
http://www.ristek.go.id/file/voice/2014/02/iptek-voice-dialog-daerah-(bali)-sistem-monitoring-pajak-daerah-meningkatkan-pendapatan-pajak-daerah.mp3
kategori : Inovasi
Didi Setiadi
Galeri Foto

Rabu 19 Agustus 2015
The 5th Steering Committee Meeting in The Field of Geothermal Energy

FacebookTwitter

Anggaran Dan Keuangan
MUSRENAS
Info Pengadaan Barang Dan Jasa

surat

Ristek TV

RUP
INFO IPTEK
Senin 16 Juni 2008
TANGAN BIONIC I-LIMB
Print PDF Facebook Twitter Email
Tangan bionic yang sangat fungsional telah ditemukan. Seluruh jari tangan dapat bergerak dan mencengkeram seperti layaknya tangan manusia dan dikontrol otot dan pikiran si pemakai.
Tangan bionic i-LIMB memenangi MacRobert Award, penghargaan untuk temuan bidang rekayasa di Inggris dan ditampilkan di Museum Ilmiah London pada Kamis (12/6).

"Tangan itu memiliki dua keunikan. Pertama, kita menempatkan penggerak/motor ke dalam setiap jari yang berarti setiap jari dapat bergerak bebas. Kedua, ibu jari dapat berputar 90 derajat, seperti ibu jari manusia," jelas Stuart Mead, CEO Touch Bionics.

Pemasangan tangan itu kepada pasien yang buntung tidak perlu operasi bedah. "Ada dua elektroda yang ditempatkan di kulit yang membawa sinyal myoelectric," jelas Mead.

Gerakan diciptakan kontraksi oleh otot fiber di badan. "Ada dua komputer di belakang tangan yang berfungsi menginterpretasikan sinyal dan mengontrol tangan," katanya.

Teknologi tangan bionic telah diuji coba kepada sejumlah orang termasuk tentara AS yang kehilangan ibu jari dalam perang Irak. Bahkan, hasil temuan David Gow, direktur jasa rehabilitasi dan rekayasa NHS Lothian itu telah beredar dan dijual secara luas. Tangan bionic tersebut dirancang dan dibangun Touch Bionics yang berada di Livingstone, Inggris.

Donald MacKillop dari Kilmarnock merupakan salah satu orang pertama yang menggunakan tangan bionic pada 2006 dan telah melakukan uji coba menggunakan tangan yang baru beberapa bulan yang lalu.

Pensiunan tukang las itu kehilangan tangan kanannya dalam kecelakaan industri lebih dari 30 tahun yang lalu. Sejak itu, ia telah mencoba mengganti tangan buatan, tetapi tidak ada satu pun yang lebih baik daripada versi terakhir ini.

"Yang paling penting adalah gerakan dari jari, itulah yang benar-benar membedakan," katanya. "Tangan rasanya telah tergantikan dan sekarang saya terbiasa untuk mengambil barang-barang yang kecil. Jika kamu memberi beberapa orang tangan ini untuk sebulan dan lantas memberi mereka kembali alat yang lama, mereka akan
sangat kecewa."

Juan Arredondo, dari Texas, yang kehilangan tangan di Irak pada 2004, juga telah menggunakan tangan bionic. "Setiap hari saya memiliki tangan, dan itu mengesankanku," katanya.

"Sekarang saya dapat mengambil gelas styrofoamt anpa menumpahkannya. Dengan tangan yang lain, saya benar-benar harus berkonsentrasi karena besarnya tekanan ketika saya mengambil gelas."

Stuart Mead mengatakan bangga menjadi perusahaan yang menggerakkan teknologi tangan bionic dari tahap riset dan pengembangan masuk ke dunia nyata dan menjadi yang terdepan dalam perawatan pasien.

"Kami selalu ada untuk mengubah kehidupan pasien yang tidak berdaya dan luka parah dan itu menggetarkan perasaan bahwa kita sekarang dapat menyelesaikan persoalan," ujarnya.

Tangan bionic itu telah diuji di the National Centre for Prosthetics at Strathclyde University. (MEDIA INDONESIA, 15 Juni 2008, humasristek)
 


Kamis 03 September 2015
Kisah Penemu Muda : Belajar dari Daun Talas, 2 Siswa SMA Ini Bisa Bikin Kaca Gedung Selalu Kinclong
Jumat 28 Agustus 2015
Masker Lidah Mertua, Penyerap Polutan Berbahaya Karya Siswa SMA
Rabu 01 Juli 2015
Mahasiswa UI Manfaatkan Gelombang Laut untuk Awetkan Ikan
Selasa 30 Juni 2015
MAHASISWA UNDIP MENEMUKAN TEKNOLOGI STERILISASI SUSU KAMBING PE
Rabu 24 Juni 2015
Uniknya Mobile Masjid, Solusi Ibadah Ditengah Keramaian
 Senin 22 Juni 2015
Omitor Solusi Mengatasi Krisis Air Ala Mahasiswa Undip
Senin 22 Juni 2015
Deteksi Gas H2S dan CO2, Mahasiswa UNDIP ciptakan “Aquacopter”
Kamis 18 Juni 2015
Isi Daya Baterai Gratis, Why Not?
Kamis 18 Juni 2015
Heat Exchanger, Kurangi Biaya Listrik Kapal
Rabu 17 Juni 2015
Cangkang Telur Jadi Pupuk Kaya Kalsium
[ Berita lainnya ]